Info Kesehatan

healhty

Rabu, 05 Desember 2012

ASUHAN KEBIDANAN ANC DENGAN POST DATE



BAB III
TINJAUAN KASUS

             I.      PENGKAJIAN DATA
Anamnesa tanggal 16-07-2008                              Jam : 23.00 WIB
Tempat : RS.BUNDA
I.1 Data Subyektif
a        Identitas
Nama                     : Ny. “A”                     Nama suami    : Tn. “J”
Umur                     : 36 tahun                    Umur               : 42 Tahun
Bangsa/suku          :Ind / jawa                   Bangsa/suku    : WNI / jawa
Agama                   :Islam                          Agama             : Islam
Pendidikan                        :SD                              Pendidikan      : SMA
Pekerjaan               : IRT                            Pekerjaan         : swasta
Alamat                  : Bangsal Sari Gresik                                                                
Telp                       : -
No. Reg                 : A0248117
                       
b        Keluhan utama
Ibu mengatakan belum melahirkan padahal sudah lewat dari jadwal perkiraan persalinan.

c         Riwayat Obstetri
a.      Riwayat Menstruasi
Menarche              : 13 tahun
Siklus/lama            : 28 hari, teratur 7 hari
Banyaknya            : 2-3 kotek per hari
Sifat darah                        : merah segar dan anyir
Dimenorhoe          :           -
HPHT                    : 21-09-2007


b.      Riwayat Kehamilan Yang Lalu
Perka-win
Hamil
Persalinan
Anak
Nifas
Kb
Ke
Usia
Jenis
Penolong
Tmpt
Pnyult
Bbl
Seks
Hidup
Mati
Asi
Penyulit
Jenis
1
HAMIL INI1
2
3
meninggal dlm kandungan
9bln
abortus

spt b


Bidan

rumah

-

3.3kg

L

H



-

2th

-

-



c.               Riwayat Kehamilan Sekarang
o   HPL                                  : 29-07-2008
o   Usia Kehamilan                 : 42-43 minggu
o   Keluhan pada
·         Trimester I             : Ibu mengatakan sering mual dan muntah
·         Trimester II           : Ibu mengatakan tidak ada keluhan
·         Trimester III          :  Ibu mengatakan belum melahirkan anaknya padahal sudah lewat dari jadwal perkiraan persalinan.
o   ANC                                 : Ibu mengatakan sudah 9x datang ke  BPS untuk memeriksakan kehamilanya         
o   Imunisasi TT         : Ibu mengatakan sudah 2x mendapatkan suntik TT saat usia kehamilan 5 dan 6 bulan.
o   Kebiasaan minum jamu     : selama ini ibu mengatakan tidak pernah mengkonsumsi jamu-jamuan

d        Riwayat kesehatan
1.      Riwayat penyakit sekarang
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular seperti TBC, hepatitis, penyakit menahun seperti asma, dan penyakit menurun seperti diabetes dan hipertensi.

2.      Riwayat penyakit keluarga
Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang  menderita penyakit menular seperti TBC, hepatitis, penyakit menahun seperti asma, dan penyakit menurun seperti diabetes dan hipertensi, dan tidak ada riwayat keturununan kembar.

e         Riwayat sosial
Status penikahan
Menikah 1 kali
Usia saat menikah : Istri 20 tahun
                                Suami 26 tahun
f         Riwayat Psikososial
Ibu mengatakan bahwa kehamilan ini sangat di harapkan oleh suami dan keluarganya. Mereka berharap bayinya dapat lahir dengan sehat, dan tidak ada masalah dalam kehamilan dan persalinanya kelak.
g        Pola Kebiasaan Sehari-hari
1)      Pola nutrisi
Ibu mengatakan sebelum hamil makan 3x sehari, minum 4-5 gelas/hari, komposisi nasi, sayur, dan lauk, sedangkan selama hamil makan 3/hari porsi sedang dengan komposisi nasi, sayur,lauk, minum 6-7 gelas/hari, dan ditambah minum susu sebelum tidur pada malam hari.
2)      Pola Eliminasi.
Ibu mengatakan sebelum dan selama hamil selalu lancar buang air besar 1x/hari dengan konsistensi lembek warna kuning, sedangkan buang air kecil sebelum hamil antara 3x/hari dan selama hamil 5-7x/hari warna kuning jernih.
3)      Pola istrahat / tidur
Ibu mengatakan sebelum dan selama hamil tidur siang 1-2 jam/hari, dan tidur malam  7-8 jam /hari dan tidak ada keluhan.



4)      Pola Aktifitas
Ibu mengatakan sebelum hamil dan selama hamil tetap melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, menyapu, mengepel, memasak dl, .akan tetapi dibantu juga oleh ibunya.
5)      Pola hubungan seksual
Ibu mengatakan sebelum hamil agak sering berhubungan dengan suami kurang lebih 4x seminggu, sedangkan selama hamil usia kehamilan 5 bulan 1 x dalam 2 minggu melakukan hubungan seksual.
6)      Pola kebersihan diri (personal hygiene)
Ibu mengatakan sebelum dan selama hamil selalu mandi 2x/hari, mengosok gigi,mencuci rambut 2 hari sekali dan ganti baju setiap habis mandi.
7)      Spiritual
Ibu beragama islam dan mengatakan selalu beribadah sesuai ajaran agamanya dan sering berdoa agar kehamilanya diberikan kelancaran.
8)      Prilaku kesehatan
Ibu mengatakan ntidak pernah merokok dan minum-minuman beralkohol, ibu juga mengatakan enggan memeriksakan kehamilanya ke dukun.

I.2 Data Obyektif
a.      Pemeriksaan Umum
1)      KU                     : Baik.
2)      Kesadaran          : Composmentis
3)      Tanda-tanda vital
a)      Tensi                : 120/80 mmHg
b)      Suhu                : 36. 2 0C
c)      Nadi                : 80x/menit
d)     RR                   : 20x/menit



b           Pemeriksaan Fisik
1)      Inspeksi
a)      Kepala          : Tidak ada benjolan, rambut bersih, tidak rontok.
b)      Muka            : Bulat tidak oedema, tidak ada cloasma, dan tidak pucat.
c)      Mata             : Simetris, konjungtiva tidak pucat, sclera putih.
d)     Hidung         : Bersih, tidak ada polip.
e)      Mulut/gigi    : Bersih, tidak stomatitis, tidak terdapat lubang pada gigi jumlah gigi lengkap.
f)          Telinga      : Simetris tidak ada serumen, pendengaran baik.
g)      Leher            : tidak ada struma, tidak ada pembesaran kelenjar lympha dan vena jugularis tidak ada.
h)      Mammae      : membesar, hiperpigmentasi pada papilla & areola mammae, putting  menonjol, colostrum belum keluar.
i)           Perut                      : Membesar sesuai umur kehamilan, terdapat striae lividae, tidak terdapat luka bekas operasi.
j)           Vulva        : bersih, tdak ada varices dan tidak ada luka bekas episiotomi
k)      Anus             : tidak ada hemorroid
l)           Ekstremitas atas    : simetris, tidak varices dan tidak cacat
m)    Ekstremitas bawah   : simetris, tidak varices dan tidak odem
2)      Palpasi
TFU ½ pusat-processus xipoideus
Leopold I     : pusat teraba bagian keras dan besar dan tidak dapat digoyangkan, dan lunak pada bagian fundus ( bokong )
Leopold II    : teraba bagian seperti papan disebelah kanan perut ibu dan bagian kecil di sebelah kiri perut ibu.
Leopold III  : bagian terendah teraba keras dan tidak dapat digoyangkan.
Leopold IV  : kepala sudah masuk panggul

3)      Auskultasi
DJJ         : 12-11-12, 140 x / menit
Tempat   : terdengar jelas di bagian bawah perut ibu atau 2 jari diatas sympisis.
4)      Perkusi
Reflek patella +/+

c           Pemeriksaan Antropometri
Sebelum hamil
a.       TB /BB   : 156 cm / 49 kg
b.      LILA      : 24.5 cm
Selama hamil
a)      TB /BB  : 156 cm / 59 kg
b)      LILA     : 26.3 cm
c)      TBJ        : (32-11) x 155 = 3255gram

d          Pemerisaan Obstetri
Ukuran panggul luar
a.       Distantia spinarum         :
b.      Distantia cristarum         :
c.       Boudelogue                    :                       tidak dilakukan
d.      Lingkar panggul             :

e         Pemeriksaan Penunjang
USG dengan hasil :
·         Janin dalam keadaan baik
·         Placenta dengan letak normal
·         Tidak terdeteksi kelainan bawaan
·         Jumlah cairan ketuban masih cukup
NST dengan hasil:
·         DJJ dalam batas normal



       II.      Identifikasi  Diagnosa, Masalah, dan Kebutuhan
Diagnosa
GIV P20011 Usia kehamilan 42-43 minggu, hidup, tunggal, intra uteri, letak kepala, keadaan jalan lahir normal, keadaan umum ibu dan janin baik dengan Post Date.
Masalah
Masalah cemas karena menunggu kelahiran anaknya
Kebutuhan
a.       Pemeriksaan dengan standart 7 T
b.      Health education tentang gizi, istirahat, personal higiene, persiapan persalinan.
c.       Support psikologis ibu dan keluarga

    III.      Identifikasi Masalah potensial
Potensial terjadi partus anjuran dengan drip oksitosin, SC dan pada bayi potensial terjadi IUGR dan Asphiksi.

      IV.      Identifikasi Kebutuhan Akan Tindakan Segera Atau Kolaborasi
Kolaborasi dengan dr.SPOG

   V.      Planning
Tanggal : 16-07-2008                                         jam: 23.00 WIB
Diagnosa : GIV P20011 Usia kehamilan 42-43 minggu, hidup, tunggal, intra uteri, letak kepala, keadaan jalan lahir normal, keadaan umum ibu dan janin baik, dengan Post Date.
Tujuan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan diharapkan agar kehamilan,persalinan,dan nifas berlangsung normal,bayi lahir sehat, ibu mengerti dan mau mengikuti anjuran bidan.
Kriteria :    -    TFU sesuai usia kehamilan
                     -     K/U ibu dan janin baik
                     -     Tanda-tanda vital dalam batas normal :
·         T (110/70 - < 140/90 mmHg)
·         S (36oC-37,5oC)
·         N (80x/menit)
·         RR (16-20x/menit)

1.      Melakukan pendekatan kepada ibu dengan komunikasi terapeutik
R : terjalin rasa percaya diri pasien kepada petugas kesehatan sehingga pasien dapat lebih kooperatif.
2.      Observasi TTV
R : mengetahui tingkat kesehatan ibu dan janin.
3.      Memberikan support mental kepada ibu
R : ibu akan merasa lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan.
4.      Jelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu
R : peningkatan pengetahuan tentang kondisi kehamilan.
5.      Jelaskan pada ibu tentang kehamilan lewat waktu.
R : menambah pengetahuan sehingga mengurangi kecemasan
6.      Diskusikan dengan keluarga tentang persalinan anjuran sesuai dengan advis dokter obgyn
R  : pemenuhan tindakan segera agar ibu dan bayi dapat segera tertolong.

   VI.      Implementasi
Jam: 23.30 WIB Melakukan pendekatan dengan kommunikasi terapeutik baik secara verbal maupun nonverbal ( sentuhan, kontak mata, dll. ), memperkenalkan diri pada ibu dan berbicara sopan kepada dan tidak menyinggung pasien, mendengar segala keluhan ibu.
Jam : 00.00 WIB Melakukan pemeriksaan TTV
-        Tanda-tanda vital
·         Tensi                 : 120/80 mmHg
·         Suhu                 : 36. 2 0C
·         Nadi                 : 80x/menit
·         RR                    : 20x/menit
-          Palpasi
§  TFU ½ pusat-processus xipoideus
§  Leopold I  : pusat teraba bagian keras dan besar dan tidak dapat digoyangkan, dan lunak pada bagian fundus ( bokong )
§  Leopold II    : teraba bagian seperti papan disebelah kanan perut ibu dan bagian kecil di sebelah kiri perut ibu.
§  Leopold III  : bagian terendah teraba keras dan tidak dapat digoyangkan.
§  Leopold IV           : kepala sudah masuk panggul

-          TB/BB            : 156cm/59kg
-          Auskultasi
DJJ       : 12-11-12, 140 x / menit
Tempat : terdengar jelas di bagian bawah perut ibu atau 2 jari diatas sympisis.
-          Perkusi
Reflek patella +/+

Jam : 00.30 WIB Memberi support mental pada ibu dengan melibatkan keluarga atau suami dengan mengajak berdoa dan menyerahkan diri pada Tuhan
Jam : 01.00 WIB Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh ibu dan memberitahukan tentang keadaan ibu dan janin baik.
Jam : 02.00 WIB Menjelaskan kepada ibu bahwa kehamilan lewat waktu merupakan yang melebihi jadwal atau waktu yang telah ditentukan oleh petugas kesehatan, hal ini disebabkan oleh beberapa factor misalnya: saat menentukan haid terakhir tidak tepat sehingga diagnosa persalinan juga tidak tepat. Memberitahu ibu bahwa kehamilan lewat waktu masih dapat lahir dengan normal.  
Jam: 04.00 WIB Menjelaskan kepada keluarga tentang proses persalinan untuk mempercepat proses persalinan pada kehamilan lewat waktu, pengakhiran kehamilan ini di sesuaikan dengan keadaan janin karena keadaan janin dan ibu baik maka dapat dilakukan oksitosin drip atau sectio caesarea, dan arankan kepada keluarga untuk secepatnya membuat keputusan agar ibu dan bayi segera tertangani.

     VII.      Evaluasi
Tanggal  : 17-07-2008                       jam  : 07.00 WIB
S          :    ibu mengatakan gelisah karena menunggu kelahiran anaknya
O         :     Tensi                     : 120/80 mmHg
Suhu                     : 36. 2 0C
Nadi                      : 80x/menit
RR                                    : 20x/menit
A         : GIV P10011 Usia kehamilan 42-43 minggu, hidup, tunggal, intra uteri, letak kepala, keadaan jalan lahir normal, keadaan umum ibu dan janin baik.
P         : Anjurkan ibu untuk istirahat cukup
              Anjurkan ibu untuk makan dengan gizi seimbang
  Support mental ibu dan keluarga
  Inform Consent untuk tindakan Sectio Caesarea















DAFTAR PUSTAKA


dr. Goelam, SA., 1990. llmu Kebidanan. Jakarta : Balai Pustaka

Gunawan Nardho, 1994. Pedoman Pelayanan Ante Natal Care di Tingkat Pelayanan Dasar. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.

Manuaba Ida Bagus Gde. 1998. llmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC.

Mochtar Rustam, 1998. Sinopsis Obstetri Fisiologi, Obstetri Pathologi. Jakarta: EGC.

Prawirohardjo Sarwono, 2002. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka.

Prof. Sastrawinata Sulaiman. 1983. Obstetri Fisiologis. Bandung : UNPAD























BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dari pemeriksaan kehamilan bisa diketahui apakah kehamilan tersebut normal/ada kelainan/komplikasi sehingga apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan dapat segera ditangani dengan baik, selain itu ANC secara teratur akan meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin. Secara umum tujuan penyusunan laporan ini agar mahasiswa mampu  melaksanakan ASKEB pada bumil trimester III patologis dalam pencapain tujuan khusus pengkajian subyektif dan obyektif berhasil dilaksanakan klien. Dari data di atas di dapatkan rencana tindakan yang sesuai untuk ibu hamil trimester III dan boleh dilaksanakan pada hari yang sama sesuai dengan teori sebagai langkah akhir evaluasi pada kunjungan selanjutnya sesuai jadwal kunjungan yang diberikan.
 
B.     Saran
             I.      Saran untuk bidan
a         Tenaga kesehatan lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada klien pada masa Ante Natal Care (ANC)
b        Selalu memperhatikan keadaan umum pasien dan privacy pasien dalam setiap tindakan kebidanan
c         Selalu menggunakan komunikasi terapeutik
d        Selalu memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi pada pasien
e         Memberikan pelayanan dan tindakan dengan sabar, teliti, dan penuh perhatian kepada klien
f         dalam memberikan pelayanan diharapkan mencakup bio, psiko, sosial, spiritual (secara holistik)
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Standar Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil. Surabaya : Departemen Kesehatan RI



BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi yaitu 390 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab utama kematian ibu tersebut sebagian besar (lebih dari 90%) disebabkan oleh adanya perdarahan (30,3%), toksemia gravidarum (16,3%) dan infeksi (22,2%). Kematian ini umumnya dapat dicegah bila komplikasi kehamilan tersebut dan keadaan risiko tinggi lainnya dapat dideteksi sejak dini, kemudian mendapat penanganan yang adekuat. Pencegahan komplikasi kehamilan dan deteksi dini risiko tinggi dapat dilakukan melalui Ante Natal Care (Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan, Ida Bagus Manuaba. Jakarta :EGC; 1998 )
Pemeriksaan Ante Natal adalah pemeriksaan kehamilan yang dilakukan untuk memeriksa keadaan ibu dan janin secara berkala, yang diikuti dengan upaya koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan. Tujuannya adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat. Pemeriksaan Ante Natal dilakukan oleh tenaga yang terlatih dan terdidik dalam bidang kebidanan.
Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu perawatan khusus, agar dapat berlangsung dengan baik. Kehamilan mengandung kehidupan ibu maupun janin. Risiko kehamilan ini bersifat dinamis, karena ibu hamil pada mulanya normal secara tiba-tiba dapat menjadi berisiko tinggi.
Dengan latar belakang tersebut, maka kebutuhan kesehatan reproduksi wanita sangat vital bagi pembangunan sosial dan pengembangan SDM sehingga angka kematian ibu dapat diturunkan. Oleh karena itu kita sebagai tenaga kesehatan yang profesional, bidan harus mampu mendeteksi secara dini adanya resiko tinggi pada ibu hamil dengan pengawasan dan pemeriksaan kehamilan secara teratur.



B.     Tujuan
                   I.      Tujuan Umum
Diharapkan semua mahasiswi STIKES Insan Unggul mampu   mengetahui   dengan  jelas   dan   melaksanakan manajemen kebidanan pada wanita hamil dalam pemberian asuhan kebidanan secara optimal, profesional dan bertanggung-jawab dengan menerapkan ilmu dan pengetahuan tentang kebidanan serta mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang nyata dalam melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil.
                II.      Tujuan Khusus
Diharapkan semua mahasiswi STIKES Insan Unggul  mampu :
a.   Melakukan pengkajian / pengumpulan data.
b.   Menentukan identifikasi masalah / diagnosa.
c.   Menentukan antisipasi masalah potensial.
d.   Menentukan rencana asuhan kebidanan disertai rasionalisasi dan intervensi.
e.   Melakukan   intervensi   yang   telah   ditentukan   sesuai   dengan kebutuhan klien.
f.    Melakukan evaluasi keefektifan dari asuhan yang telah diberikan.

C.    Metode Penulisan
                   I.      Studi Kepustakaan (Teori)
Penulisan makalah ini dibekali dan berdasarkan dengan membaca literatur yang berkaitan dengan topik pemeriksaan ibu hamil.
                II.      Praktek Langsung
Melalui pendekatan dengan menggunakan manajemen kebidanan serta memberikan pelayanan kesehatan pada klien
             III.      Studi Dokumenter
Untuk mendapatkan data yang akurat serta Asuhan Kebidanan yang baik dan berhasil guna, maka penulis menggunakan pedoman asuhan kebidanan menurut teori Varney.


Kata Pengantar


Pudji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmatnya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Asuhan Kebidanan dengan judul “Asuhan Kebidanan pada Ny.A GIV P40011 Usia kehamilan 42-43 minggu ( Post Date ) di RS.BUNDA Surabaya.”
Ø  Sri Katemi Amd.Keb selaku Pembimbing Praktek di RS.BUNDA Surabaya
Ø  Kaprodi D-IV Kebidanan STIKES INSAN UNGGUL SURABAYA yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan praktik
Ø  Pembimbing pendidikan D-IV kebidanan STIKES INSAN UNGGUL SURABAYA
Ø  Serta kepada semua pihak yang membantu dalam penyelesaian Laporan Pendahuluan ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Laporan Pendahuluan ini, masih jauh dari kata sempurna, maka penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan karya tulis ini.



Surabaya, 27 Juli 2008



             Penulis


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar