Info Kesehatan

healhty

Jumat, 13 April 2012

ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS FISIOLOGIS HARI PERTAMA


ASUHAN KEBIDANAN
PADA BY NY “ S “ NEONATUS FISIOLOGIS
HARI PERTAMA
DI RUANG NEONATUS RSUD dr. SOEWANDHI
SURABAYA



















DI SUSUN OLEH  :

PURNAWATI  EKA  LESTARI
NIM : 0630111






SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
ARTHA BODHI ISWARA
SURABAYA



KATA PENGANTAR


Puji syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT , yang telah memberi rahmat dan hidayah Nya sehingga tersusunlah makalah ini. Makalah Asuhan Kebidanan ini dibuat sebagai bukti laporan praktek lapangan di RSUD dr. Soewandhi Surabaya.
Dalam kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Yth :
  1. Prof. Dr. H. R. Soedibyo H.P. dr, DTM selaku Ketua STIKES ABI Surabaya
  2. Direktur RSUD dr. Soewandhi Surabaya
  3. Luh Widuri, Amd.Keb selaku Kepala Ruangan NICU
  4. Lia hartanti, SST selaku Ketua Jurusan Prodi D III Kebidanan Stikes ABI
  5. Sulenti Widiastutik, Amd Keb selaku pembimbing Pendidikan
  6. Allia Mahmudah, Amd. Keb selaku pembimbng  Praktek
  7. Semua tenaga kesehatan di RSUD dr. Soewandhi Surabaya
  8. Dan semua pihak yang turut membantu terselsaikannya Asuhan Kebudanan ini.
Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan ini , untuk itu penyusun mengharapkan kritik dan saran dari pembimbing. Semoga makalah ini berguna bagi penyusun masa yang akan datang.




                                                                                                  Surabaya, 17 Juli  2008












DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I                  :  PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
1.2  Tujuan Penulisan
1.2.1  Tujuan Umum
                                   1.2.2  Tujuan Khusus
                             1.3 Metode Penulisan
           1.4 Sistematika Penulisan
BAB II                : LANDASAN TEORI
A.    Pengertian
B.     Ciri-ciri bayi normal
C.     Perubahan-perubahan yang terjadi pada bayi normal
D.    Pemberian nutrisi pada bayi
E.     Penatalaksanaan pada bayi baru lahir
F.      Konsep asuhan Kebidanan
BAB III               : TINJAUAN KASUS
                             3.1 Pengumpulan Data
                             3.2 Identifikasi Masalah
                             3.3 Antisipasi Masalah Potensial
                             3.4 Identifikasi Kebutuhan Segera
                             3.5 Intervensi
                             3.6 Implementasi
                             3.7 Evaluasi
BAB IV               :  Kesimpulan
                                Penutup

DAFTAR PUSTAKA



                                                               BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dewasa ini penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50 % kematian terjadi dalanm periode neonatal. Oleh karena itu, supaya pembinaan kesehatan bayi dimlai dari pemenuhan BBL akan memyebabkan kelainan –kelainan yang dapat berakibat fatal bagi bayi misalnya hipotermi pada BBL yang selanjutnya menyebabkan hipoglikemia. Dan yang tak kurang pentingnya adalah pencegahan terhadap infeksi yang dapat terjadi melalui tali pusat pada waktu memotong tali pusat.
Di tinjau dari pertumbuhan dan perkembangan bayi, periode neonatal adalah periode yang paling rentan akan banyak hal, seperti infeksi dan pengaturan tubuhnya  terutama pada bayi yang berat lahirnya rendah saat dilahirkan. Sehingga perlu perlu pemberian ASI atau PASI yang cukup untuk membantu bayi dalam keadaan yang  sehat dan menurunkan angka kematian bayi . manajemen yang baik pada waktu di kandungan, selama persalinan, segera sesudah melahirkan dan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya akan menghasilkan bayi yang sehat.

1.2  Tujuan Penulisan
a.      Tujuan Umum
Mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada BBL normal

      b. Tujuan Khusus
-          Mahasiswa mampu melaksanakan pengkajian data pada BBL normal
-          Mahasiswa mampu membuat diagnosa berdasarkan keadaan klien
-          Mahasiswa mampu membuat rencana tindakan pada klien
-          Mahasiswa mampu melaksanakan rencana tindakan asuhan
-          Mahasiswa mampu mengevaluasi atas tindakan yang telah dilakukan




1.3  Metode Penulisan
1. Sesuai Kepustakaan
      Dengan membaca literature yang berkaitan dengan topic asuhan kebidanan pada BBL normal
2. Praktek Langsung
      Memberikan asuhan kebidanan kepada pasien, melakukan pendekatan serta pelayanan kesehatan secara langsung

3. Bimbingan dan Konsultasi
      Dalam penyusunan asuhan kebidan ini, penulis melakukan konsultasi dengan pembimbing ruangan dan pembimbing pendidikan

1.4  Sistematika Penulisan
Dalam penyusunan asuhan kebidanan ini terdiri dari beberapa bab dan terdiri dari sub bab, sistematikanya sbb :

BAB I       : PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis menjelaskan tentang latar belakang tujuan   penulisan, metode penulisan serta sisitematika penulisan.

BAB II      : TINJAUAN KEPUSTAKAAN
Dalam hal ini penulis mengemukan tentang fisiologis masa BBL

BAB III    : TINJAUAN KASUS
                  Bab ini akan dilakukan asuhan kebidanan dengan BBL fisiologis

BAB IV    : PENUTUP
                  Dalam bab ini penulis memberikan beberapa kesimpulan dalam hasil penelitian dan beberapa saran yang dapat berguna bagi pihak yang berkepentingan.

DAFTAR PUSTAKA


BAB II
                                                LANDASAN TEORI

A. PENGERTIAN
            Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dari kehamilan 37-42 minggu dan berat lahirnya 2500 gram sampai 4000 gram
                                                                        ( Synopsis Obstetri, EGC, Jakarta )

B. CIRI-CIRI BAYI NORMAL
      a. BB 2500-4000 gram
      b. PB 48-52 cm
      c. Lingkar Dada 30-38 cm
      d. Lingkat Kepala 33-35 cm
e. Bunyi jantung dalam menit pertama kira-kira 180x/menit, kemudian menurun    sampai 120-110x/menit
      f. Pernapasan pada menit pertama kira-kira 180 x/menit , kemudian  menurun  setelah tenang 40x/menit
      g. Kulit kemerah-merahan dan licin karena jaringan sub cutan cukup terbentuk dan diliputi vernics caseosa
      h. Rambut kepala biasanya telah sempurna
      i. Kuku agak panjang dan melewati jari-jari
      j. Genetalia labia mayora sudah menutupi labia minora ( pada bayi perempuan ) testis sudah turun (pada bayi laki-laki )
      k. Reflek menghisap dan menelan baik
      l. Reflek suara sudah baik, bayi bila dikagetkan akan memperlihatkan gerakan memeluk.
      m. Reflek menggengam sudah baik
      n. Eliminasi baik, urine dan meconium akan keluar 24 jam pertama berwarna hitam kecoklatan.





C. PERUBAHAN-PERUBAHAN YANG TERJADI PADA BBL
      1. Perubahan metabolisme karbohidrat
      2. Perubahan suhu tubuh
               Ketika bayi lahir berada pada suhu yang lebih rendah dari suhu yang ada di dalam rahim ibu . apabila bayi dibiarkan dalam suhu 25 C maka bayi akan kehilangan panas melalyui konveksi, radiasi, dan evaporasi sebanyak 200 kkal/kg BB/ menit. Sedangkan produksi panas yang dihasilkan tubuh bayi hanya 1/10 nya, sehingga menyebabkan suhu tubuh turun

      3. Perubahan pernapasan
- Selama dalam uterus janin mendapat O2 dari pernapasan gas melalui plasenta. Setelah bayi lahir pertukaran gas melalui paru-paru bayi
            - rangsangan untuk gerakan pernapasan pertama adalah
      a. Tekanan metabolisme dan thoraks sewaktu melalui jalan lahir
      b. Penurunan O2 dan kenaikan CO2 merangsang kemoreceptor yang terletak di  sinus carotis
      c. rangsangan dingin di daerah muka dapat merangsang permukan pernapasan

      4. Perubahan sirkulasi
            Dengan perkembangan paru mengakibatkan tekanan O2 naik dan tekanan CO2 menurun, sehinnga menurunkan resistensi pembuluh darah paru sehingga aliran darah meningkat. Hal ini menyebabkan darah dari arteri pulmonalis mengalir ke paru  dan ductus arteriosus menutup. Dengan menciutnya arteri dan vena umbilicalis kemudian tali pusat di potong aliran darah dari plasenta melalui vena cava inferior dan foramen ovale atrium kiri terhenti. Sirkulasi janin sekarang berubah menjadi sirkulasi yang hidup di luar badan ibu.

      5. Perubahan alat pencernaan, hati, ginjal, dan fungsi alat lainnya.
            Setelah bayi lahir harus segera mendapat perawatan dan pengawasan agar tidak terjadi kelainan-kelainan. Adapun pengawasan dan perawatan bayi meliputi:
a.       Menghisap lender
b.      Memotong tali pusat
c.       Meneteki/ memberi salep mata
d.      Memberi injeksi vit.K
e.       Mengukur Pb dan menimbang BB bayi
f.       Mengukur LILA ( lingkar Lengan Atas ), LIDA ( Lingkar Dada ), LK
 ( Lingkar Kepala )
g.      Mengukur suhu tubuh
h.      Memandikan setelh 6 jam post partum

D. PENILAIAN PADA BBL DAPT DITENTUKAN DENGAN APGAR SCORE

TANDA
0
1
2
1. Appearance/ warna kulit


2. Pulse/ bunyi jantung

3. Grimace/ Reflek


4. Activity/ aktivitas

5. Respiratory/ pernapasan
Seluruh tubuh biru atau putih


Tidak ada


Tidak ada


Tidak ada


Tidak ada
Badan merah, tangan dan kaki biru

< 100


Perubahan mimic


Ekstremitas sedikit flexi

Lambat, tidak teratur
Seluruh tubuh kemerahan


> 100


Bersin, batuk, menangis kuat

Gerakan aktif, ekstremitas flexi

Menangis keras atau kuat


E.  Dalam merawat bayi kebutuhan yang harus dipenuhi antara lain
a.       kebutuhan rasa hangat
b.      Makanan pokok yaitu ASI
c.       Cairan
d.      Istirahat dan tidur
e.       Udara yang bersih
f.       Latihan gerakan badan
g.      Kasih saying ibu
h.      Perlindungan
i.        Kebersihan dan sterilitas

F. PEMBERIAN NUTRISI PADA BAYI
      1. Kebutuhan Energi ( kalori )
            - 110-120 kkal/kg BB selama beberapa bulan pertama kehidupan
            - 100 kkal/ kg BB pada waktu bayi mencapai usia 1 tahun
      2. Kebutuhan Cairan
      - Hari 1              :  60 cc / kg BB / hari
      - Hari II             :   90 cc / kg BB / hari
      - Hari III            :   120 cc / kg BB / hari
      - Hari IV            :   150 cc/ kg BB / hari
      3. Frekuensi pemberian cairan tergantung pada berat badan bayi
      - BB < 1.250 gr :  24 x / hari → tiap jam
- BB 1.250 gr – 2000 gr : 12x / hari → tiap 2 jam
- BB > 2000 gr : 8 x/ hari → tiap 3 jam

G. PENATALAKSANAAN PADA BAYI BARU LAHIR
a. Memberikan jalan napas dan sekaligus menilai APGAR SCORE menit pertama dengan menghisap lender bayi dari mulut dan hidung dengan memutar, jangan lakukan terus menerus tetapi beri kesempatan pada bayi untuk bernapas, lakukan penghisapan hingga bayi menangis keras
            b. mengeringkan badan bayi dari cairan ketuban dengan menggunakan kain halus
     c. Memotong dan mengikat tali pusat  dengan dibungkus kasa steril
       d. Mempertahankan suhu tubuh bayi dengan di bungkus kain hangat  dan tidak memandikan bayi terlebih dahulu
e. Mendekatkan bayi ke ibu dan menetekkan segera setelah lahir
f. Membersihkan daerah muka, tangan, lipatan ketiak, dada, punggung kaki dengan kapas yang diberi baby oil ( setiap kali usapan kapas harus diganti )
g. Memberikan obat salep mata untuk mencegah terjadinya infeksi pada mata dengan menggunakan salep tetrasiklin 1 % untuk pencegahan penyakit mata.

 KONSEP ASUHAN KEBIDANAN
            Adalah suatu system dalam perencanaan pelayanan yang menpunyai 7 tahap yaitu pengkajian data, analisa data, diagnosa masalah, diagnosa potensial, tindakan segera, perencanaan asuhan kebidanan, pelaksanaan asuhan kebidanan, evaluasi

  1. Pengkajian
    1. Biodata
Meliputi nama, umur suku bangsa, agama, pendidikan,pekerjaan, penghasilan dan alamat
    1. Keluhan utama
Keluhan yang dirasakan oleh klien ketika datang menemeui petugas baik fisik maupun psikis
    1. Riwayat Menstruasi
Menarche umur berapa, lamanya, banyaknya darah yang keluar, disminorea, kapan terakhir menstruasi, teratur atau tidak, adakan flour albus.
    1. riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu
kehamilan dulu cukup bulan atau pernah keguguran, lahir spontan atau dengan tindakan, lahir dimana aiapa yang menolong
    1. riwayat penyakit keluarga
untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit keluarga
    1. Riwayat psikososial
Apakah keluarga terutama suami mendukung ibu mengikuti KB suntik 1 bulan
    1. Pola pemenuhan Nutrisi
a.       nutirsi selam hamil dan setelah melahirkan
b.      plaeliminasi, berapa kali, kapan dan bagaimana konsistensinya
c.       pola istirahat
d.      sexualitas
    1. Pemeriksaan Fisik
Meliputi inspeksi, palpasi, auskultasi dan perkusi
    1. pemeriksaan penunjang
pemeriksaan labolatorium
           
  1. Aalisis Diagnosa
Menemukan diagnosa masalah data dikumpulkan dan dikelomp[okan, lalu di identifikasikan, sehingga di dapatkan suatu kesimpulan masalah yang dialami klien.
  1. diagnosa Potensial
masalah yang mungkin timbul dan bila tidak segera diatasi akan mengancam keselamtan kliaen
  1. Tindakan segera
Tindakan yang harus secara cepat dan tepat tidak dapat ditunda karena bila terlambat datang menangani akan nerakibat fatal terhadap kesejahterahaan klien
  1. Perencanaan
Menyusun rencana, menentukan tujuan dan criteria hasil
  1. Pelaksanaan
Dilaksanakan sesuai dengan rencana tindkan yang telah ditetapkan, pelaksanan ini bidan harus secara mandiri dan apabila kasusu memerlukan tindakan diluar rencana dilakukan tindakan kolaborasi.
  1. Evaluasi
Tindakan pengukuran antara keberhasilan tindakan yang dilakukan sesuai dengan rencana
Tujuannya untuk mengetahuisejauh mana keberhasilan tindakan yang dilakukan.












BAB III
TINJAUAN KASUS


3.1 PENNGKAJIAN DATA
Anamnesa :14 Juli 2008                                               jam : 18.30
A.  Data Subyektif
1. Identitas Bayi
Nama bayi           : By. Ny S
Umur                   : 1 hari
Tgl/jam lahir         : 14-07-2008/ jam 18.10
Jenis kelamin       : perempuan

Identitas Orang Tua
         Nama                     : Ny. S                                     Nama suami         : Tn. A
         Umur                     : 25 Tahun                               Umur                    :  26 Tahun
         Suku bangsa          : Jawa                                      Suku bangsa        : Jawa
         Agama                   : islam                                      Agama                 : Islam
         Pendidikan            : SMA                                     Pendidikan          : Smp
         Pekerjaan               :IRT                                         Pekerjaan             :Bengkel
         Penghasilan           : -                                             Penghasilan         : -
         Alamat                  : tambak segaran wetan 1/44   Alamat         : tambak segaran wetan
         No. register           : 06. 02. 06

2. Keluhan Utama
          Bayi lahie secar spontan tanggal 14-07-2008 jam 18.10 jenis kelamin perempuan, keadaan ibu dan bayi sehat         
     
3.  Riwayat persalinan
      3.1 Persalinan sekarang
      Tempat melahirkan         : RSUD dr. Soewandhi Surabaya
      Jenis persalinan              : Spontan
      Penyulit Persalinan         : Tidak ada
      Penolong                        : Bidan

3.2  BAYI
Lahir tanggal                  : 14-07-2008                                  jam               : 18.10
PB                                  : 51 cm                                          BB                : 2800 Gr
Jenis Kelamin                 : laki-laki                                       Nilai Apgar  : 8-9
Cacat Bawaan                : -  anus +                                      masa gestasi:39-40 mgg
Diberi salep mata dan injeksi Vit. K
        
4. Riwayat Kesehatan yang lalu
            Ibu mengatakan selama hamil tidak pernah merokok, minum-minuman keras, ataupun mjinum jamu tradisional                                                                     

5. Riwayat  Kesehatan Keluarga :
      Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular atau menurun seperti, jantung, hipertensi, DM, TBC, HIV/ AIDS dll.

6. riwayat Psikososial
      Ibu merasa sangat senang atas kelahiran bayinya


2. DATA OBYEKTIF
1. Keadaan umum  : Baik
2.  Kesadaran : compos Mentis
2. TTV
      Nadi  :128x/menit                                                    AS   : 8-9
       Suhu  : 36,8C                                                         RR    : 40 x/ menit    
                                                                                      
3. Pmeriksaan fisik
      Kepala                : rambut bersih, tidak rontok, tidak ada benjolan / cephal hematom,  tidak ada caput succedeneun
      Muka                  : mata tidak anemis, conjungtiva tidak icterus, muka tidak pucat
      Hidung                : tidak ada secret dan tidak ada polip , serta tidak ada nyeri tekan
      Gigi                     : bersih, tidak caries, jumlah lengkap
   Leher                  : tidak ada pembesaran kelenjar getah bening, kelenjar thyroid ataupun   pembesaran vena jugularis
   Dada                   : bentuk simetis, tidak ada tarikan dada ke dalam
      Perut                   : tidak ada massa, tali pusat kering dan bersih
   Vulva                  :tidak ada kelainan, labia mayora menutupi labia minora
    Anus                  : tidak ada kelainan, meconium sudah keluar
      Ekstremitas atas  : tidak ada kelainan dan geraj\kan aktif +/+
      Ekstemitas bawah                                                     : tidak ada kelainan dan kerakan aktif +/ +

4.. Pemeriksaan Neurologis
      - Reflek moro     :  baik
      - Reflek Rotting : baik
      - Reflek Graps    : baik
      - Reflek Sucking : baik
      - Reflek Tonic neck  : Baik


B.  INTERPRETASI DATA DASAR
TGL/ jam
Data Dasar
DX/ Masalah
14 juli 2008
18.30 wib
 S  : Bayi lahir tanggal 14-07-2008 jam 18.10 bayi lahir menangis keras dan kuat
O  :   - AS  : 8-9
         - BB  : 2800 gram
         - PB  : 51 cm
         - HR  : 128 x / menit
         - RR  : 40 x / menit
         - Fr    : 36,8 C

BBL Fisiologis Hari Pertama

Kebutuhan :
- Memastikan bayi dalam keadaan hangat agar tidak terjadi hipotermi
- Segera berikan ASI
-Mendekatkan ibu agar terjalin Bounding Attachment
- Melakukan Observasi TTV

C.  ANTISIPASI MASALAH POTENSIAL
      Tidak ada

D.  IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA
      Tidak ada
 E. INTERVENSI
Tgl/ jam
diagnosa
tujuan
intervensi
14-07-2008
18.10
BBL Fisiologis Hari Pertama
Tujuan  :
Setelah dilakukan asuhan kebidanan selama 1x24 jam bayi dalam keadaan sehat dan dapat beradaptasi dengan baik

Kriteria  :
a. Keadaan umum baik
b. TTV dalam batas normal
Fr  : 36,5-37,5 C
HR  : 120-140X/ menit
RR : 40-60 X/ menit
c.Tidak hipotermi
d Tidak terjadi infeksi tali pusat
e. Intake tercukupi
f. Tidakterjadi asfiksia
1. Lakukan Observasi TTV
Rasional : dengan melakukan observasi TTV diharapkan petugas dapat mengetahui keadaan bayi secara umum dan mendeteksi dini terhadap tanda bahaya BBL

2. Rawat bayi dengan teknik septic dan aseptic
Rasional : Dengan merawat bayi secara teknik septi dan aseptic di harapkan dapat  menghindarkan bayi mengalamu infeksi silang

3. Rawat tali pusat secara steril
Rasional : Dengan merawat tali puast secara steril diharapkan terhindar dari infeksi

4. Observasi BAK dan BAB
Rasional  : dengan melakukan observasi BAK dan BAB diharapkan dapat mengethui kel;ancaran proses metabolisme BBL

5. Rawat bayi di ruang hangat
Rasional  : Dengan merawat bayi diruang yang hangat diharapkan bayi terhindar dari hipotermi
6. Beri nutrisi secara adekuat
Rasional  : Dengan pemberian nutrisi secara adekuat diharapkan bayi tumbuh ndengan sehat dan membantu metabolisme BBL secara baik

F.  IMPLEMENTASI
Tgl/jam
Diagnosa
Implementasi
14-07-2008
Jam 18.10
BBL Fisiologis Hari Pertama
1.melakukan observasi TTV
         - BB  : 2800 gram
         - PB  : 51 cm
         - HR  : 128 x / menit
         - RR  : 40 x / menit
         - Fr    : 36,8 C

2.Merwat bayi dengan teknic septic dan aseptic yaitu dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat bayi

3.Merawat tali puast dengan kasa sterill
4. Melakukan observasi BAK dan BAB
- BAK  : 6 x se hari
- BAB   : 2x sehari
5. Merawat bayi diruang hangat dengan membungkus bayi dgn selimut dan meletakkan bayi dalam incubator atau disamping ibu

6. Memberi minum bayi ASI atau PASI setiap kali bayi menangis atau sesuai dengan kebutuhan bayi


G. EVALUASI
Tanggal  : 15-07-2008                                                    jam  : 18.00
 S  : Ibumengatakan senang karena bayinya sehat
O  : ibu terlihat senyum dan begitu bahagia saat menggendong bayinya serta menciumi pipinya
          - KU : Baik
          - Reflek  : Baik
         - BB  : 2800 gram
         - PB  : 51 cm
         - HR  : 128 x / menit
         - RR  : 40 x / menit
         - Fr    : 36,8 C
         - tidak ada cacat bawaan
A  :Bayi Baru Lahir Fisiologis Hari Pertama
P  : Berikan HE tentang :
- Cara merawat bayi
- Cara menyusui yang benar
- Cara merawat tali pusat
- Cara menjaga kehangatan tubuh bayi
- Rencana imunisasi bayi
- Jadwal control ulang
                                                                                      











BAB IV
PENUTUP

KESIMPULAN
     Dari berbagai uraian masalah penerapan manajemen kebidanan dalam memberikan Asuhan Kebidanan dapat diperoleh kesimpulan sbb:
1. Dalam melakukan pengkajian diperlukan komunikasi terauputik yang baik dengan klien sehingga dapat diperoleh data yang lengkap
2. Dengan menganalisa dat secara cermat maka akan dibuat diagnosa masalah
3. Pelaksanaan tindakan disesuaikan dengan perioritas masalah didasarkan perencanaan tindakan yang disusun
4. Hasil evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan penilaian tentang keberhasilan Asuhan kebidanan





















DAFTAR PUSTAKA

-          Suryana, Dra. Keperawatan Anak untuk Siswa SPK, 1996, Jakarta, EGC
-          Saifudin, Abdul Bahri, Prof, Dr, SPOG, MPH, 2000, Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta, Yayasan bina Pustaka Sarwono
-          Ibrahim, Cristina, s.Dra, 1996, Perawatan kebidanan jilid II, Bratara, Jakarta
-          Syahlan, Dr. SKM, 1993. Asuhan Kebidanan pada anak dalam konteks keluarga, Jakarta: Dep kes RI
-          Obstetri Fisiologi, Bandung, 1983, UNPAD

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar