Info Kesehatan

healhty

Minggu, 08 April 2012

MAKALAH ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGI ” TOKSOPLASMOSIS ”


MAKALAH
ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGI
” TOKSOPLASMOSIS 

Disusun oleh kelompok 10 :

o   Dwi Novianti          2010.0661.060
o   Firdawati             2010.0661.064
o   Lilis Nurul Husna     2010.0661.074
o   Siti Mariyah          2010.0661.093


DIII KEBIDANAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
2011 – 2012

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Kehamilan dapat berkembang menjadi masalah atau komplikasi setiap saat. Sekarang ini secara umum bahwa kehamilan membawa resiko bagi ibu. WHO memperkirakan bahwa sekitar 15% dari seluruh wanita yang hamil akan berkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya, serta mengancam jiwanya. Dari 5.600 juta wanita hamil di Indonesia, sebagian besar akan mengalami komplikasi atau masalah yang bisa menjadi fatal. Survey Demografi dan kesehatan yang akan dilaksanakan pada tahun 1997 menyatakan bahwa dari tahun 1992-1997, 26% wanita dengan kelahiran hidup mengalami koplikasi. Kita sebagai bidan akan menemukan wanita hamil dengan mengalami komplikasi yang mungkin dapat mengancam jiwanya.
Kelahiran bayi merupakan peristiwa penting bagi kehidupan seorang ibu dan keluarganya. Sebagai Bidan,kita beruntung dapat berbagai peristiwa ini dengan keluarga. Kita juga berada pada posisi yang unuk untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam melahirkan, sebagaimana juga kemampuan menemani ibu dalam proses kelahiran untuk memberikan dukungan dan dorongan.
Sangat penting untuk diingat bahwa persalinan merupakan proses yang normal, serta merupakan suatu kejadian yang sehat, akan tetapi potensi komplikasi dan infeksi yang menyertai kehamilan dan persalinan yang mengancam nyawa jugs akan selalu ada sehingga Bidan harus mengamati ibu dan bayi dengan ketat sepanjang persalinan.
Jika dilihat dari data-data di atas maka sangat penting bagi kita (Bidan) untuk mengetahui bagaimana penyakit yang meryertai penyakit kehamilan dan persalinan, sebagai upaya menurunkan angka mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi.




1.2  Rumus Masalah
1.      Apa definisi dari Toxoplasmosis ?
2.      Apa saja komplikasi dari Toksoplasmosis ?
3.      Apa saja tanda dan gejala dari Toksoplasmosis ?

1.3  Tujuan
1.      Untuk mengetahui definisi dari Toksoplasmosis sehingga ibu lebih memahami penyakit tersebut.
2.      Agar ibu bisa menangani lebih awal dari Toksoplasmosis.
3.      Agar ibu lebih mengetahui lebih awal tanda dan gejala dari Toksoplsmosis sehingga ibu lebih dini tahu cara penanganannya.

























BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi
Toksoplasmosis adalah suatu protozoa yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. Infeksi ini ditularkan oleh organisme berkista dengan memakan daging mentah atau kurang makan yang terinfeksi atau kontak dengan kotoran makan yang terinfeksi.

2.2 Patofisiologi
Parasit toksoplasma cenderung untuk masuk ke dalam sel organ ( intrasel ) tubuh manusia dan terdapat dalam tiga bentuk, yaitu bentuk trofozoit yang beredar dalam darah, bentuk ookista yang dikeluarkan dalam tinja kucing, dan bentuk kista yang menetap dalam jaringan tubuh seperti paru, jantung, otot, dan otak. Bentuk kista berupa sebuah kantung yang di dalamnya berisi beribu-ribu trofozoit T gondii. Kucing adalah tempat hidup utama parasit toxoplasma, parasit ini dapat berkembang biak secara seksual maupun aseksual. Adapun dalam tubuh manusia, unggas dan hewan ternak lain sebagai hospes perantara, parasit ini berkembang biak secara aseksual, yaitu kemampuan untuk berkembang biak dengan cara membelah diri.
Di tanah yang tercemar, ookista (toxoplasma) dapat dibawa oleh lalat, kecoak, semut atau cacing tanah ke berbagai tempat di kebun. Ookista dapat menempel di sayuran, buah-buahan atau termakan oleh hewan ternak seperti ayam, kambing, anjing, sapi, dan menembus epitel usus, berkembang biak dengan membelah diri serta menetap dalam bentuk kista pada organ hewan tersebut.
Bentuk parasit T gondii seperti batang melengkung dengan ukuran lebih kecil dari sel darah merah (3-6 mm) bergerak dengan gerakan aktinomisin di bawah membran plasma, dapat menembus sel secara aktif masuk ke berbagai jaringan seperti otot, otak, mata, dan usus. Kucing yang menderita toksoplasmosis akan mengeluarkan beribu-ribu ookista yang tetap infektif selama berbulan-bulan di tanah yang tidak terkena sinar matahari.
Ookista yang tertelan akan membentuk trofozoit dan ikut aliran darah serta memasuki sel berinti organ tubuh atau membentuk kista. Manusia dapat terinfeksi bila menelan ookista atau makan daging ternak seperti ayam, kambing atau sapi yang mengandung kista dan tidak dimasak matang.
2.3 Manifestasi Kinik
1.      Infeksi pada ibu hamil
a.       Sebagian besar asimtosik.
b.      Limpadenopati disertai malaise, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, nyeri otot, dan kelelahan tanpa disertai demam.
2.      Infeksi pada bayi
Diagnosis infeksi Toxo congenital biasanya baru dipikirkan bila pada bayi baru lahir tampak hidrosefalus,retardasi mental, choriorentitis,hepatitis, pneumonia, myiositis, dan limpadenopati.

2.4  Tanda dan Gejala
Tanda dan gejala dari Toksoplasmosis dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu:
1.      Toksoplasmosis Limfatik Ringan.
Bisa menyerupai mononukleosis infeksiosa.
Gejalanya berupa pembsaran kelenjar getah bening leher dan ketiak, merasa tidak enak badan, nyeri otot dan demem ringan yang naik-turun, yang biasa berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan tetapi pada akhirnya menghilang.
Terdapat anemia ringan, tekanan darah rendah, peningkatan jumlah limfosit dan hasil pemeriksaan fungsi hati yang agak abnormal.
Tetapi biasanya penderita hanya menunjukkan gejala pembesaran kelenjar getah bening leher.
2.      Toksoplasmosis Kronis.
Terjadi peradangan di dalam mata.
Gejala lainnya seringkali tidak jelas.
3.      Toksoplasmosis Diseminata Akut.
Bisa menyebabkan ruam kulit, demam tinggi, menggigil dan kelelahan yang luar biasa.
Jenis toksoplasmosis in terutama terjadi pada penderita gangguan sistem kekebalan.
Pada beberapa penderita terjadi peradangan otak dan selaputnya
(meningoensefalitis), peradangan hati (hepatitis), peradangan paru-paru (pneumonitis) atau peradangan jantung (miokarditis).

2.5  Efek Samping dari Toksoplasmosis pada Kehamilan
1.      kegagalan kehamilan
2.      abortus
3.      lahir premature
4.      IUGR
5.      lahir mati
6.      lahir dengan cacat bawaan seperti:
·         kebutaan (retinokoroiditis)
·          hidrosefalus
·         meningoencephalitis (radang otak)
·         tuli
·         pengapuran otak
·         retardasi mental
·         kejang-kejang, dan
·         gangguan neurologis lainnya.

2.6  Pencegahan
Meskipun terapi yang efektif tersedia untuk toksoplasmosis, semua perlakuan mempunyai efek samping dan mungkin tidak melindungi anak yang belum lahir. Itu sebabnya pendekatan yang terbaik adalah pencegahan.
Tindakan pencegahan ini dapat membantu Anda tetap aman:
1.      Pakailah sarung tangan jika anda berkebun atau menangani tanah. Berkebun dapat santai dan memuaskan, tetapi juga dapat mengekspos anda dengan toksoplasmosis. Pakailah sarung tangan setiap kali anda bekerja di luar rumah, dan kemudian cuci tangan dengan bersih dengan sabun dan air, terutama sebelum makan atau menyiapkan makanan.
2.      Jangan makan daging mentah atau kurang matang. Daging. terutama daging domba, babi dan sapi, dapat menularkan toxoplasma organisme. Jangan mencicipi daging sebelum benar-benar matang. Hindari daging mentah.
3.      Cuci peralatan dapur secara menyeluruh. Setelah menyiapkan daging mentah, benar-benar mencuci talenan, pisau dan peralatan dapur lainnya dalam air panas, sabun untuk mencegah kontaminasi silang dari makanan lain. Cucilah tangan Anda dengan hati-hati setelah memegang daging mentah.
4.      Cucilah atau kupas semua buah-buahan dan sayuran. Jika memungkinkan, gunakan sabun untuk mencuci sayuran buah-buahan dan sayuran, terutama jika Anda memakannya mentah. Jika tidak, kupas dengan hati-hati.
5.      Jangan minum susu yang tidak dipasteurisasi. Susu dan produk susu lainnya yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung parasit toxoplasma.
6.      Tutup kotak pasir anak-anak. Jika Anda mempunyai anak, pastikan untuk menutupi kotak pasir setiap kali mereka selesai bermain. Kucing bisa buang air besar di bak pasir terbuka.

2.7  Diagnosa
Toksoplasma dapat ditegakkan dengan mengidentifikasi parasit di sekresi jaringan, cairan tubuh atau adanya peninggian titer antibodi yang sangat tinggi sampai delapan kali. Pada kasus-kasus terbatas dan  hanya menggunaan test tunggal dengan peninggian titer antibodi IgM, seseorang sudah dikatakan terinfeksi akut toksoplasma . Walaupun secara klinis diagnosis penyakit ini sulit ditegakkan, tetapi dapat mudah diketahui apakah seseorang bebas dari penyakit, sedang sakit atau telah kebal, melalui pemeriksaan darah terhadap antibodi.

 Pemeriksaan darah seperti ini dapat dilakukan di banyak laboratorium kesehatan, sayangnya biayanya cukup mahal, sehingga pemeriksaan ini benar-benar dilakukan pada kelompok wanita yang berisiko tinggi, seperti kelompok wanita yang memelihara kucing, suka makan daging tidak matang, dan adanya abortus ataupun ada riwayat kematian janin dalam rahim.
2.8 Pemeriksaan Penunjang
IgG (+) dan IgM (+)
2.9 Komplikasi
1.      Komplikasi dari wanita hamil menjadi baru terinfeksi toksoplasmosis:
ü  Spontan aborsi - pada wanita hamil yang terkena dampak
ü  Kelahiran mati - pada wanita hamil yang terkena dampak
2.      Janin atau bayi baru lahir komplikasi dari wanita hamil dengan toksoplasmosis:
ü  Kongenital toksoplasmosis - diteruskan ke bayi yang baru lahir dengan ibu yang terinfeksi oleh lintas plasenta tertular.
ü  Bayi otak gangguan
ü  Baru lahir mata gangguan













BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Toksoplasmosis adalah suatu protozoa yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. Infeksi ini ditularkan oleh organisme berkista dengan memakan daging mentah atau kontak dengan kotoran makan yang terinfeksi.
Efek Samping dari Toksoplasmosis pada Kehamilan : kegagalan kehamilan, abortus, lahir premature, IUGR, lahir mati.


















DAFTAR PUSTAKA
            Ferdiananto, Achmad,dkk.2011.Asuhan Kebidanan Patologis.Jakarta:Salemba Medika
            Holmes, Debbie,dkk.2011.Buku Ajar Ilmu Kebidanan.Jakarta:EGC













PENDOKUMENTASIAN
ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGI MELALUI METODE SOAP
Ny. “S” 27 tahun G3 P10011 UK 24  minggu, jalan lahir normal, dengan Toxoplasmosis
DATA SUBJEKTIF
Ibu hamil dengan umur kehamilan 24 minggu mengeluh merasa lemah, mudah capek, dan merasa pusing tapi tidak demam, sampai mengganggu aktivitasnya serta ibu mengatakan suka makan makanan setengah matang seperti sate dan sushi. ibu juga memelihara kucing tetapi jarang merawatnya.
DATA OBYEKTIF
             Keadaan umum      : baik               Kesadaran        : Compos Mentis
             Status emosional    : stabil
 Tanda vital :
Tekanan darah        : 110 / 80 mmHg              Nadi    : 78 kali / menit
Pernafasan              : 19 kali / menit                Suhu    : 36,6 °C
BB/TB                   : 59 kg / 155 cm
Pemeriksaan fisik : secara umun tidak ada kelainan.
ASSESMENT
q      Diagnosa Kebidanan
            Ny ‘S’ umur 27 tahun G3P10011 UK : 24 minggu jalan lahir normal dengan toxoplasmosis

q    Masalah
Gngguan rasa nyaman, gangguan pola aktivitas
q       Kebutuhan
HE tentang personal hgyne
HE tentang  pola hidup sehat
HE tentang Pola istirahat
q  Diagnosa Potensial
Kehamilan dengan toxoplasmosis berpotensi terjadinya abortus pada janin, serta lahir prematur, IUGR, lahir mati dan lahir dengan cacat bawaan seperti kebutaan (retinokoroiditis), hidrosefalus,
meningoencephalitis (radang otak), tuli, pengapuran otak,retardasi mental, kejang-kejang, dan gangguan neurologis pada janin.
q Masalah Potensial
            terjadi abortus, kelahiran prematur, IUGR, serta cacat bawaan (kebutaan)
q Kolaborasi/rujukan:
            Untuk pemberian terapi obat dan penanganan selanjutnya dirujuk ke dr Sp.Og





PLANNING
1. Memberitahu ibu bahwa kondisinya saat ini baik namun menurut hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ibu terkena infeksi toxoplasmosis
- Ibu mengerti kondisinya saat ini
2. Menganjurkan keluarga agar memberi dukungan pada ibu
- Keluarga berjanji untuk memberikan bantuan psikologis pada ibu
3. Memberikan ibu rasa aman dan nyaman pada ibu
- Ibu mengatakan sudah merasa lebih aman dan nyaman
4. Mengajurkan ibu untuk menenangkan pikiran dan perasaannya
- Ibu mengatakan pikiran dan perasaannya sudah lebih tenang.
5. Memberitahu ibu bahwa kondisi janinnya saat ini baik, namun perlu pemantauan yang ketat karena kemungkinan bisa terjadi abortus, lahir prematur, IUGR, lahir mati, lahir dengan cacat bawaan.
-Ibu mengerti kondisi yang dialami dan kemungkinan yang akan terjadi pada janinnya
6. Menganjurkan ibu untuk merubah pola hidup
-Ibu bersedia merubah pola hidupnya
7. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup dan mengurangi aktifitas yang berhubungan dengan hewan peliharaannya.
- Ibu bersedia mengurangi aktifitas yang berhubungan dengan hewan peliharaannya



8. Menganjurkan ibu untuk menghindari makan makanan yang dimasak mentah atau setengah matang.
Ibu bersedia untuk menuruti saran bidan yaitu:
-          Menghindari makanan yang dimasak mentah atau setengah matang.
9. Menganjurkan ibu untuk membersihkan dan mencuci buah-buahan atau sayuran sebelum dimakan dengan baik.
Ibu bersedia mengikuti saran bidan, yakni :
- Membersihkan dan mencuci buah-buahan atau sayuran sebelum dimakan dengan baik
10. Menganjurkan ibu bila membersihkan sampah /tempat sampah, dan mengerjakan pekerjaan kebun jangan lupa menggunakan sarung tangan, dan mencuci tangan atau serahkan tugas ini kepada anggota keluarga lainnya, karena ibu sedang hamil.
- Ibu dan keluarga bersedia untuk melakukan saran bidan
11. Karena ibu memelihara kucing Serahkan tugas membersihkan kotoran kucing kepada     anggota yang lainnya dan mencuci tangan setiap selesai membersihkan.
- Ibu dan keluarga bersedia untuk melakukan saran bidan
12. menganjurkan ibu untuk melakukan pemeriksaan penunjang dilayanan kesehatan yang memadai
-ibu bersedia melakukan saran dari bidan




Lembar Soal :
1. bentuk parasite toxoplasma gandi seperti batang dan melengkung dengan ukuran …
a. 3-6 mm
b. 3-6 cm
c. 1-3 mm
d. 3-7 mm
e. 1-3 cm
2. dibawah ini yang merupakam tanda gejala dari toksoplasmosis pada ibu hamil  adalah…kecuali…
a. nyeri kepala
b. nyeri tenggorokan
c. nyeri otot
d. limpadenopati tanpa disertai malaise
e. kelelahan tanpa disertai demam
3. salah satu efek samping dari toxoplasmosis pada persalinan adalah terjadi kebutaan pada bayi, nama lain dari kebutaan adalah …
            a. pneumonitis
            b. retinokoroiditis
            c. retikokoroidisis
            d. choriorentitis
            e. sklerakoroditis
4. Efek samping dari toksoplasma dalam kehamilan antara lain…kecuali…
            a. abortus
            b. oligohidramnion
            c. lahir premature
            d. IUGR
            e. lahir cacat
5. untuk mencegah terjadinya penularan toksoplasmosis dapat dilakukan tindakan sbb…
            a. pakailah sarung tangan jika anda berkebun/menangani tanah
            b. jangan makan daging mentah /kurang matang
            c. cucilah/kupas semua buah dan sayuran
            d. semua jawaban salah
            e. semua jawaban benar
6. toxoplasmosis dapat ditularkan oleh organisme berkista dengan cara….
            a. makan daging yang sudah dimasak dengan suhu 100 º C
            b. makan daging setengah matang
            c. makan sayur / buah yang sudah dicuci bersih
            d. memelihara kucing yang setiap 3 bulan dibawa kesalon
            e. semua benar
7 Diagnosa pranatal pada kasus toxoplasma dilakukan dengan
                                  a.         Amniosentesis
                                 b.         Pemeriksaan elisa
                                  c.         Histeroskopi
                                 d.         Laporoskopi
                                  e.         Tes darah
8. Salah satu terapi obat yang digunakan untuk ibu hamil pada kasus toxoplasma adalah
                                  a.         Spiramisin
                                 b.         Antibiotika eritromisin
                                  c.         Antasida
                                 d.         Klorpromazin
                                  e.         Vasopresor
9. Salah satu upaya tindakan pencegahan pada ibu hamil, ialah memasak daging dengan suhu..
                                  a.         Pemanasan 90® C selama 30 menit
                                 b.         Pemanasan 100® C selama 90 menit
                                  c.         Pemanasan 210® C selama 90 menit
                                 d.         Pemanasan 220® C selama 120 menit
                                  e.         Pemanasan 220® C selama 180 menit
10. Toxoplasma disebabkan oleh…
                                  a.         Protozoa
                                 b.         Virus
                                  c.         Bakteri
                                 d.         Fungi
                                  e.         Mikroba


11. gejala-gejala dibawah ini yang merupakan tanda gejala dari toxo congenital pada BBL adalah…
       a. retardasi mental
       b. hepatitis
       c. atresia ani
       d. jawaban a & b benar
       e. caput cuccedanium
12. Pada toxoplasmosis diberikan terapi sulfadoazin dan piremitamin dengan dosis …
            a. 40-80 mg/kg/hari & 0.5-0.1 mg/kg
            b. 50-100 mg/kg/hari – 0.5-1 mg/kg
            c. 50-100 mg/kg/hari & 0.5-1 mg/kg setiap 7-14 hari selama 30 hari
            d. 40-80 mg/kg/hari & 0.5-1 mg/kg setiap 2-4 hari selama 30 hari
            e. 50-100 mg/kg/hari & 0.5- 1mg/kg setiap 2-4 hari selama 20 hari
13 menyadari besarnya dampak toxoplasmosis congenital pada janin, bayi serta anak-anak pada ibu hamil maka para klinisi atau obtetrikus memperkenalkan metode baru yang merupakan koneksi atas dasar pengobatan. Selanjutnya segera dilakukan pemeriksaan spesifik dan rumit yang sifatnya boimolekular upaya yang dikenal dengan…
            a. diagnostic prenatal
            b. scrining serologi
            c. diagnostig congenital
            d. IGM
            e. IGG
14. berdasarkan hasil pemeriksaan otopsi neonatus yang meninggal dengan toxoplasmosis congenital, infeksi diperoleh janin dalam uterus terjadi melalui…
            a. aliran darah ibu
            b. aliran darah dan infeksi plasenta
            c. tali pusat serta plasenta
            d. amnion
            e. aliran darah, amnion  dan tali pusat





15. ookista yang terlelan akan membentuk……dan ikut dalam darah.
            a. trofozoit
            b. gondii
            c. protozoa
            d. toxo
            e. kista
16. Bagaimanakah cara penularan parasit tosoplasmsis masuk ke dalam tubuh?
            a. dari hewan ternak yang makan sayuran yang di hinggapi lalat
            b. dari tanah yang tercemar dapat menyebabkan ookista
            c. dari buah-buahan yang tidak di cuci terlebih dahulu
            d. semua jawaban benar
            e. semua jawaban salah
17. sebutkan jenis protozoa yang terdapat pada toksoplasmosis:
            a. toksoplasma gondii
            b. toksoplasmosis trofozoit
            c. tokso congenital
            d.tokso gondi
            e. tokso asimtosik
18. Dibawah ini adalah tanda gejala toksoplasmosis limfatik ringan, kecuai:
            a. anemia
            b. hipotensi
            c. hipertensi
            d. peningkatan jumlah limfosit
            e. nyeri otot
19.Dibawah ini adalah hasil pemeriksaan pada penderita toksoplasmosis, kecuali:
            a. tes IGM (+)
            b. pemeriksaan sero positif
            c. pada tes elisa titer IgG >1/1024
            d.semua jawaban salah
            e. semua jawaban benar




20. Komplikasi yang terjadi pada ehamilan TM 1 pada ibu penderita toksoplasmsis adalah:
            a. spontan aborsi
            b. IUFD
            c. IUGR
            d. jawaban AB benar
            e. semua jawaban benar

   




  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar