Info Kesehatan

healhty

Senin, 21 Mei 2012

artikel tentang SEX EDUCATION DIKALANGAN REMAJA, PERLUKAH ???




SEX EDUCATION  DIKALANGAN  REMAJA, 
PERLUKAH ???

Ana (bukan nama sebernanya) adalah sisewa kelas 2 SMU(17 tahun) mempunyai seorang pacar. Setiap hari ia diantar jemput  oleh pacarnya itu Karena terlalu  sering berdua akhirnya pada suatu hari terjadilah “ sesuatu “ diantara mereka.Sampai akhirnya suatu hari ana bingung  karena ia menderita sakit perut disertai muntah-muntah.Setelah diperiksakan ke dokter ternyata ia positif hamil.Karena ia dan pacarnya masih sekolah ,maka kedua orang tuanya memutuskan untuk menikahkan mereka,sehingga mereka harus meninggalkan sekolah.Dengan fenomena diatas apakah sex education perlu diberikan ??.
Sex education seharusnya diberikan mulai usia 10 tahun,karena pada usia itu dimana seorang remaja putri sudah mengalami menstruasi dan juga terjadi perubahan pada keadaan fisik tubuhnya. Sehingga informasi mengenai sexualitas sangatlah perlu untuk diberikan.Agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan seperti contoh diatas. Sex education dan pendidikan agama sangat penting diberikan pada kalangan remaja.Perlu kita akui bersama,memberikan pendidikan pada remaja tidaklah mudah terutama jika kita belum mempunyai hubungan baik dengan mereka.Kita perlu mengetahui apa dan bagaimana mereka.Sebagai jembatan ,remaja perlu tumbuh dan siap untuk saling tergantung maupun untuk mandiri. Adanya tekanan baik masalah ,tingkat konsumerisme,atau  bahkan kekosongan spiritual(iman) membuat remaja akan kehilangan arah kemudi untuk melanjutkan fase kehidupannya menuju remaja.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Terutama pada masa adolesence(12-20 tahun),dimana remaja tersebut mempunyai kecenderungan untuk melakukan hubungan seksual.Apabila para remaja melakukan hubungan tersebut di luar nikah,maka resiko yang akan didapat adalah penyakit kelamin dan kehamilan tak terencana.
Sex education tidak hanya diberikan disekolah,dikeluarga  sek education juga penting diberikan karena dilingkungan keluarga seorang anak banyak melungkan waktunya bersama  keluarganya. Para orang tua seharusnya memberikan informasi tentang sex dan resiko yang akan dialami jika sex tersalurkan sebelum waktunya.Dan para remaja juga harus dapat memilih teman dalam bergaul agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang bersifat negatif.




                                                                                            

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar