Info Kesehatan

healhty

Jumat, 27 April 2012

KEBUTUHAN FISIK IBU HAMIL TRIMESTER I, II, III


KEBUTUHAN FISIK IBU HAMIL TRIMESTER I, II, III
 A.OKSIGEN
Kebutuhan oksigenasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang digunakan untuk kelangsungan metabolisme sel tubuh, untuk mempertahankan tubuhnya dan untuk aktivitas berbagai organ atau sel.Asupan oksigen bisa terganggu disebakan oleh berbagai factor yang salah satunya adalah aktifitas ibu hamil yang berlebihan, karena kegian yang berlebihan dapat membuat daya serap oksigen lemah. Penyebab lain adalah asupan gizi ibu hamil yang kurang bagus, sehingga ibu kekurangan energi untuk mengantarkan darah dan oksigen ke rahim.
Dan yang menjadi factor penyebabnya adalah  emosi. Keadaan jiwa seseorang saat hamil sangat mempengaruhi keseluruhan proses kehamilan. Oleh karena itu stress dapat memicu gangguan asupan oksigen.
Adapun cara menanganinya dengan melakukan konsultasi dokter dan pemeriksaan CTG dan pemberian obat-obatan untuk melebarkan pembuluh darah, selain itu ibu hamil sebaiknya tidak terlalu banyak aktifitas karena akan menimbulkan kelelahan dan ketegangan.
B. NUTRISI IBU HAMIL
Janin di dalam kandungan membutuhkan zat-zat gizi dan hanya ibu yang dapat memberikannya. Oleh sebab itu makanan ibu hamil harus cukup untuk berdua yaitu untuk ibu sendiri dan anaknya dalam kandungan.
Makanan yang cukup mengandung zat gizi selama hamil penting artinya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa apabila jumlah makanannya dikurangi maka berat bayi yang akan dilahirkan menjadi lebih kecil.Komplikasi pada ibu yang mungkin terjadi adalah anemia dan pre eklamsi. Selain berat badan janin lebih kecil, menyebabkan pula pertumbuhan dan perkembangan otak janin tidak semputna.
Bumil yang cukup makannya akan mendapat kenaikan berat badan yang cukup baik. Kenaikan berat badan rata-rata selama hamil adalah 9–13,5 kg. Kenaikan berat badan ini terjadi terutama dalam kehamilan 20 minggu terakhir. Kenaikan berat badan pada trimester III minimal 0,5 kg/minggu. Bila kenaikan berat badan kurang dari 9 kg atau lebih dari 13,5 kg harus dilakukan pemantauan yang cermat.
Kenaikan berat badam dalam kehamilan disebabkan oleh hasil konsepsi yaitu : fetus, plasenta, liquor amnii, uterus, mammae, darah, lemak, protein serta retensi air.
Kebutuhan gizi pada Bumil
Kebutuhan zat-zat gizi ditentukan oleh kenaikan berat janin dan kecepatan janin mensintesa jaringan-jaringan baru. Dengan demikian kebutuhan gizi akan maksimum pada minggu-minggu mendekati kelahiran. Zat-zat gizi ini diperoleh janin dari simpanan ibu pada masa anabolic dan dari mkanan ibu sehari-hari sewaktu hamil.
Kebutuhan energi
Kebutuhan pada waktu hamil adalah 300 – 500 Kcal lebih banyak dari makanan yang biasa ibu makan setiap hari. Penambahan 300 –500 Kcal ini, dianggap zat-zat gizi lain (protein, vitamin dan mineral) juga ikut terpenuhi, baik untuk kebutuhan ibu sendiri maupun untuk kebutuhan janin dalam kandungan.
Penggunaan kalori tidak sama selama kehamilan. Pada awal kehamilan trimester 1, kebutuhan energi sangat sedikit namun pada akhir trimester terjadi peningkatan.
Pada trimester II kalori dibutuhkan untuk penambahan darah, pertumbuhan uterus, pertumbuhan jaringan mammae dan penimbunan lemak.
Selama trimester akhir, kalori digunakan khususnya untuk pertumbuhan janin dan plasenta. Sumber kalori yang dimanfaatkan hendaknya menggunakan hidrat arang.
Tabel kebutuhan kalori
Usia dalam tahun
Kebutuhan kelori dalam 1 hari
Kebutuhan kalori dalam 1 hari selama hamil
11 – 1515 – 22
23 – 50
2200 K.Cal2100 K.Cal
2000 K.Cal
2500 K.Cal2400 K.Cal
2300 K.Cal
Sumber : Comprehensive Maternity NursingKebutuhan protein
Kebutuhan protein meningkat selama hamil guna memenuhi asam amino untuk perkembangan janin, penambahan volume darah dan pertumbuhan mammae ibu serta jaringan uterus. Kebutuhan protein pada ibu hamil 30 gram lebih banyak dari yang tidak hamil.
Tabel kebutuhan protein
Usia dalam tahun
Kebutuhan kalori dalam 1 hari
Kebutuhan kalori dalam 1 hari selama hamil
11 – 1515 – 22
23 – 50
46 gram46 gram
46 gram
76 gram67 gram
74 gram
Kebutuhan lemakLemak selain sebagai sumber kalori juga untuk memperoleh vitamin-vitamin dalam lemak yaitu vitamin A, D, E dan K
Kebutuhan vitamin
Kebutuhan vitamin pada umumnya meningkat selama hamil. Vitamin diperlukan untuk membantu metabolisme karbohidrat dan protein. Salah satu vitamin yang perlu diperhatikan selama hamil adalah folic acid (folacin).
Vitamin A
Vitamin A adalah penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta meningkatkan daya tahan terhadap infeksi juga diperlukan untuk pemeliharaan jaringan mata.
Vitamin B compleks
Vitamin B1 (aneurin) : penting untuk pembakaran hidrat arang, guna menghasilkan tenaga serta urat saraf. Terdapat pada telur, ginjal, otak ikan, beras tumbuk, kacang-kacangan, beras merah, daun singkong, daun kacang panjang dll
Vitamin B2 (Riboflavin) : penting untuk pernafasan antar sel, pemeliharaan jaringan saraf, jarisngan pelepas, kulit dan kornea mata. Kekurangan vitamin B2 menyebabkan kornea akan tampak pembuluh-pembuluh halus, luka pada bibir dan sudut mulut (seilosis). Sumber vitamin B2 adalah bermacam-macam buah, syur biji kacang dll.
Vitamin B12 Penting untuk pematangan erytrosit. Kekurangan vitamin B12 jarang terjadi karena terdapat pada sel-sel hewan.
Folic Acid
Folic acid atau folacin adalah vitamin yang berfungsi sebagai coenzym dalam sintesa DNA. Folic acid memelihara pertumbuhan janin dan mencegah terjadinya anemia makrositik megaloblastik selama hamil. Kebutuhan folacin selama hamil antara 400 – 800 gram/hari.
Sumber folacin adalah makanan segar misalnya : sayuran yang bewarna hijau tua, telur, jeruk, pisang, kacang dan roti. Folic acid sangat sensitive terhadap panas tinggi sehingga apabila makanan dimasak terlalu lama akan merusak folic acid.
Pola makanan masyarakat di negara berkembang pada umumnya kurang mencukupi kebutuhan ibu hamil, berkaitan dengan hal tersebut, perlu ditambahkan 400 – 800 mg folic acid bagi ibu hamil.
Tabel kebutuhan vitamin
VITAMIN
USIA DALAM TAHUN
THM – HM11 – 14
THM – HM15 – 18
THM – HM19 – 22
THM – HM23 – 50
Vit. A (I.U)Vit . D (Mcg)
Vit. C (mg)
Thiamin (mg)
Riboflavin
Niacin (mg)
Vit. B6 (mg
Folacin (mg)
Vit. B12 (mg)
400010
50
1.1
1.3
15
1.8
400
3
500015
70
1.5
1.6
17
2.4
800
4
400010
60
1.1
1.3
14
2
400
3
500015
80
1.5
1.6
16
2.5
800
4
40007.5
60
1.1
1.3
14
2
400
3
500015
80
1.5
1.6
16
2.6
800
4
40007
60
1
1.2
13
2
400
500015
80
1.4
1.5
15
2.6
800
4









Keterangan : THM : Tidak hamil, HM : HamilGaram mineral
Garam mineral yang dibutuhkan oleh ibu hamil antara lain kalsium atau garam kapur, zat besi dan zat pospor. Garam kapur (Kalsium) bersama dengan garam pospor diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi janin. Kekurangan akan garam kapur pada waktu hamil tidak akan mengganggu peertumbuhan tulang janin, karena garam kapur yang diperlukan akan diperoleh dari tulang ibu.
Tabel kebutuhan mineral
MINERAL
USIA DALAM TAHUN
THM – HM11 – 14
THM – HM15 – 18
THM – HM19 – 22
THM – HM23 – 50
Calsium (mg)Phospor (mg)
Magnesium (mg)
Zat besi (mg)
Zn (mg)
Iodine (mg)
12001200
300
18
15
150
16001600
450
18
20
175
12001200
300
18
15
150
16001600
450
18
20
175
800800
300
18
15
150
16001200
450
18
20
175
800800
300
18
15
150
12001200
450
18
20
175









Suplemen multivitamin dan mineralSuplemen yang dapat diberikan adalah vitamin B6, C, D, E, folic acid dan panthothenic acid. Khusus mengenai zat besi, banyak sekali ibu hamil yang mengalami kekurangan zat besi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa lebih dari 70% ibu hamil menderita kekurangan zat besi. Zat besi yang dibutuhkan adalah sebanyak 1 – 2 x 100 mg/hari, sampai melahirkan.
Pemberian suplemen kalsium (khusus calsium phospor) dan magnesium pada saat perut kosong akan menurunkan absorbsi suplemen zat besi. Hal ini disebabkan karena kalsium dan magnesium akan menurunkan kadar keasaman lambung. Pemberian kalsium tidak lebih dari 250 mg/hari.
Suplemen vitamin dalam keadaan normal, tidak dibutuhkan oleh ibu hamil. Kecuali dalam keadaan tertentu, misalnya ibu hamil sedang sakit, masih remaja (kurang dari 20 tahun, kurang gizi dll. Selain itu pemberian vitamin dengan dosis yang berlebihan, akan menimbulkan efek samping. Contohnya :
  1. Vitamin A (Penimbunan besi pada kulit, rambut rontok, sakit kepala, pengliharan kabur, charrhae dan kerusakan hepar, ginjal dan tulang)
  2. Vitamin D (Kerusakan ginjal yang bersifat irreversible, Hypercalcemia pada ibu hamil dan neonatal
Vitamin C (Mempengaruhi proses metabolisme yang normal sehingga ibu mengalami mual, kram perut dan diare)C. PERSONAL HYGIENCE DAN PAKAIAN
Kebesihan harus selalu dijaga pada masa hamil. Baju hendaknya yang longgar dan mudah dipakai. Jika telah sering hamil, maka pemakaian setagen untuk menunjang otot-otot perut baik dinasehatkan pada ibu hamil. Sepatu atau alas kaki yang tinggi sebaiknya jangan dipakai, oleh karena tempat titik berat wanita hamil berubah, sehingga mudah tergelincir atau jatuh. Mammae yang bertambah besar juga membutuhkan kutang atau BH yang lebih besar dan cukup menunjang.Tak bisa disangkal, hampir semua bagian tubuh memang bertambah besar dan berat di saat hamil. Alhasil, pakaian dalam mesti beli baru biar pas dan nyaman.
Bra
Selama hamil, payudara Anda perlu tersangga dengan baik. Jadi, perhatikan kiat berikut:
  • pilih bra yang biasa dipakai untuk berolahraga, bra biasa tapi tanpa kawat penyangga (kawat penyangga dapat mencederai jaringan payudara yang lembut), atau bra khusus untuk kehamilan
  • sebenarnya, Anda tidak harus mengenakan bra khusus untuk kehamilan, namun pemakaian bra jenis ini dapat menyangga payudara dengan baik, sehingga terasa nyaman saat Anda bergerak
  • ada bra yang bisa dipakai sejak masa hamil hingga menyusui. Bra jenis ini memiliki “jendela” yang bisa dibuka bila Anda ingin menyusui bayi kelak. Bra ini juga memudahkan, mengingat setelah melahirkan Anda perlu pakai bra siang dan malam (terutama di minggu pertama), untuk menghindari tetesan ASI “tumpah” ke mana-mana
  • pilih yang bahan dasarnya katun, agar kulit bisa “bernapas” dengan nyaman. Sekalipun begitu, bahan elastis yang menyertainya akan membuat bra lebih lentur ketika ukurannya berubah
  • untuk payudara besar, bra yang memiliki tali bahu lebar, sehingga dapat menahan beban payudara. Selain itu, Anda pun tetap terlihat seksi
  • pastikan penyangga bra di bagian bawah cup nyaman dipakai. Jika terlalu ketat dapat memicu sakit di ulu hati. Selain itu, bra yang terlalu ketat akan menahan aliran darah seputar payudara, dan meningkatkan kemungkinan penyumbatan saluran air susu (mastitis). Memakai bra yang pas akan menghindari berbagai gangguan tersebut
Celana DalamAwalnya mungkin Anda masih bisa memakai celana dalam yang biasa Anda pakai. Akibat perut yang mulai membesar, terkadang akan lebih terasa nyaman bila bagian pinggangnya ditarik ke bawah hingga di bawah garis perut (bikini line). Namun, umumnya celana dalam Anda harus diganti dengan yang lebih besar setelah kehamilan memasuki usia 16 minggu.       
  • pilih celana dalam berbahan dasar katun, karena memberi “ventilasi” yang baik sehingga menghambat pertumbuhan jamur. Ingat, selama hamil suhu tubuh akan meningkat dan cairan vagina juga kadang-kadang keluar, sehingga membuat ibu hamil rentan terhadap infeksi bakteri
  • perhatikan ukuran dan karet celana, jangan sampai menekan perut, pinggang atau lingkar paha
  • celana dalam yang pas, menutupi sekaligus menyangga perut dan bokong, serta tidak terlalu ketat menekan bagian selangkangan, akan sangat membantu ibu hamil yang mengalami varises (pembesaran pembuluh darah balik vena.
ELIMINASI
Defekasi menjadi tidak teratur karena:
  1. Pengaruh relaksasi otot polos oleh estrogen
  2. Tekanan uterus yang membesar
  3. Pada kehamilan lanjut karena pengaruh tekanan kepala yang telah masuk panggul.
Konstipasi dicegah dengan :
  • Cukup banyak minum
  • Olah raga
  • Pemberian laksatif ringan à jus buah-buahan
D. SEKSUAL INTERCOUSE
Bila dalam anamnesis ada abortus sebelum kehamilan yang sekarang, sebaiknya koitus ditunda sampai kehamilan 16 minggu. Pada waktu itu plasenta sudah terbentuk, serta kemungkinan abortus menjadi lebih kecil.
Pada umumnya koitus diperbolehkan pada masa kehamilan jika dilakukan dengan hati-hati. Pada akhir kehamilan, jika kepala sudah masuk kedalam rongga panggul, koitus sebaiknya dihentikan karena dapat menimbulkan perasaan sakit dan perdarahan.
Sebagian perempuan takut melakukan hubungan seksual saat hamil. Beberapa merasa gairah seksualnya menurun karena tubuh mereka melakukan banyak penyesuaian terhadap bentuk kehidupan baru yang berkembang di dalam rahim mereka. Sementara di saat yang sama, gairah yang timbul ternyata meningkat. Ini bukan kelainan seksual. Memang ada masanya ketika ibu hamil mengalami peningkatan gairah seksual.
Trimester pertama: Minat menurun Pada trimester (3 bulan) pertama, biasanya gairah seks menurun. Jangankan kepingin, bangun tidur saja sudah didera morning sickness, muntah, lemas, malas, segala hal yang bertolak belakang dengan semangat dan libido. Fluktuasi hormon, kelelahan, dan rasa mual dapat menghisap semua keinginan untuk melakukan hubungan seks.
Trimester kedua: Minat meningkat (kembali) Memasuki trimester kedua, umumnya libido timbul kembali. Tubuh sudah dapat menerima dan terbiasa dengan kondisi kehamilan sehingga ibu hamil dapat menikmati aktivitas dengan lebih leluasa daripada di trimester pertama. Kehamilan juga belum terlalu besar dan memberatkan seperti pada trimester ketiga. Mual, muntah, dan segala rasa tidak enak biasanya sudah jauh berkurang dan tubuh terasa lebih nyaman. Demikian pula untuk urusan ranjang. Ini akibat meningkatnya pengaliran darah ke organ-organ seksual dan payudara.
Trimester ketiga: Minat menurun lagi Libido dapat turun kembali ketika kehamilan memasuki trimester ketiga. Rasa nyaman sudah jauh berkurang. Pegal di punggung dan pinggul, tubuh bertambah berat dengan cepat, nafas lebih sesak (karena besarnya janin mendesak dada dan lambung), dan kembali merasa mual, itulah beberapa penyebab menurunnya minat seksual. Tapi jika Anda termasuk yang tidak mengalami penurunan libido di trimester ketiga, itu adalah hal yang normal, apalagi jika Anda termasuk yang menikmati masa kehamilan. Anda juga termasuk beruntung karena tidak perlu tersiksa oleh kaki yang membengkak, sakit kepala, atau keharusan beristirahat total.
E. MOBILISASI, BODY MEKANIK
Mobilitas merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak bebas mudah, dan teratur dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas guna mempertahankan kesehatan.
Gunakan body mekanik yang baik:
  • Hindari mengangkat beban yang berat
  •  Gunakan kasur yang keras untuk tidur
  • Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung
  •  Hindari tidur terlentang terlalu lama karena dapat menyebabkan sirkulasi darah menjadi terhambat
  •  Boleh mengerjakan pekerjaan sehari-hari selama tidak memberikan gangguan.
  • Aktivitas dibatasi bila didapatkan penyulit à partus prematurus imminens, ketuban pecah, menderita kelainan jantung.
F. EXERCISE ATAU SENAM HAMIL
Senam hamil merupakan kebutuhan aktifitas fisik, pada kegiatan ini terjadi peningkatan metabolisme yang pada dasarnya dengan peningkatan metabolisme diperlukan peningkatan penyediaan oksigen sehingga senam hamil akan meningkatkan kebutuhan oksigen. Penanggulangan aspek fisik dari persalinan dan pemeliharaan kehamilan yang bertujuan melindungi ibu dan anak adalah dengan jalan memberikan bimbingan pada ibu hamil dalam persiapan persalinan yang fisiologis melalui penerangan, berdiskusi, dan memberikan latihan fisik kepada wanita hamil. “Senam adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan seorang ibu hamil baik fisik maupun mental pada persalinan yang aman, spontan dan lancar sesuai waktu yang diharapkan”.
Pada prinsipnya senam hamil adalah exercise therapy atau terapi latihan yang merupakan bagian dari ilmu fisioterapi yang dilaksanakan dibagian obstetric pada ibu hamil oleh seorang fisioterapis.
Senam yang dilakukan oleh ibu hamil pada setiap semester. Senam hamil penting bagi seorng ibu yang sedang mempersiapkan diri untuk persalinan terutama untuk ibu dengan usia kandungan lebih dari 20 minggu.
Tujuan
  • Menguasai tehnik pernafasan
  •  Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut
  • Melatih sikap tubuh selama hamil
  • Melatih relaksasi sempurna dengan latihan kontraksi dan relaksasi
  • Ibu dapat melahirkan tanpa penyulit  sehingga ibu dan bayi sehat setelah persalinan
Manfaat
  •    Memperkuat dan mempertahankan kelenturan otot-otot dinding perut dan dasar panggul yang penting dalam proses persalinan
  • Melatih sikap tubuh guna menghindari /memperingan keluhan-keluhan seperti sakit
  • Perempuan mengandung yang mengikuti senam hamil diharapkan dapat menjalani persalinan secara lancar, dapat memanfaatkan tenaga dan kemampuan sebaik-baiknya sehingga proses persalinan normal langsung relatif cepat.
  • Membuat tubuh lebih rileks(membantu mengatasi stress dan rasa sakit akibat his ketika bersal
G.  ISTIRAHAT DAN TIDUR
Selama hamil, tubuh Anda butuh tidur selama 6-8 jam sehari. Ini sama dengan tidur orang sehat pada umumnya. Hanya saja, berbagai perubahan tubuh kerap membuat ibu hamil gampang lelah dan mengantuk. Itu sebabnya, ibu hamil biasanya perlu tambahan waktu istirahat dan tidur sekitar 30 menit hingga 1 jam setiap rentang 3 hingga 4 jam.
Bila kehamilan Anda dibawah 3 bulan, maka Anda diperbolehkan banyak2 istirahat, terutama bila kandungan lemah maka sebaiknya Anda banyak istirahat di tempat tidur (bed rest). Selama masa kehamilan, istirahat memegang peranan yang sama penting dengan kegiatan. Pada masa awal kehamilan, anda mungkin merasa lebih lelah dari biasanya, oleh sebab itu perbanyaklah istirahat/ tidur. Tidur siang sangat dianjurkan, atau beristirahatlah beberapa kali disiang hari. Upayakan untuk menyederhanakan rutinitas sehari-hari.
Jika ibu hamil merasa kelelahan, atasi kelelahan dengan mengambil istirahat singkat lebih sering, jangan akumulasikan masa istirahat Anda dalam waktu satu waktu. Dengan begitu, Anda justru dapat terus mempertahankan produktivitas dengan lebih baik. Sesuaikan beban kerja Anda dengan irama tubuh. Saat tubuh terasa begitu lelah, kerjakanlah hanya tugas yang mudah. Namun, jika anda merasa prima, ambillah beban pekerjaan yang dirasa berat. Pandai-pandailah mencuri waktu istirahat. Sempatkan tidur siang saat jam makan siang atau setidaknya angkat kaki selama beberapa menit untuk menenangkan tubuh anda. Jika hal itu memungkinkan, segeralah tidur ketika Anda tiba di rumah.
Prinsipnya, ibu hamil mesti istirahat cukup dan dianjurkan tidur 8 jam sehari. Namun begitu jangan lupa untuk melakukan aktivitas fisik yang ringan, agar tubuh lebih sehat dan fit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar