Info Kesehatan

healhty

Selasa, 17 April 2012

MAKALAH HIPERTENSI


HIPERTENSI

I.       LATAR BELAKANG
      Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada sistem peredaran darah yang sering terdapat pada usia pertengahan atau lebih, yang ditandai dengan tekanan darah lebih dari normal. Hipertensi menyebabkan perubahan pada pembuluh darah yang mengakibatkan makin meningkatnya tekanan darah.
Pada keluarga Bapak EB, khususnya Ibu T (27 tahun) menderita hipertensi sejak mengandung anak kedua yaitu pada tahun 1997. Sekarang ini ibu sering merasa pusing dan tengkuknya terasa kaku. Ibu T pernah meminum obat yang dberikan oleh dokter, tapi jika obatnya habis dan saat tersebut ibu merasa pusing dan tengkuk kaku, ibu hanya mendiamkannya saja atau dibawa tidur dan kadang-kadang dikerok oleh suaminya, ibu juga jarang memeriksakan keadaannya ini ke rumah sakit atau Pukesmas dengan alasan ia sibuk. Ibu T sangat ingin tahu tetang apa itu hipertensi, penyebabnya, tanda dan gejala, akibatnya jika tidak dirawat dan bagaimana cara merawat penderita hipertensi. Untuk itu mahasiswa akan menyampaikan informasi atau intervensi kepada keluarga Bapak EB khususnya Ibu T tentang hipertensi dan cara merawat penderita hipertensi.

II.    Tujuan Instruksional Umum
      Setelah dilakukan penyuluhan keluarga diharapkan mampu mengenal penyakit hipertensi dan dapat melakukan perawatan terhadap penderita hipertensi khususnya Ibu T.

III. Tujuan Instruksional Khusus
       Setelah satu kali pertemuan keluarga diharapkan mampu:
·         Menyebutkan pengertian dari hipertensi.
·         Menyebutkan tanda dan gejala hipertensi (3 dari6).
·         Menyebutkan 3 faktor resiko yang menyebabkan hipertensi.
·         Menyebutkan 2 akibat hipertensi bila tidak dirawat atau akibat dari hipertensi.
·         Menyebutkan 2 cara mencegah timbulnya hipertensi.
·         Redemonstrasi cara menyusun menu sehari.

IV. Media
Media pengajaran yang akan digunakan yaitu:
·         Lembar balik
·         Leaflet.
·         Alat peraga berupa bahan makanan.

V.    Metoda
Metoda yang akan digunakan yaitu:
·         Ceramah.
·         Diskusi dan tanya jawab.
·         Demonstrasi.
·         Redemonstrasi.

VI. Strategi Pelaksanaan
·         Memperkenalkan pembimbing, kontrak waktu dan menyampaikan tujuan    :  3 menit.
·         Menyampaikan materi hipertensi dan diskusi                                                 :  20 menit.
·         Demonstrasi bahan makanan sehari                                                                :   7 menit.
·         Redemonstrasi bahan makanan sehari                                                             :   8 menit.
·         Evaluasi                                                                                                           :   10 menit.
·         Kesimpulan dan tindak lanjut                                                                          :    2 menit.

VII.          Waktu dan Tempat
            Hari        : Rabu
            Tanggal  : 29 April 1998
            Jam         : 11.00 BBWI
            Tempat   : rumah Bapak EB.

VIII.       Evaluasi
# Struktur
·         Keluarga Bapak EB terutama Ibu T dapat bekerjasama  dengan mahasiswa.
·         Keluarga terutama Ibu T mengerti maksud dan tujuan kumjungan kali ini.
# Proses
·         Keluarga dapat terlibat aktif dalam diskusi.
·         Keluarga menunjukkan minat terhadap kegiatan atau tindakan yang dapat dilakukan.
·         Keluarga dapat memberikan respon verbal dan nonverbal yang baik
·         Keluarga kooperatif selama kegiatan berlangsung.
# Hasil
·         Keluarga dapat menyebutkan pengertian hipertensi.
·         Keluarga dapat menyebutkan tanda dan gejala hipertensi (3 dari 6).
·         Keluarga dapat menyebutkan 3 faktor resiko yang menyebabkan hipertensi.
·         Keluarga dapat menyebutkan 2 akibat dari hipertensi bila tidak dirawat.
·         Keluarga dapat menyebutkan 2 cara mencegah timbulnya hipertensi.
·         Keluarga dapat mendemonstrasikan cara menyusun menu sehari.

MATERI
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada sistem pembuluh darah yang ditandai dengan tekanan darah melebihi normal. Sering terjadi pada usia pertengahan atau lebih
(usia 45 tahun atau lebih).
Penyebab hipertensi sebagian besar tidak diketahui penyebabnya denngan jelas. Kira-kira 10 % dari seluruh kasus hipertensi disebabkan karena penyakit tertentu:
·         Penyakit ginjal.
·         Penyakit pembuluh darah.
·         Kelainan hormon.
Tanda dan gejala hipertensi yang paling sering terjadi adalah:
·      Sakit kepala, pusing.
·      Mudah marah.
·      Telinga berdengung.
·      Tengkuk terasa berat.
·      Mata berkunang-kunang.
·      Mudah lelah.
·      Sukar tidur.
Faktor resiko seseorang mendapat hipertensi:
·         Kegemukan atau obesitas.
·         Kurang olah raga.
·         Stress.
·         Minum banyak alkohol dan kopi.
·         Merokok.
·         Makan banyak garam dan lemak.
·         Keturunan.

Apabila tidak dikontrol, hipertensi dapat mengakibatkan gangguan pada organ lain yaitu:
·         Penebalan dinding pembuluh darah.
·         Penyakit jantung koroner, payah jantung.
·         Gangguan fungsi ginjal atau gagal ginjal.
·         Sumbatan pembuluh darah otak atau stroke.
·         Gangguan penglihatan, perdarahan.

Upaya pencegahan hipertensi:
·         Kurangi berat badan.
·         Olah raga teratur misalnya lari pagi seminggu sekali.
·         Mengubah kebiasaan hidup misalnya kurangi kopi atau alkohol, menghindari stress,berhenti merokok, dan berusaha hidup santai.
·         Mengurangi makanan yang banyak garam atau banyak lemak.
·         Kontrol teratur ke Puskesmas atau petugas kesehatan lainnya.

Susunan sumber bahan makanan sehari-hari:
·         Nasi 5 gelas
·         Sayur 2 mangkok sedang.
·         Tempe 4 potong sedang.
·         Tahu 2 potong sedang.
·         Ikan 1 ekor sedang.
·         Telor 1 butir.
·         Daging 2 potong atau ayam.
·    2 pisang sedang.
·    Minyak 21/2 sendok makan.
·    Gula pasir 21/2 sendok makan.
·    Garam: - ½ sendok the perharià ringan
- ¼ sendok the perharià  sedang
- Tidak pakai garamà  berat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar