Info Kesehatan

healhty

Minggu, 08 April 2012

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN FISIOLOGIS dengan EMESIS GRAVIDARUM


BAB III

KONSEP DASAR ASUHAN KEBIDANAN



I.       DATA SUBJEKTIF
·         Biodata
Digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan antara pasien yang satu dengan yang lain, terdiri dari nama, umur, suku/bangsa, agama, pendidikan, pekerjaan, alamat, nomor telepon dan identitas suami.
·         Keluhan utama
Ibu mengatakan memeriksakan kehamilannya dengan keluhan mual pada waktu bangun tidur, dengan frekwensi …..x/hari, tetapi keluhan tersebut tidak sampai mengganggu aktifitas ibu.
·         Riwayat menstruasi
-          Menarche  : normal 12 – 16 tahun
-          Siklus        : normal 21 – 35 hari
-          Lama         : tergantung setiap individu normal 3 – 8 hari
-          Warna        : normal merah segar, encer
-          Jumlah       : sedikit/banyak
·         Riwayat obstetri yang lalu
Hamil berapa kali, usia kehamilan, saat bersalin, jenis persalinan, tempat persalinan, komplikasi pada ibu dann bayi, penolong, jenis kelamin bayi, kondisi bayi tidak ada komplikasi pada saat nifas.
·         Riwayat kehamilan ini
Dikaji : HPHT…..HPL….
-   Pola makan       : Sebelum hamil 2-3 x/hari dengan porsi cukup, selama hamil 2 x/hari  dengan porsi sedikt.
-   Pola eliminasi    : Sebelum hamil, BAK 5-6 x/hari, BAB 1x//hari
                                Selama hamil, BAK 5-6 x/hari, BAB 1x/hari
-   Pola aktifitas     : Tidak dapat mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.
-   Pola isthirahat   : tidur siang 1-2 jam, tidur malam 6-7  jam/hari.
-   Pola seksual      :
-   Kontrasepsi yang digunakan sebelum hamil……
·         Riwayat penyakit/kesehatan yang lalu
Ibu mengatakan tidak pernah mempunyai penyakit jantung, ginjal, asma, TBC, paru-paru, hipertensi, DM, Hep.B.
·         Riwayat penyakit keluarga
Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang mendeerita penyakit jantung, ginjal, paru-paru, hipertensi, TBC, DM, Hep.B, dan riwayat keturunan kembar.
·         Riwayat social
-   Kawin ke                : 1x
-   Usia saat kawin       :…..
-   Lama kawin            :…..
-   Kehamilan direncanakan
-   ibu merassa senang dengan kehamilannya.


II.    DATA OBJEKTIF
Pemeriksaan umum
Keaadaan umum   : ibu terlihat lemas
Kesadaran             : compos mentis.
TTV :         TD      : 110/70-130/90 mmhg.
                    N       : 80-100 x/mnt.
                    Rr      : 18-24 x/mnt.
                     S       : 36,5-37,5 c.
LILA   : 23-26 cm.
TB       : > 145 cm.
BB penambahannya :  - TM I    : 1 kg.
                                    - TM II   : 5 kg
 - TM III  : 5 kg.



Pemeriksaan khusus
  1. Kepala
Inspeksi     : Kulit kepala bersih, rambut bersih, rambut tidak rontok.
  1. Muka
Inspeksi     : Tidak oedem, terdapat chloasma gravidarum, pucat.
  1. Mata
Inspeksi     : Simetris, conjungtiva merah muda, sclera putih, penglihatan tidak kabur.
Palpasi       : Tidak oedem pada kelopak mata.
  1. Hidung
Inspeksi     : Bersih, tidak ada polip, tidak ada secret, tidak ada pernapasan cuping hidung.
  1. Telinga
Inspeksi     : bersih, simetris, tidak ada secret, tidak ada lesi.
  1. Mulut
Inspeksi     : Warna bibir tidak pucat, mukosa bibir lembab, tidak ada caries, tidak ada epulis,tidak ada stomatitis, tidak ada pembesaran tonsil.
  1. Leher
Palpasi       : Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid, tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada pembesaran kelenjar lymphe.
  1. Dada
Inspeksi     : Simetris, tidak ada tarikan rongga dada, payudara bersih, putting menonjol, hiperpigmentasi pada aerola mammae.
Palpasi       : payudara tidak ada benjolan abnormal, tidak ada nyeri tekan.
Auskultasi : Tidak ada suara tambahan wheezing dan ronchi.
  1. Abdomen
Inspeksi     : terdapat linea nigra, terdapat strie albican, tidak ada luka bekas operasi, pembesaran perut sesuai usia kehamilan.

Palpasi       :
      Leopold I    : Menentukan TFU dan bagian apa yan ada di fundus.
      Leopold II   : Menentukan bagian apa yang ada di sampng, bila panjang, datar,
                            Keras seperti papan berarti punggung.
         Leopold III  : Menentukan bagian terendah janin, bila bulat, keras, melenting    berarti kepala, bila bulat, tidak keras, lembek bearti bokong dan apakah bagian tersebut sudah masuk PAP.
      Leopold IV  : Menentukan seberapa jauh presentasi janin yang sudah masuk PAP.
Auskultasi : Djj normal 120-160 x/ mnt, teratur.
  1. Ekstremitas
Inspeksi     : Ekstremitas atas: tidak oedem.
                    Ekstremitas bawah : tidak oedem, tidak ada varises.
Palpasi       : Ekstremitas atas : tidak oedem.
                    Ekstremitas bawah : tidak oedem.
Perkusi      : Reflek patella ka/ki : +/-
  1. genetalia
Inspeksi     : Rambut pubis bersih, tidak ada varises, tidak ada jaringan parut.
Anus tidak hemoroid.
Pemeriksaan panggul  :
-   Distantia spinarum  : normalnya 23-26 cm.
-   Distantia critarum   : normalnya 26-29 cm.
-   Conjugata eksterna : normalnya 18-20 cm.
-   Lingkar panggul      : normalnya 80-90 cm.

     
III. ASSESMENT
·         Diagnosa   : G…p…uk…tunggal, hidup, intra uteri, Let.kep, puka/ puki, kesan jalan lahir normal, keadaan  umum  ibu dan janin baik dengan mual muntah (emesis gravidarum)
·         DS             : Ibu mengatakan memeriksakan kehamilannya dengan keluhan mual muntah (emesis gravidarum)
·         DO                        : K.U               : ibu terlihat lemas
                          Kesadaran     : compos mentis.
                           TTV  : TD     : 110/70- 130/90 mmhg.
                                       N      : 80-100 x/mnt.
                                      Rr      : 18-24 x/mnt.
                                      S        : 36,5-37,5 c.
                                      LILA : 23-26 cm
                                      TB     : > 145 cm.
                                      BB penambahan :- TM I    : 1 kg
                                                                   - TM II   : 5 kg.
-  TM III  : 5 kg.
                        - ibu terlihat pucat.
         Masalah     : ibu merasa cemas dengan mual muntah yang di rasakannya.
      Kebutuhan            : berikan HE tentang mual muntah.
·         Identifikasi masalah dan diagnosa potensial.
      Diagnosa potensial   : hiperemesis
      Masalah potensial      : tidak ada.
·         Identifikasi terhadap tindakan segera atau kolaborasi.
      Lakukan kolaborasi dengan dokter/ tenaga medis / lakukan rujukan.       



IV. PLANNING
Intervensi

1. Lakukan pendekatan therapeutic dengan klien.
R/ membina hubungan dengan klien sehingga klien lebih kooperatif.
2. Berikan penjelasan pada klien tentang kondisi yang dialaminya
R/ mengurangi kecemasan yang dirasakan oleh pasien.
3.  Jelaskan pada ibu tentang pengaturan makanan.
R/ nutrisi ibu dan janin tercukupi.
   4.  Anjurkan pada ibu untuk menghindari makanan yang dapat merangsang mual muntah .
          R/ keluhan mual muntah berkurang
   5.  Jelaskan pada ibu agar tidak segera bangun ketika habis tidur.
R/ mual muntah berkurang.
6.      Sarankan pada ibu untuk minum teh atau makan biscuit terlebih dahulu sabelum bangun  tidur.
R/ mual muntah ibu berkurang
7.   Berikan konseling tentang tanda-tanda kehamilan
 R/ mengantisipasi adnya tanda bahaya pada kehamilan
    8.  Jelaskan pada ibu tentang kebutuhan nutrisi pada ibu hamil
 R/ untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin
    9.  Berikan therapy pada klien
  R/ fungsi interdependent


Implementasi
Tanggal………..jam………
1.      melakukan pendekatan therapeutic dengan klien.
2.      memberikan penjelasan pada klien tentang kondisi yang sedang di alaminya, bahwa mual muntah yang dialaminya merupakan hal yang umum terjadi pada kehamilan muda.
3.      Menjelaskan pada ibu agar dapat mengatur makanannya dengan makan sedikit-sedikit tapi sering .
4.      Sarankan pada ibu untuk menghindari makanan yang dapat merangsang mual muntah.
5.      Menjelaskan pada ibu agar tidak segera bangun setekah tidur, tetapi miring terlebih dahulu atau duduk terlebih  dahulu, sehingga rasa mual muntah berkurang  dan tercapai adaptasi darah menuju susunan saraf.
6.      Sarankan pada ibu untuk minum teh atau makan biscuit terlebih dahulu sebelum bangun tidur.
7.      memberikan konseling tentang tanda bahaya pada kehamilan :
-          perdarahan pervaginam
-          sakit kepala yang luar biasa
-          nyeri pada perut bagian bawah
-          oedem pada tangan dan wajah
-          gerakan janin tidak seperti biassa
-          gangguan penglihatan
8.      Menjelaskan pada ibu tentang kebutuhan nutrisi pada ibu hamil, memberitahukan baahwa peningkatan konsumsi makanan hingga 300 kalori per hari,  konsumsi makanan yang mengandung protein, zat besi, minum cukup cairan, serta cukup sayur-sayuran dan buah-buahan.anjurkan pada ibu untuk kurangi lemak dam minyak.
9.      Memberikan therapy pada ibu
B6          : 3x1
Asam folat
















Evaluasi
Tanggal…..jam….
S       : ibu mengatakan sudah mengerti tentang penjelasan yang dijelaskan oleh petugas.
O      : ibu dapat menjelaskan kembali atas apa yang sudah dijelaskan oleh petugas.
     Obsevasi TTV :     TD     : 110/70- 130/90 mmhg.
                                       N      : 80-100 x/mnt.
                                       Rr     : 18-24 x/mnt.
                                       S       : 36,5-37,5 c.
                                      LILA : 23-26 cm
                                      TB     : > 145 cm.
                                      BB penambahan :- TM I    : 1 kg
                                                                   - TM II   : 5 kg.
                                                                   - TM III  : 5 kg.
A         : G…P…uk…,tunggal, hidup, intruteri, let.Kep, puka/puki, kedaan jalan lahir normal, keadaan umum ibu dan janin baik dengan  keluhan mual muntah (emesis gravidarum).
P          :Anjurkan pada ibu untuk control ulang 1 bulan lagi atau bila sewaktu-waktu ada keluhan.















TINJAUAN KASUS
MANEJEMEN ASUHAN KEBIDANAN
Tanggal : 05 mei 2008  jam 17.00


I.                   DATA SUBJEKTIF
       Nama                  : Ny.W                                    Nama Suami    : Tn. D
         Umur                  : 23 tahun                                Umur               : 27 tahun
         Suku/Bangsa      : jawa/Indonesia                      Suku/bangsa    : jawa/Indonesia
         Agama                : Islam                                     Agama             : Islam
         Pendidikan         : D3                                         Pendidikan      : S1
         Pekerjaan            : IRT                                        Pekerjaan         : Swasta
         Alamat rumah    : Jl. Mayjen sungkono IX
·         Anamnesa
Alasan kunjungan  : Periksa kehamilan.
Keluhan utama       : ibu mengatakan mual muntah pada waktu pagi hari, dengan frekwensi  ± 3x/ hari, tetapi keluhan tersebut tidak sampai mengganggu aktifitas ibu.
Riwayat menstruasi
-          Menarche  : umur 13 tahun
-          Siklus        : 1 bulan
-          Lama         : 7 hari
-          Warna        : merah segar, encer, bau anyir
-          Jumlah       : 1 pembalut penuh (sehari ganti3x)
-          Dysmenorhea: Dysmenorhoe
-          Teratur/ tidak: teratur
·         Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu.
Anak ke
Umur
U.K
Jenis
persalinan
Tempat persalinan
penolong
Bayi
Nifas
Komplikasi
HAMIL
INI








  • Riwayat kehamilan ini.
HPHT     : 19 februari 2008
HPL       : 26 nopember 2008
Periksa hamil yang ke 2
Penyuluhan yang pernah didapat  :  -     Pola seksualitas
-          Pola seksualitas
-          Pola istirahat tidur

·         Pola kebiasaan sehari-hari
o   Pola makan
Sebelum hamil             : ibu mengatakan makan 3x/ hari,porsi cukup ( nasi, lauk, sayur), minum 7-8 gelas/hari.
Selama hamil               : ibu mengatakan makan 2x/hari dengan porsi sedikit (nasi, lauk, sayur), minum 7 gelas air putih/hari.
o   Pola eliminasi
Sebelum hamil : ibu mengatakan BAK 6-7 x/hari, BAB 1x/hari
Selama hamil               : ibu mengatakan BAK7-8x/hari, BAB 1x/hari
o   Pola istirahat tidur
          Sebelum hamil             : ibu mengatakan tidur 2 siang, tidur  malam jam 09.00-04.30
Selama hamil               : ibu mengatakan tidur siang 2 jam, tidur malam jam 09.00-04.00
o   Pola aktifitas
Sebelum hamil : ibu mengatakan melakukan pekerjaan rumah sendiri
Selama hamil               : ibu mengatakan melakukan pekerjaan rumah di bantu
Pola seksualitas
Sebelum hamil : ibu mengatakan melakukan hubungan seksual 4x/minggu
Selama hamil              : ibu mengatakan selama hamil melakukan hubungan seksual 2xminggu sekali.

o   Pola personal hygine
Sebelum hamil             : mandi 2x/hari, keramas 3x/minggu, gosok gigi 2x/hari, ganti baju 2x/hari,
Selama hamil               : mandi 2x/hari, keramas 3x/minggu, gosok gigi 3x/hari, ganti baju 2x/hari.
o   Kontrasepai yang digunakan
Ibu mengatakan sebelum hamil tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi apapun.
·         Imunisasi TT
Ibu mengatakan imunisasi TT 2x, TT I pada waktu CPW, TT II pada kehamilan ini.
·         Rwayat perkawinan
-   Kawin ke                : 1x
-   Usia saat kawin       : 23 tahun
-   Lama kawin            : ± 6 bulan.
-   Kehamilan direncanakan
-   ibu merasa senang dengan kehamilannya.
·         Riwayat penyakit yang lalu
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular/ kronis seperti DM, hipertensi, jantung,, Hep.B, asma, paru-paru, 
·         Riwayat penyakit keluarga
Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit  seperti DM, hipertensi, jantung, hep.B, asma,dan riwayat keturunan kembar.









II.                            DATA OBJEKTIF.
Pemeriksaan umum
Keaadaan umum   : ibu terlihat lemas.
Kesadaran             : compos mentis.
TTV :         TD      : 120/70 mmhg.
                    N       : 82 x/mnt.
                    Rr      : 20 x/mnt.
                    S        : 36,4 c.
LILA   : 27 cm.
TB       : 170 cm.
                        BB sebelum hamil  : 60 kg
                        BB selama hamil     : 62kg

Pemeriksaan khusus
1.   Kepala
Inspeksi     : Kulit kepala bersih, rambut bersih, rambut tidak rontok.
  1. Muka
Inspeksi     : Tidak oedem, terdapat chloasma gravidarum, pucat.
3. Mata
Inspeksi     : Simetris, conjungtiva merah muda, sclera putih, penglihatan tidak kabur.
Palpasi       : Tidak oedem pada kelopak mata.
  1. Hidung
Inspeksi     : Bersih, tidak ada polip, tidak ada secret, tidak ada pernapasan cuping hidung.
  1. Telinga
Inspeksi     : bersih, simetris, tidak ada secret, tidak ada lesi.
  1. Mulut
Inspeksi     : Warna bibir tidak pucat, mukosa bibir lembab, tidak ada caries, tidak ada epulis,tidak ada stomatitis, tidak ada pembesaran tonsil.
  1. Leher
Palpasi       : Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid, tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada pembesaran kelenjar lymphe.
  1. Dada
Inspeksi     : Simetris, tidak ada tarikan rongga dada, payudara bersih, putting menonjol, hiperpigmentasi pada aerola mammae.
Palpasi       : payudara tidak ada benjolan abnormal, tidak ada nyeri tekan.
Auskultasi : Tidak ada suara tambahan wheezing dan ronchi.
  1. Abdomen
Inspeksi     : terdapat linea nigra, terdapat strie albican, tidak ada luka bekas operasi, pembesaran perut sesuai usia kehamilan.

            Palpasi       :
            Leopold I        : TFU 3 jari di atas symphysis.
            Leopold II       : tidak dilakukan
            Leopold III     : tidak dilakukan.
            Leopold IV     : tidak dilakukan.
           
            Auskultasi       : tidak dilakukan.

  1. Ekstremitas
Inspeksi     : Ekstremitas atas: tidak oedem.
                    Ekstremitas bawah : tidak oedem, tidak ada varises.
Palpasi       : Ekstremitas atas : tidak oedem.
                    Ekstremitas bawah : tidak oedem.
Perkusi      : Reflek patella ka/ki : +/+
  1. genetalia
Inspeksi     : Rambut pubis bersih, tidak ada varises, tidak ada jaringan parut.
Anus tidak hemoroid.
Pemeriksaan panggul  :
-   Distantia spinarum  : 26 cm.
-   Distantia critarum   : 28 cm.
-   Conjugata eksterna : 19 cm.
-   Lingkar panggul      : 85 cm.

III.             ASSESMENT
      Diagnosa   : G1PoooooUK 9 mgg, hidup, kesan jalan lahir normal, keadaan  umum  ibu dan janin baik dengan mual muntah (emesis gravidarum)
        DS           : Ibu mengatakan memeriksakan kehamilannya dengan keluhan mual muntah (emesis gravidarum)
      DO           : K.U                 : ibu terlihat lemas
                          Kesadaran     : compos mentis.
                           TTV  : TD     : 120/70 mmhg.
                                       N      : 82 x/mnt.
                                      Rr      : 20 x/mnt.
                                      S        : 36,4 c.
                                      LILA : 27 cm
                                      TB     : 170 cm.
                                      BB sebelum hamil     : 60 kg.
                                      BB selama hamil       : 62 kg.                                                 
                        - ibu terlihat pucat.

         Masalah     : ibu merasa cemas dengan mual muntah yang di rasakannya.
      Kebutuhan            : berikan HE tentang mual muntah.

      Identifikasi masalah dan diagnosa potensial.
      Diagnosa potensial   : hiperemesis
      Masalah potensial      : tidak ada.

      Identifikasi terhadap tindakan segera atau kolaborasi.
      Lakukan kolaborasi dengan dokter/ tenaga medis / lakukan rujukan.       





IV.    PLANNING

Intervensi

1. Lakukan pendekatan therapeutic dengan klien.
R/ membina hubungan dengan klien sehingga klien lebih kooperatif.
2. Berikan penjelasan pada klien tentang kondisi kehamilannya.
R/ mengurangi kecemasan yang dirasakan oleh pasien.
3.  Jelaskan pada ibu tentang pengaturan makanan.
R/ nutrisi ibu dan janin tercukupi.
   4.  Anjurkan pada ibu untuk menghindari makanan yang dapat merangsang mual muntah .
          R/ keluhan mual muntah berkurang
   5.  Jelaskan pada ibu agar tidak segera bangun ketika habis tidur.
R/ mual muntah berkurang.
7.      Sarankan pada ibu untuk minum teh atau makan biscuit terlebih dahulu sabelum bangun  tidur.
R/ mual muntah ibu berkurang
7.   Berikan konseling tentang tanda-tanda kehamilan
 R/ mengantisipasi adnya tanda bahaya pada kehamilan
    8.  Jelaskan pada ibu tentang kebutuhan nutrisi pada ibu hamil
 R/ untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin
    9.  Berikan therapy pada klien
  R/ fungsi interdependent




Implementasi

Tanggal : 3 Desember 2008  Jam  : 09.00
1.   melakukan pendekatan therapeutic dengan klien.
2.      memberikan penjelasan pada klien tentang kondisi yang sedang di alaminya, bahwa mual muntah yang dialaminya merupakan hal yang umum terjadi pada kehamilan muda.
3.      Menjelaskan pada ibu agar dapat mengatur makanannya dengan makan sedikit-sedikit tapi sering .
4.      Sarankan pada ibu untuk menghindari makanan yang dapat merangsang mual muntah.
5.      Menjelaskan pada ibu agar tidak segera bangun setekah tidur, tetapi miring terlebih dahulu atau duduk terlebih  dahulu, sehingga rasa mual muntah berkurang  dan tercapai adaptasi darah menuju susunan saraf.
6.      Sarankan pada ibu untuk minum teh atau makan biscuit terlebih dahulu sebelum bangun tidur.
7.      memberikan konseling tentang tanda bahaya pada kehamilan :
a.       perdarahan pervaginam
b.      sakit kepala yang luar biasa
c.       nyeri pada perut bagian bawah
d.      oedem pada tangan dan wajah
e.       gerakan janin tidak seperti biassa
f.       gangguan penglihatan
8.      Menjelaskan pada ibu tentang kebutuhan nutrisi pada ibu hamil, memberitahukan baahwa peningkatan konsumsi makanan hingga 300 kalori per hari,  konsumsi makanan yang mengandung protein, zat besi, minum cukup cairan, serta cukup sayur-sayuran dan buah-buahan.anjurkan pada ibu untuk kurangi lemak dam minyak.
9.      Memberikan therapy pada ibu
B6          : 3x1
Asam folat

Evaluasi
Tanggal : 3 Desember 2008  Jam  : 09.00
S       : ibu mengatakan sudah mengerti tentang penjelasan yang dijelaskan oleh petugas.
O      : ibu dapat menjelaskan kembali atas apa yang sudah dijelaskan oleh petugas.
     Obsevasi TTV :     TD     : 120/70 mmhg.
                                       N      : 82 x/mnt.
                                       Rr     : 20 x/mnt.
                                       S       : 36,4 c.
                                       LILA: 27 cm
                                       TB    : 170 cm.
                                       BB    : 62 kg.
A         : G1PoooooUK 13 mgg,  hidup, kedaan jalan lahir normal, keadaan umum ibu dan janin baik dengan  keluhan mual muntah (emesis gravidarum).
P          :Anjurkan pada ibu untuk control ulang 1 bulan lagi dan kembali bila sewaktu-waktu ada keluhan.












Bab  IV
PENUTUP


4. 1 Simpulan
            Emesis gravidarunm adalah keluhan umum yang terjadi pad kehamilan muda, yang diduga penyebabnya adalah hormone pada kehamilan yang menimbulkan perubahan hormonal pada wanita karena terjadi peningkatan hormone progesterone, estrogen dan dikeluarkannya hormone chorionic gonadotropin plasenta. Gejala klinis emesis gravidarum adalah mual muntah pada pagi hari.

4.2 Saran
            Dalam laporan asuhan  kebidanan saya ini. Baik dari segi maupun Tulisannya masi ada kesalahaan dan kekuranggannya. oleh karena itu, Saya harapkan saran dan kritik dari pembaca untuk menilai dan mengoreksi Laporan suhan  kebidanan saya. Agar dalam pembuatan  selanjutnya dapat Lebih baik.





ASUHAN KEBIDANAN
PADA Ny “W” GIP00000 UK 9 minggu
KEHAMILAN FISIOLOGIS dengan EMESIS GRAVIDARUM
Di  RSU HAJI SURABAYA








                                                  





OLEH :
DWI ANTI ARIANI
(07.630.051)


PRODI DIII KEBIDANAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
2007-2008

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar