Info Kesehatan

healhty

Selasa, 17 April 2012

ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL DENGAN KEHAMILAN LETAK LINTANG


           

ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL DENGAN KEHAMILAN LETAK LINTANG POLIKLINIK HAMIL I RSUD Dr.SOETOMO SURABAYA
 

I.        PENGKAJIAN
Tanggal masuk            :  8 Juli  2002                           Jam      : 08.00
Ruang                          : Poli Hamil I                           Kmr.    : No. 2
Pengkajian Tgl.           :  8 Juli  2002                           Jam      : 10.15 Wita
No: Reg. H.714573
A.     IDENTITAS
Nama Pasien
Umur
Suku/bangsa
Agama
Pendidikan
Pekerjaan
Alamat
Status Perkawinan
: Ny. Seminah
: 32 thn
: Jawa/Indo.
: Islam
: SD
: IRT
 Dukuh Menanggal  VII/12 Sby
: Kawin
Nama suami : Tn.M
Umur    : 37 tahun
Suku     : Jawa
Agama  : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : SatPam
Alamat: Dukuh Menanggal VII/12 Sby.


B.     RIWAYAT KEPERAWATAN
Anamnese : Amenorhoe kurang lebih 8 bulan mulai terasa gerak anak pada umur kehamilan 4 bulan.
1.      Riwayat Obstetri
Riwayat Menstruasi :  
                Menarche : Umur 11 tahun             Siklus : teratur tiap bulan
                Banyaknya :  Cukup                       Lamanya : ± 1 minggu
                Disymenorrhoe : Tidak                   HPHT : 5 Nop. 2001
                                                                          TP     :  12 Agustus 2002
                Keluhan : Takut jika anaknya meninggal lagi.
Riwayat Kehamilan, persalinan, nifas yang lalu :
                  G 5 P3 0 12
Anak  Ke
Kehamilan
Persalinan
Komplikasi Nifas
Anak

No

Thn
Umur kehamilan

Penyulit

Jenis

Peno long

Penyulit

Lase-rasi

Infeksi

Perdarahan

Jenis

BB
(kg)

PB
1

1998

9 bln

Tdk ada
Spon
tan

Dukun


-
 ada

Td k ada

Tdk ada

Perempuan



1

1998

9 bln

Tdk ada
Spon
tan

Dokter


Kembar

Tdk ada

Td k ada

Tdk ada





Kehamilan Sekarang :
·   Diagnosa      : G5 P3012
·   Imunisasi     : TT1 : belum, TT2 : sudah
·   ANC            : 1 kali selama hamil
·   Keluhan selama Hamil : Pada  trimester pertama, klien emesis (+).
·   Pengobatan selama hamil : tidak ada
·   Pergerakan janin dirasakan sejak usia kehamilan 4 bulan
·   Rencana perawatan bayi : sendiri.
·   Kesanggupan dan pengetahuan dalam merawat bayi :
Breast care         : Kurang
Perineal care      : Kurang
Nutrisi               : Kurang
Senam Nifas      : Kurang
KB                   :  Cukup
Menyusui         :  Kurang
Riwayat Keluarga Berencana :
Tidak pernah ikut KB.
Riwayat Kesehatan :
·   Penyakit yang pernah dialami ibu : tidak ada
·   Pengobatan yang didapat : tidak ada
·   Riwayat penyakit keluarga : tidak ada keluarga yang menderita DM, jantung, hipertensi, dan gemelli
Riwayat Lingkungan :
             Menurut pasien lingkungan sekitar rumah dan di dalam rumah bersih dan bebas dari bahaya
Aspek Psikososial :
·   Persepsi ibu terhadap kehamilannya adalah ibu bahagia karena setelah anaknya 2 meninggal dapat hamil lagi.
·   Kehamilan saat ini menimbulkan perubahan dalam kehidupan sehari-hari yaitu tidak menimbulkan / mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
·   Harapan selama kehamilan anaknya sehat.
·   Ibu tinggal dengan suami dan kedua anaknya. Orang yang terpenting adalah kedua anaknya dan anaknya.
·   Kesiapan mental ibu sudah betul-betul dipersiapkan.
Kebutuhan Dasar Khusus
1.      Pola nutrisi
      Frekuensi makan : 3 x sehari kadang 4 kali. Nafsu makan baik, jenis makanan rumah : nasi, lauk pauk, ( ikan ). Tidak ada makanan yang tidak disukai atau alergi ataupun pantangan.
2.      Pola eliminasi
      BAK sering 4-5 kali sehari, warna kuning, keluhan tidak ada
 BAB teratur 1 x hari, warna kuning kecoklatan, bau khas, konsistensi lembek, sedangkan keluhan tidak ada.
3.      Pola personal hygiene
      Mandi 2–3 kali/hari karena sering berkeringat, menggunakan sabun mandi. Oral hygiene 3 x/hari; pagi dan sore setelah mandi dan malam sebelum tidur.      Cuci rambut 3 x/minggu, pakai shampoo.
4.      Pola istirahat dan tidur
       Lama tidur 6-8 jam sehari, kebiasaan sebelum tidur tidak ada, keluhan tidak ada.
5.   Pola aktivitas dan latihan
     Kegiatan dalam pekerjaan memasak, mecuci dan kegiatan lain sebagaimana seorang ibu rumah tangga. Olah raga tidak. Keluhan dalam aktivitas : tidak ada
6.   Pola kebiasaan yang mempengaruhi kesehatan
      Merokok,minuman keras dan ketergantungan obat : tidak ada

Pemeriksaan Fisik
      Keadaan umum     : Baik                          Kesadaran       : Compos mentis
      Tekanan darah         : 130/90 mmHg         Nadi                : 88 x/mnt
      Respirasi                  : 20 x/mnt                  Suhu                : 36,30c
      Berat Badan            : 70,5 Kg                   Tinggi Badan : 147 cm.

1.      Kepala : Bentuk normal (bulat), keluhan tidak ada.
2.      Mata : kelopak tidak ada kelainan, gerakan mata normal, konjuntiva hiperemis, sclera putih jernih, tidak menggunakan kaca mata.
3.      Hidung : tidak reaksi alergi seperti debu, pilek. Tidak deviasi septum.
4.      Mulut dan tenggorokan : gigi masih utuh, tidak ada kesulitan menelan, tidak halitosis dan tidak ada karang atau karies tidak menggunakan gigi palsu.
5.      Dada dan aksila : mamae membesar, aerola hitam kecoklatan, ada kolostrum, papilla mamae menonjol.
6.      Pernapasan : jalan napas bersih, tidak batuk atau penumpukan secret. Suara napas normal. Tidak menggunakan otot-otot bantu pernapasan.
7.      Sirkulasi jantung : nadi apical 20 X/menit, irama teratur, S1 dan S2 tunggal, nyeri dada tidak ada.
8.      Abdomen : Perut membesar, linea nigra ada,  striae livide + albicans dan luka bekas operasi tidak ada. Leopold I : tinggi fundus uteri ½ pusat sesuai 34 minggu 65 mm.  Leopold II : Letak bayi melintang. Leopold III : bagian yang terbawah punggung kepala kiri. Leopold IV : bagian yang terbawa belum masuk pada pintu atas panggul. Denut jantung janin (DJJ) 12-12-12, teratur dan kuat. Kontraksi baik dan kuat. TBJ  :2500 gram
9.      Genitourinari : tidak dilakukan pemeriksaan hanya menanyakan kepada ibu yaitu tidak mengalami keputihan.
10.  Ekstremitas (integumen dan muskuloskletal ) : Turgor kulit elastis, warna kulit sawo matang, tidak ada kontraktur pada ekstrimitas dan kesulitan pergerakan bebas.
Data penunjang
Laboratorium : Albumin (+)
USG : -
Rontgen : tidak ada
Terapi : vitamin B 1 x 1 tab
             Data tambahan : Bila 36 minggu tetap letak lintang : perlu LSCS   
                                            ROJ = 4
                                             PER= 4
                                             Letak lintang = 8
                                         Jadi KRST, skor > 12       




ANALISA DATA

DATA
ETIOLOGI
MASALAH
S: Ibu mengeluh cepat lelah dan pinggang kadang terasa sakit.
D: BB= 64,4 Kg, hamil 37/38 mgg, kehamilan kembar, aktivitas terbatas, sering pusing, TD=120/90 mmHg, Nadi = 80 x/menit, bengkak pada kedua kaki

Hamil 37/38 mgg
¯
Perubahan bentuk dan berat badan serta kehamilan kembar
¯
Pembesaran uterus yg menekan diafragma dan peningkatan volume darah
¯
Keletihan/kelelahan
Intoleransi aktivitas
S: Ibu merasa kuatir dengan proses persalinan nanti
O: Banyak bertanya, gelisah, tidak bisa menjawab pertanyaan, pernah melahirkan bayi kembar, TD=120/90 mmHg
Hamil 37/38 mgg
¯
Kehamilan kembar
¯
Prosedur operasi  yang akan dilakukan
¯
cemas


Cemas
S: Ibu mengatakan belum pernah mengikuti KB dan menanyakan KB yang cocok selama menyusui anak nantinya.
O: Tidak mengetahui jenis-jenis KB yang sesuai untuk ibu menyusi.
Hamil 37/38 mgg
¯
Melahirkan
¯
Merencanakan untuk menyusui sendiri dan ingin menggunakan KB
¯
kurang informasi
¯
kurang pengetahuan
Kurang pengetahuan



II.     DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.       Intoleransi aktivitas berhubungan dengan keletihan
2.       Cemas berehubungan dengan kemungkina prosedur operasi saat pengakhiran kehamilan
3.       Kurang pengetahuan tentang KB selama menyusui berhubungan dengan kurang informasi




III.  PERENCANAAN KEPERAWATAN

Diagnosa Keperawatan
Perencanaan Keperawatan
Tujuan dan criteria hasil
Intervensi
Rasional
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan keletihan
Ibu dapat mengetahui aktivitas yang bisa dan boleh dilakukannya dengan kriteria hasil dapat mengidentifikasi faktor-faktor yg menurunkan toleran aktivitas, mampu menyebutkan aktivitas yg boleh ia lakukan, seperti jalan, melipat pakaian, menata meja & ADL
1. Kaji respon klien terhadap aktivitas, seperti mengukur tanda vital
2. Berikan penyuluhan ten-tang  penyebab keletihan pada pertengahan masa kehamilan akhir dan aktivitas yg dilakukan saat hamil
3. Ajarkan ibu metode penghematan energi saat melakukan aktivitas
 Dapat diketahui sampai sejauh mana kemampuan ibu .mela kukan aktivitas
Dapat diketahui penyebab keletihan dan ak tivas yang dapat dilakukan saat hamil sehingga ibu da pat melakukan tanpa perasaan kuatir.

Klien dapat melakukan aktivi tas secara efektif tanpa pemborosan energi.
Cemas berehubungan dengan kemungkina prosedur operasi saat pengakhiran kehamilan
Cemas berkurang atau hilang setelah diberikan penyuluhan dengan kriteria hasil ibu menjelaskan ia tidak lagi kuatir dan tidak lagi gelisah.
1. Kaji tingkat kecemasan : ringan, sedang, berat, panik
2. Berikan kenyamanan dan ketentraman hati.
3. Jelaskan tentang perawatan hamil, persalinan, setelah persalinan, prognosa & prosedur yg mungkin dilakukan.
Dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.
Meyakinkan klien bahwa ia benar men-dapat pertolongan.
Mengurangi kecemasan karena klien sudah mengerti apa yang akan dihadapnya nanti
Kurang pengetahuan tentang KB selama menyusui berhubungan dengan kurang informasi
Pengetahuan ibu tentang KB selama menyusui akan meningkat dengan kriteria hasil dapat menyebutkan jenis KB selama menyusui dan menyatakan untuk mengikuti KB 
1. Kaji tingkat pemahaman ibu tentang KB selama menyusui.
2. Berikan penjelasan kepada ibu jenis-jenis KB yang bisa digunakan selama menyusui

Intervensi selanjutnya

Meningkatkan pengetahuan ibu dan membantu ibu dalam menentukan jenis kB yang akan dipilihnya.



IV.  PELAKSANAAN DAN EVALUASI KEPERAWATAN

Diagnosa kep.
Hari/tanggal
(jam)
Tindakan keperawatan
Evaluasi keperawatan

1.
Rabu, 13 – 03- 2002
11.00




Melakukan anamnesa : menimbang BB= 64,4 Kg, TD=120/90 mmHg, Nadi = 80 x/mnt.
Menanyakan penyebab keletihan klien,saat aktivitas, setelah aktivitas atau saat istirahat ?
Memberikan penyuluhan bahwa penyebab keletihan adalah akibat peningkatan BB terutama dengan kehamilan kembar dimana kehamilan sudah memasuki minggu terakhir, serta aktivitas yang bisa dilakukan.
Mengajarkan cara penghematan energi seperti istirahat yg cukup, duduk saat melakukan aktivitas, segera hentikan aktivitas bila kelelahan

Jam 12.30
S : Klien masih mengeluh pinggangnya sakit, letih dan agak pusing, klien dapat menjelaskan & mengidentifikasi faktor penyebab keletihan serta aktivitas yang bisa dilakukan
 O: TD= 110/90 mmHg, Nadi= 88 x/mnt, RR= 20 x/mnt.
 A : Masalah teratasi sebagian, klien sudah mengetahui penyebab keletihan serta tahu cara pengehematan energi.
 P: tindakan keperawatan dipertahankan

2.
10.45

Memberikan penjelasan tentang perawatan kehamilan terutama kehamilan kembar, proses persalinan, pasca persalinan & prosedur operiiasi yang mungkin akan dilakukan
(Operasi sc, Vacuum, Forcep).
Mendamping klien selama pemeriksaan
Mengevaluasi tingkat kecemasan klien.
Menyarankan klien untuk kontrol terus tiap minggu.

Jam 12.30
S : Klien  mengatakan tidak lagi merasa khawatir
O: Klien tidak lagi gelisah, tenang dan tidak lagi tegang.
A : masalah teratasi
P: tindakan dihentikan 

3
11.10

Memberikan penjelasan kepada ibu jenis-jenis KB yang bisa digunakan selama menyusui
Jam 12.30
S : Mengatakan memahami jenis KB yang bisa menyebabkan ASI berkurang
O: dapat menyebutkan jenis KB yang digunakan saat menyusui bayi dan berniat menggunakan KB tetapi berunding dengan suami terlebih dahulu
A : masalah teratasi
P: tindakan keperawatan dihentikan


DAFTAR PUSTAKA


Bagian Obstetri & ginekologi FK.Unpad, 1993. Obstetri Fisiologi. Eleman Bandung

Carpenito, Lynda Juall, 2001. Buku Saku Diagnosa Keperawatan. Edisi 8. EGC. Jakarta

……………...2001. Diktat Kuliah Ilmu Keperawatan Maternitas TA: 2000/2001 PSIK.FK. Unair, Surabaya.

Saifudin,Abdul Bari dkk, 2001. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo & JNKKR-POGI, Jakarta.

Riordan, J and Auerbach, Kathleen, 1996. Pocket Guide to Breastfeeding and Human Lactation, Jones & Bartett Pub. Boston

Sacharin, Rosa M., 1994. Prinsip Keperawatan Pediatrik Edisi 2, EGC, Jakarta

Mansjoer, A, dkk, 2000, Kapita Selekta Kedokteran, edisi 3, Media Aesculapius, Jakarta.

WHO, 1993, Kader Kesehatan Masyarakat, alih bahasa Adi Heru S, EGC, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar