Info Kesehatan

healhty

Kamis, 19 April 2012

MAKALAH MOBILITAS PENDUDUK


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
                        Suatu yang melekat pada perkembangan manusia adalah pertumbuhannya yang terus meningkat dari tahun ke tahun . Berdasarkan laporan kependudukan 1996 yang bertema “Dunia Semakin Kecil “menyatakan meskipun pertumbuhan jumlah penduduk terus menurun , namun setiap tahun lebih 86 bayi di lahirkan . Menurut proyeksi PBB ,jumlah ini terus bertahan sampai tahun 2015 .
                        Hal lain yang juga merupakan masalah rumit yang terkait lansung dengan pertumbuhan penduduk dunia di atas adalah masalah distribusi penduduk yang sangat tidak merata . Secara geografis luas daratan yang merupakan habitat manusia , hanya sekitar seperempat dari seluruh permukaan bola bumi . Dari jumlah tersebut rempat yang layak di huni manusia juga sangat terbatas sekali .
                        Asana gejala di atas nampaknya tidak terlepas dari masalah ekonomi dan faktor-faktor yang berkaitan dengan ekonomi. Tujuan yang paling umum menjadi sasaran perpindahan adalah perkotaan ( urbanisasi ). Faktor-faktor pendorong urbanisasi antara lain,makin berkurangnya sumber-sumber alam,di samping itu juga ada faktor-faktor penarik di perkotaan yang menyebabkan urbanisasi.Faktor tersebut antara lain,asana kesempatan yang lebih tinggi untuk mendapatkan tempat pendidikan dan lapangan pekerjaan serta tersedianya tempat-tempat hiburan dan pusat kebudayaan.
                        Migrasi penduduk desa kota akan menyebabkan jumlah penduduk kota mencapai 40 persen.berdasarkan proyeksi PBB,pada tahun 2025 Tokyo akan menjadi kota terpadat di Dunia dengan 28 penduduk.bombay menduduki posisi kedua dengan 27 juta penduduk.Lagos,Shanghai,Jakarta,Sau Paolo,Karachi,Dakha dan Mexico City menenpati urutan ketiga sampai kesepuluh dengan jumlah penduduk lebih dari 18 juta.Tantangan yang cukup besar adalah kemiskinan.




1.2 Rumusan Masalah












1.3    Maksud dan Tujuan Makalah
1.
           
















BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Mobilitas
Mobilitas penduduk adalah gerakan atau arus perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain.
Peranan mobilitas penduduk terhadap laju pertumbuhan antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain berbeda-beda.Untuk Indonesia secara keseluruhan tingkat pertumbuhan penduduknya lebih di pengaruhi oleh tinggi rendahnya sifat fertilitas dan mortalitas,karena migrasi netto hampir dikatakan nol,tidak banyak orang Indonesia yang pindah keluar negeri,begitu juga orang luar negeri pindah ke Indonesia.
      Mobilitas penduduk di bagi menjadi dua macam yaitu:
1.Mobilitas permanen atau migrasi
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain dengan maksud untuk menetap di daerah tujuan.
2.Mobilitas non permanen atau mobilitas serkuler
            Adalah gerakan penduduk dari satu tempat ke tempat lain dengan tidak ada niatan untuk menetap di daerah tujuan.
2.2 Migrasi
         Secara garis besar migrasi dapat dibagi menjadi dua,yaitu :
      1.Migrasi internasionalyang dapat di bedakan atas migrasi masuk (imigrasi) dan                         
         migrasi keluar (emigrasi).
         Imigrasi adalah masuknya penduduk suatu negara ke negara lain baik untuk maksud berkunjung, bekerja ataupun kepentingan lain dalam waktu tertentu atau untuk selamanya, seperti datangnya orang Eropa yang masuk ke Amerika.
         Emigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan untuk menetap atau bekerja(penduduk yang keluar dari suatu negara lain untuk menetap atau bekerja).
         Contoh: perginya orang Indonesia (TKI atau TKW) ke timur tengah untuk bekerja.
         2.Migrasi internal yang disebut juga Transmigrasi
         Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain dalam suatu wilayah negara.
   Contoh:pindahnya penduduk dari jawa kedaerah daerah di Sumatra, Kalimantan, Irian jaya dsb.
   Tujuan Transmigrasi:
   1.Mengusahakankekayaan alam di luar pulau jawa.
   2.Supaya terjadi asimilasi antar suku, sehingga perasaan kesukuan hilang. Dan ini merupakan salah satu realisasi dari Sumpah Pemuda.
   3.Untuk peertahanan keamanan dan ketahanan nasional.
   4.penyebaran penduduk supaya merata,sehingga program pembangunan dapat merata ke seluruh pelosok tanah air.
   Faktor faktor penghambat dan usaha mengatasi transmigrasi
      Faktor yang menghambat Transmigrasi umumnya tradisi dan adat istiadat, rakyat petani umumnya sangat terikat pada tanah dan kampung halamannya.Sangat terkenal pepatah jawa yang berbunyi “makan tak makan asal kumpul”.
      Usaha usaha untuk mengatasinya:
   1.Meningkatkan kelancaran komonikasi antara daerah asal dan daerah transmigrasi sekurang kurangnya melalui hubungan pos.
   2.mengadakan persiapan yang intensip bagi calon transmigran baik fisik maupun mental melalui penerangan pendidikan dan latihan.
   3.Perlu ditingkatkan koordinasi dan singkronisasi antara daerah pengirim dan daerah penerima transmigrasi.

2.3 Hubungan antara Mobilitas Penduduk dan Perkembangan Jaringan Perhubungan dan Pengangkutan
                  Jaringan perhubungan dan pengangkutan yang luas dan lancar merupakan syarat penting bagi perkembangan suatu negara.Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah terbukti memberikan banyak kemudahan manusia dalam berhubungan dengan sesamanya.Kenyataannya, faktor yang mempengaruhi perkembangan suatu negara adalah tersedianya sisitem transportasi dan telekomunikasi (pengangkutan dan perhubungan).Transportasi dan telekomunikasi merupakan sarana dan prasarana perhubungan yang besar pengaruhnya terhadap aspek sosial ekonomi dan mobilitas penduduk. Dengan asana sistem transportasi dan telekomunikasi yang baik dan lancar akan mempermudah dalam melakukan aktivitas dan mobilitasnya.
                   Manfaat perhubungan dan pengangkutan adalah untuk :
1.Memperlancar persebaran penduduk agar merata yang akhirnya dapat menjamin keamanan wilayah.
2.Memperlancar hubungan antar daerah sehingga rasa persatuan dan kesatuan lebih terjalin.
3.Mempermudah penyaluran barang dari produsen ke konsumen.
4.Memperlancar roda pemerintahan dan meningkatkan pembangunan karena hubungan antar daerah semakin dekat.
5.Menjaga stabilitas nasional.
     Sesuai dengan kondisi wilayah Indonesia maka dapat di laksanakan perhubungan darat,air,udara dan pos, serta telekomunikasi.
















BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
      Mobilitas penduduk adalah gerakan atau arus perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain.Mobilitas penduduk dibagi menjadi dua macan yaitu:mobilitas permanen atau migrasi dan mobilitas non permanen atau mobilitas sekuler.Secara garis besar mugrasi dapat di bagi menjadi dua, yaitu migrasi internal yang di sebut transmigrasi , dan migrasi internasional yang dapat di bedakan atas migrasi masuk (imigrasi) dan migrasi keluar (emigrasi ).Ada faktor-faktor yang menghambat kelancaran transmigrasi dan usaha mengatasinya serta tujuan dari transmigrasi.
3.2 Saran
      Setelah mengetahui mobilitas penduduk diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pembaca terhadap mobilitas penduduk. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar