Info Kesehatan

healhty

Selasa, 27 November 2012

MAKALAH AL-ISLAM II TINDAKAN PERSALINAN SECARA VAKUM MENURUT PANDANGAN ISLAM



MAKALAH  AL-ISLAM II
TINDAKAN PERSALINAN SECARA VAKUM
MENURUT PANDANGAN ISLAM











PRODI  D III KEBIDANAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
TAHUN 2011/2012

KATA PENGANTAR

         Alhamdulillah, Puji Syukur Kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena      telah  melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga makalah ini disusun untuk       menyelesaikan tugas makalah Al-Islam II      Dalam menyusun makalah ini penulis banyak mendapatkan bimbingan serta motivasi dari beberapa pihak, oleh    karenanya kami mengucapkan Alhamdulillah dan terima kasih kepada :
1.      Bapak dr. Sukadiono,MM selaku dekan fakultas ilmu kesehatanUniversitas Muhammadiyah Surabaya.
2.      Bapak M.Mustaqim fadhil selaku dosen pembimbing mata kuliah Al-Islam II.
3.      Kedua orang tua yang selalu membina,mendukung,dan memberikan doa serta semangat baik moral maupun spiritual.
4.      Kakak,adik,dan temen-temenku yang telah memberi semangat kepadaku baik moril maupun spiritual.
Semoga amal kebaikannya diterima Allah SWT dan mendapat imbalan pahala dariNya.Dalam penyusuna makalah ini penulis menyadari masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis mengharap kritik dan saran untuk perbaikan dimasa mendatang.
Akhirnya, semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca, khususnya bagi penulis sendiri.Terima kasih.

Surabaya,   Oktober








BAB I
                                                    PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

    Dari sudut praktis, memimpin persalinan adalah suatu seni, walaupun memerlukan ilmu obsteri yang harus diketahui penolong. Oleh karena itu dukun beranak masih mempunyai peranan penting dan memerlukan pendidikan dan latihan, terutama dinegara-negara berkembang.
      Kadang-kadang persalinan menemui hambatan yang tak terelakkan. Sebagai contoh, saat panggul ibu terlalu kecil untuk dilewati bayi, atau bayi terlalu besar, dsb. Saat itu, dibutuhkan bantuan supaya persalinan bisa berlanjut dan bayi bisa lahir dengan selamat. Yang paling sering digunakan adalah persalinan dengan vakum, forsep, atau sesar.
     Vakum membantu memberi tenaga tambahan untuk mengeluarkan bayi, dan biasanya digunakan saat persalinan sudah berlangsung terlalu lama dan ibu sudah terlalu capek serta tidak kuat meneran lagi.
     Untuk melahirkan secara per vaginam maka perlu tindakan ekstraksi vacum. Tindakan ekstraksi vacum menyebabkan terjadinya laserasi pada servuk uteri dan vagina ibu.
     Karena vakum dilakukan dengan bantuan tenaga mengedan ibu, metode ini biasanya tidak dilakukan saat ibu tidak diperkenankan mengedan akaibat kondisi medis tertentu (misalnya menderita keracunan kehamilan atau asma berat).banyak pendapat mengenai persalinan secara vakum baik dari pandangan al qur’an,hadist,dan pendapat ulama.
1.1    Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud persalinan?
2.      Bagaimana faktor penyebab persalinan vakum?
3.      Bagaimana proses persalinan secara vakum menurut islam?
4.      Pandangan persalinan secara vakum menurut islam?

1.2    Tujuan

1.2.1           Tujuan Umum
Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami mengenai definisi,sebab dan faktor yang mempengaruhi persalinan. Dan Mahasiswa juga mampu memahami bagaimana pandangan islam mengenai persalinan secara vakum.
1.2.1         Tujuan Khusus
1.                   Mengetahui pengertian persalinan
2.                   Mengetahui indikasi dan kontraindikasi persalinan secara vakum?
3.                   Mengetahui syarat dan persiapan vakum
4.                   Mengetahui proses persalinan secara vakum.
5.                   Mengetahui kegagalan, penyebab kegagalan,dan komplikasi
6.                   Mengetahui pendapat persalinan Al qur’an,hadist,dan ulama mengenai   persalinan secara vakum.












DAFTAR ISI


Halaman  Judul............................................................................................... i
Kata Pengantar............................................................................................... ii
Daftar Isi........................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 1
1.1            Latar Belakang ......................................................................... 2
1.2            Rumusan Masalah .................................................................... 2
1.3            Tujuan penulisan....................................................................... 2

BAB II LANDASAN TEORI......................................................................... .......
2.1 Pendapat Al qur’an .........................................................
2.2 Pendapat Hadist................................................................
                                    2.3 Pendapat para ulama.....................................................
BAB III  PEMBAHASAN

           3.1 Apa yang dimaksud persalinan?..................................................................
            3.2 Apa yang di maksud tindakan   v  akum?.........................................................
BAB IV PENJELASAN PENBAHASAN............................................................................................
                    4.1 pembahasan (bab 3 di bahas dengan bab      2).......................................
BAB V PENUTUP:............................................................................................
5.1 Kesimpulan...........................................................................
5.2 Saran......................................................................................
DAFTAR PUSTAKA....................................................................


BAB III
PEMBAHASAN


4.1    Pengertian persalinan
v  Serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan,disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu.(UNPAD:obstetri fisiologi 1985)
v  Persalinan adalah merupakan suatu prose salami yang ditandai oleh terbukanya servix diikuti dengan lahirnya bayi dan plasenta melalui jalur lahir. http://id.shvoong.com/medicine-and-health/2133845-pengertian-persalinan/.
v  Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dari janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir (Sarwono, 2001 ).
v  Persalinan normal disebut juga partus spontan adalah proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam ( Rustam Mochtar, 1998).
v  Persalinan normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan ( 37 – 42 minggu ) lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin ( Prawirohardjo, 2001 ).
v  Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu, persalinan dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia cukup bulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai adanya penyulit. (Asuhan Persalinan Normal 2008 : 37)
v  Persalinan adalah proses pengeluaran konsepsi (janin dan Uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau malalui jalan lain dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). (Manuaba 1998 : 157 )


4.2          Pengertian vakum
                 Vakum adalah semacam alat pengisap (negative-pressure vacuum extractor) yang digunakan untuk membantu keluarnya bayi.Vakum membantu memberi tenaga tambahan untuk  mengeluarkan bayi, dan biasanya digunakan saat persalinan sudah berlangsung terlalu lama dan ibu sudah terlalu capek serta tidak kuat meneran lagi. Karena vakum dilakukan dengan bantuan tenaga mengedan ibu, metode ini biasanya tidak dilakukan saat ibu tidak diperkenankan mengedan akaibat kondisi medis tertentu (misalnya menderita keracunan kehamilan atau asma berat).( http://info-kehamilan.blogspot.com/2008/08/operasi-sesar-vakum-atau-forsep.html).
v  Vakum adalah sesuatu alat yang menggunakan cup penghisap yang dapat menarik bayi keluar dengan lembut. Cara kerjanya sangat sederhana, yaitu     vakum diletakan diatas kepala bayi, kemudian ada selang yang menghubungkan mangkuk ke mesin yang bekerja dengan listrik atau pompa. htt.wordpress.cp://thebawelofnisaom/
v  Persalinan dengan vakum dilakukan bila ada indikasi membahayakan kesehatan serta nyawa ibu atau anak, maupun keduanya. Jika proses persalinan cukup lama sehingga ibu sudah kehilangan banyak tenaga, maka dokter akan melakukan tindakan segera untuk mengeluarkan bayi, misalnya dengan vakum.
v  Keadaan lain pada ibu, yaitu adanya hipertensi (preeklamsia) juga merupakan alasan dipilihnya vakum sebagai alat bantu persalinan. Dalam keadaan demikian, sang ibu tidak boleh mengejan terlalu kuat karena mengejan dapat mempertinggi tekanan darah dan membahayakan jiiwa sang ibu. Vakum juga dikerjakan apabila terjadi gawat janin yang ditandai dengan denyut jantung janin lebih dari 160 kali permenit atau melambat mencapai 80 kali permenit yang menandakan bahwa bayi telah mengalami kekurangan oksigen (HIPOKSIA).
Proses persalinannya sendiri menghabiskan waktu lebih dari 10 menit. Namun, dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk menjalani seluruh prosedur.
II. Indikasi
• Ibu : memperpendek persalinan kala II, penyakit jantung kompensata, penyakit paru fibrotik.
• Janin : adanya gawat janin
• Waktu : persalinan kala II lama.
III. Kontra Indikasi
• Ibu : ruptur uteri membakat, ibu tidak boleh mengejan, panggul sempit.
• Janin : letak lintang, presentasi muka, presentasi bokong, preterm, kepala menyusul.
IV. Syarat – Syarat Vacum
- Pembukaan lengkap atau hampir lengkap.
- Presentasi kepala
- Cukup bulan ( tidak prematur )
- Tidak ada kesempitan panggul.
- Anak hidup dan tidak gawat janin.
- Penurunan H III / IV ( dasar panggul ).
- Kontraksi baik.
- Ibu kooperatif dan masih mampu untuk mengejan.
- Ketuban sudah pecah / dipecahkan.
V. Persiapan Tindakan
- Persiapkan ibu dalam posisi litotomi.
- Kosongkan kandung kemih dan rektum
- Bersihkan vulva dan perineum dengan antiseptik
- Beri infus bila diperlukan
- Siapkan alat-alat yang diperlukan.
VI. Teknik Ekstraksivakum
• Lakukan pemeriksaan dalam untuk mengetahui posisi kepala, apakah ubun-ubun kecil terletak di depan atau kepala, kanan/kiri depan, kanan/kiri belakang untuk menentukan letak denominator.
• Lakukan episiotomi primer dengan anestesi lokal sebelum mangkuk dipasang pada primigravida. Sedangkan pada multipara, episiotomi dilakukan tergantung pada keadaan perineum. Dapat dilakukan episiotomi primer atau sekunder (saat kepala hampir lahir dan perineum sudah meregang) atau tanpa episiotomi.
• Lakukan pemeriksaan dalam ulang dengan perhatian khusus pada pembukaan, sifat serviks dan vagina, turunnya kepala janin dan posisinya. Pilih mangkuk yang akan dipakai. Pada pembukaan serviks lengkap, biasanya dipakai mangkuk nomor 5.
• Masukkan mangkuk ke dalam vagina, mula-mula dalam posisi agak miring, dipasang di bagian terendah kepala, menjauhi ubun-ubun besar. Pada presentasi belakang kepala, pasang mangkuk pada oksiput atau sedekat-dekatnya. Jika letak oksiput tidak jelas atau pada presentasi lain, pasang mangkuk dekat sakrum ibu.
• Dengan satu atau dua jari tangan, periksa sekitar mangkuk apakah ada jaringan serviks atau vagina yang terjepit.
• Lakukan penghisapan dengan pompa penghisap dengan tenaga – 0,2 kg/ cm2, tunggu selama 2 menit. Lalu naikkan tekanan – 0.2 kg/cm2 tiap 2 menit sampai sesuai tenaga vakum yang diperlukan, yaitu – 0,7 samapi – 0,8 kg/cm2.
• Sebelum mengadakan traksi, lakukan pemeriksaan dalam ulang, apakah ada bagian lain jalan lahir yang ikut terjepit.
• Bersamaan dengan timbulnya his, ibu diminta mengejan. Tarik mangkuk sesuai arah sumbu panggul dan mengikuti putaran paksi dalam. Ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri menahan mangkuk agar selalu dalam posisi yang benar, sedang tangan kanan menarik pemegang. Traksi dilakukan secara intermiten bersamaan dengan his. Jika his berhenti traksi juga dihentikan.
• Lahirkan kepala janin dengan menarik mangkuk ke atas sehingga kepala melakukan gerakan defleksi dengan suboksiput sebagai hipomoklion, sementara tangan kiri penolong menahan perineum. Setelah kepala lahir, pentil dibuka, lalu mangkuk dilepas. Lama tarikan sebaliknya tidak lebih dari 20 menit, maksimum 40 menit.
VII. TIPS
- Jangan memutar kepala bayi dengan cara memutar mangkok. Putaran kepala bayi akan terjadi sambil traksi.
- Tarikan pertama menentukan arah tarikan.
- Jangan lakukan tarikan di antara his.
- Jika tidak ada gawat janin, tarikan “terkendali” dapat dilakukan maksimum 30 menit.
VIII. Kegagalan
• Ekstraksi vacum dianggap gagal jika :
- Kepala tidak turun pada tarikan.
- Jika tarikan sudah tiga kali dan kepala bayi belum turun, atau tarikan sudah 30 menit,
- Mangkok lepas pada tarikan pada tekanan maksimum.
• Setiap aplikasi vacum harus dianggap sebagai ekstraksi vacum percobaan. Jangan lanjutkan jika tidak terdapat penurunan kepala pada setiap tarikan.
IX. Penyebab Kegagalan
o Tenaga vacum terlalu rendah
o Tekanan negatif dibuat terlalu cepat.
o Selaput ketuban melekat.
o Bagian jalan lahir terjepit.
o Koordinasi tangan kurang baik.
o Traksi terlalu kuat.
o Cacat alat, dan
o Disproporsi sefalopelvik yang sebelumnya tak diketahui.
X. Komplikasi
- Ibu : ♦ Perdarahan akibat atonia uteri / trauma.
♦ Trauma jalan lahir
♦ Infeksi
- Janin : ♦ Aberasi dan laserasi kulit kepala.
♦ Sefalhematoma, akan hilang dalam 3 – 4 minggu.
♦ Nekrosis kulit kepala
♦ Perdarahan intrakranial sangat jarang
♦ Jaundice.
♦ Fraktur klavikula
♦ Kerusakan N.VI dan VII.



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Persalinan secara vakum menurut al qur’an dan hadist
Membaca Surat al-Fatihah 7x
Rasulullah telah memberikan persetujuannya kepada para sahabat yang melakukan ruqyah dengan Al-Fatihah.Dirirwayatkan oleh Al-Bukhari (II/795) no.2156
  • Membaca surat Al-Ikhlas 3x, Membaca surat Al-Falaq 3x,Membaca surat An-Naas 3x.
Nabi Shalallahu’alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Qul huwwallahu ahad dan ‘Muawwidzataini 9Al-Falaq dan An-Naas) di petang dan pagi hari sebanyak tiga kali, niscaya mencukupi bagimu dari segala sesuatu.HR.Abu Dawud(IV/321) no.5082,at-Tirmidzi (V/567) no.3575
  • Membaca ayat Kursi 3x/7x untuk mengusir jin dan syetan.
Tersebut riwayat dari Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam bahwa ayat kursi bila dibaca dirumah, maka rumah itu tidak akan didekati syaitan. HR.Tirmidzi (V/158) no.2881, An-Nasa’I dalam Al-Kubra (V/13)no.1017, (VI/30)no.9928
  • Membaca akhir surat Al-Baqarah 1x.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada suatu malam, maka dua ayat itu cukup baginya” HR.Bukhari dan Muslim.
  • Membaca awal surat Al-Baqarah (ayat 1-5) 1x.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya syetan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah didalamnya.HR.Muslim (I/539)
  • Membaca akhir surat Al-Hasyr (Ayat 22-24) 1x.
Imam Ibnu Al-Qayyim menyebutkan dalam Al-Waabil Ash-Shayyib, hal152, “Sesungguhnya yang paling mujarab untuk menolak kejahatan syetan adalah membaca mu’awwidzataini, awal surat Ash-Shaffat dan akhir surat Al-Hasyr”
  • Membaca firman Allah surat Thaaha:111 sebanyak 1x
  • Membaca firman Allah suratAl-Anbiya:69 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah suratAl-An’am:17 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Al-Israa:82 sebanyak 3x.
  • 11.Membaca firman Allah surat At-Taubah:14  sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Yunus:57 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat An-Nahl:69 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Asy-Syu’araa:80 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Fushilat:44 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Al-Qalam:51 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Yasin:9 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Al-Zalzalah sebanyak 1x/3x/7x. Lihat nasyrah (selebaran) Ibnu Al-Utsaimin dalam Dzikir Al-Wiladah
  • Membaca firman Allah surat Al-Insyiqaaq.
LIhat Zaadul Ma’ad Imam Ibnu Al-Qayim (IV/358).Beliau menyebutkan bahwa ayat ibi bisa ditulis pada bejana yang bersih, kemudian seorang yang hamil meminumnya dan menyiramkannya ke perutnya.Al-Baghawy telah meriwayatkan dalam Syarh As-Sunnah (XII/166) dari ‘Aisyah radhiallu’anha bahwa dahulu beliau memandang tidak mengapa untuk membacakan ta’awudz pada air, kemudian dgunakan untuk mengobati orang sakit. Hal ini juga disebutkan dari Mujahid (XII/166)yang berkata: “Tidak mengapa menulis ayat Al-Quran kemudian dilarutkan dan disiramkan kepada orang sakit. Abu Qilabah pernah menuliskan tulisan Alqur’an kemudian dia larutkan dan dia siramkan pada lelaki yag menderita sakit.
  • Membaca firman Allah surat Al-A’raaf:54-56  sebanyak 1x.
Ibnu Al-Qayyim menyebutkan dalam Al-Wabil Ash-Shayyib(176) bahawa Fatimah radhiallahu’anha tatkala menjelang persalinan, Nabi shalallahu’alaihi wasallam  memerintahkan Ummu Salamah dan Zaenab Binti Jahsyin untuk mendatanginya dan membacakan padanya ayat Kursi dan Al-A’raf 54-56 dan agar keduanya memintakan perlindungan untuknya dengan mu’awwidzataini.
  • Membaca firman Allah surat Yunus:3 sebanyak 1x
  • Membaca firman Allah surat Al-Kaafiruun
  • Membaca firman Allah surat An-Nashr sebanyak 1x
  • Membaca firman Allah surat An-Naazi’aat:46 sebanyak 3x.
Disebutkan oleh Imam Ibnu Al-Qayyim dalam Zaadul Ma’aadm(IV/357) dan Ath-Thibbun Nabawy (530), bahwa Ibnu Abbas radhiallahu’anhu berkata:”Apabila ada kesulitan pada seseorang perempuan ketika hendak melahirkan, ambillah bejana yang bersih dan tulislah padanya (Al-Ahqaaf:35) (An-Naazi’aat:46) 9Yusuf:111) Al-Manhal Ar-Rawi, Ibnu Thuluun:352, Zaadul Ma’aad, Ibnu Qayyim (IV/170). Abu Bakar Al-Marwazi berkata:”Ada seseorang lelaki mendatangi Abu Abdillah dan berkata:”Wahai Abu Abdillah, maukah kau tuliskan (ayat Qur’an) untuk wanita yang mengalami kesulitan dalam melahirkan semenjak dua hari yang lalu?” Maka dia (Abu Abdillah) berkata:”Katakan kepadanya:”Ambillah gelas atau cangkir yang lebar dan za’faran (zaffran, kunyit) dan aku melihat dia menulis tidak hanya satu ayat”. Lihat Zaadul Ma’aad,Imam Ibnu Al-Qayyim (IV/358).
  • Membaca firman Allah surat Al Ahqaaf:35 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Anbiya:83 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Anbiya:87  sebanyak 3x.
Diriwayatkan oleh An-Nasa’I dalam Al-Kubra (VI/186)no.10492, At-Tirmidzi (IV/5) no:529, Ahmad (I/170) no.462. Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam:”Doanya Dzun Nun (Yunus) ketika dia berdoa dalam perut paus:”Bahwa tak ada Illah (yang berhak disembah) selain ENgkau.Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. (Sr.Al-Anbiya:87), tidaklah seseorang muslim berdoa dengan doa itu, melainkan akan dikabulkan untuknya”.
  • Membaca firman Allah surat Ghaafir:44 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Qamar:10 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Huud:88 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Ali Imran:173 sebanyak 3x/7x.
Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam shahihnya (IV/1662)no.4287 bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”hasbunallahu wa ni’mal wakiyl”, diucapkan pula oleh Ibrahim ketika dilemparkan ke dalam api dan diucapkan pula oleh Muhammad ketika manusia mengatakan:”Sesungguhnya manusia telah mengumpilkan pasukan  untuk menyerang kamu” (Ali Imran: 173)
  • Membaca firman Allah surat At Taubah:129 sebanyak 7x.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: barangsiapa membaca pada setiap harinya ketika berada di pagi dan sore hari surat At Taubah:129 sebanyak 7x maka Allah akan cukupkankan baginya apa yang dia inginkan baik perkara dunia ataupun akhirat”. Dan juga dijelaskan oleh Ibnu Al-Qayim dalam Zaadul Ma’aad (II/376).
  • Membaca firman Allah surat Ath Thalaaq:3 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Mukminuuun: 97-98 sebanyak 3x. Lihat Al-Wabil Ash-Shayyib, Imam Ibnu Al-Qayyim: 151
  • Membaca firman Allah surat Ghaafir (Al-Mukmin):1-3 sebanyak 1x.
Diriwayatkan oleh Ad-Daarimi (II/541) no.331, sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam :”Barangsiapa membaca ayat Kursi dan permulaan Haa Miim –Al Mukmin- sampai ayat ‘ilayhilmashiir maka dia tidak akan menyaksikan sesuatupun yang tidak dia sukai sampai petang hari. Dan barangsiapa membacanya di petang hari, maka dia tidak akan menyaksikan sesuatupun yang tidak dia sukai sampai pagi hari.
  • Membaca firman Allah surat Nuuh:10-12 sebanyak 1x.
  • Membaca firman Allah surat Al-Fajr: 27-30 sebanyak 1x.
  • Membaca firman Allah surat Ash-Shafaat:1-10.
Ibnu Al-Qayyim dalam Al Wabil Ash Shayyib menyebutkan (152):”Sesungguhnya yang paling mujarab untuk menolak kejahatan syetan adalah membaca mu’awwidzataini, awal surat Ash Shafaat dan akhir surat Al-Hasyr”
Diutamakan untuk membaca surat Maryam, Qaaf, Al-Fath, Yaasin, Al-Mulk (masing-masing surat sekali).

Dalam nasyrah (selebaran) yang ditulis oleh Samahah Asy-Syeikh Muhammad bin ‘Utsaimin disebutkan:
  • Membaca firman Allah surat Ar-Ra’ad:8.
  • Membaca firman Allah surat Faathir:11
  • Membaca firman Allah surat Al-Zalzalah:1-8
  • Membaca firman Allah surat An-Nahl:78
Beliau (Syeikh Utsaimin) menyebutkan bahwa benar-benar telah terbukti , juga berdasarkan pengalaman, didapatkan manfaat yang diharapkan dari pembacaan ayat-ayat ini, yaitu memudahkan proses persalinan, Biidznillah.

Doa dan Wirid Mempermudah Proses Persalinan
Alhamdulillah:
Setiap wanita yang hendak melahirkan mengalami cobaan yang begitu berat apalagi ketika mengalami kesulitan ketika melahirkan. Maka dalam keadaan seperti ini dianjurkan untuk banyak berdzikir dan berdoa. Diantara doa yang bisa dibacakan kepada wanita yang hendak melahirkan adalah:
Sheikh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:
Fadhilatus Sheikh, apakah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang bisa dibaca untuk memudahkan kelahiran bagi wanita ?
Jawaban: Saya tidak mengetahui dalam hal itu sesuatpun dari Sunnah akan tetapi jika seseorang membacakannya kepada wanita yang hendak melahirkan apa yang menunjukkan kemudahan  seperti ayat:
(يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر)
 Artinya : ( Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan Dia tidak menghendaki kesulitan bagi kalian )( QS Al-Baqarah: 185)
Dan ayat yang menceritakan tentang kehamilan dan kelahiran seperti firman Allah Ta’alaa:
(وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِه)
Artinya: (dan tidaklah apa yang dikandung oleh wanita atau yang dilahirkannya kecuali dengan sepengetahuan Allah ).
Juga seperti firman Allah Ta’alaa:
 (إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها)
Artinya: ( Apabila bumi digoncangkan dengan kuatnya dan bumi mengeluarkan beban beratnya ) (QS Al-Zalzalah)
Maka hal ini bisa bermanfaat dan mujarab dengan izin Allah karena Al-Qur’an seluruhnya adalah obat, apabila yang membaca dan yang dibacakan mengimani pengaruh dan kashiatnyanya maka pasti akan berkesan karena Allah Subhanahu wataa’la berfirman:
(وننزل من القرءان ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين ولا يزيد الظالمين إلا خسارا)
Artinya: ( Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an yang merupakan obat dan rahmat bagi orang-orang beriman dan tidak menambah bagi orang-orang yang dhalim kecuali kerugian ).
Dan ayat ini secara umumnya obat dan rahmat yang mencakup obat hati termasuk penyakit syubhat dan penyait syahwat dan obat bagi tubuh dari penyakit yang berat.
Beliau juga ditanya:
Apakah membaca surat Zalzalah ketika melahirkan dapat memudahkan proses kelahiran ? apakah ada doa-doa dan dzikir yang syarie diucapkan ketika melahirkan untuk memudahkannya ? dan apakah doa ketika melahirkan mustajab ?
Jawaban:
Alhamdulillah, menulis surat Zalzalah dalam wadah dengan kunyit, demikian juga ayat-ayat yang didalamnya bahwa Allah subhanahu wata’alaa mengetahui apa yang didalam rahim, demikian juga seperti firman Ta’alaa:
" وما تخرج من ثمرات من أكمامها وما تحمل من أنثى ولا تضع إلا بعلمه " فصلت : 47
Artinya: ( Dan tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak pula melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya) (QS Fushilat: 47).
وقوله تعالى : " الله يعلم ما تحمل كل أنثى وما تغيض الأرحام وما تزداد وكل شيء عنده بمقدار " الرعد : 8 .
Artinya: ( Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya ) ( QS Ar-ra’d : 8 ).
Dan ini dicoba dengan menuangkan air kedalam wadah dan diaduk sampai warna air berubah menjadi kuning karena kunyit kemudian diminumkan kepada wanita yang akan melahirkan dan sebagian untuk mengusap perutnya, atau ayat-ayat ini dibaca dalam wadah air kemudian diminumkan kepadanya dan diusapkan perutnya juga. Atau dibacakan kepada anita yang hendak melahirkan, semuanya bermanfaat dengan izin Allah.
Adapun doa.....yakni doa wanita yang hendak melahirkan , tentunya lebih dekat untuk dikabulkan karena diucapkan dalam keadaan sulit, sedangkan Allah Azza wa Jalla berfirman:
" أمن يجيب المضطر إذا دعاه ويكشف السوء ويجعلكم خلفاء الأرض أإله مع الله " النمل : 62
 Artinya: ( Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah dimuka bumi ) ( QS An-naml: 62 ).
Betapa banyak Allah Azza wa Jalla mengkabulkan doa ketika dalam kesulitan lalu Allah memberikan jalan keluarnya. Wallahu A’lam

( Fatwa Sheikh Utsaimin dinukil dari majalah Dakwah edisi 1754 hal 36)

                                                         BAB IV
                                    PENJELASAN PEMBAHASAN
 Bagaimana jika tindakan medis ditinjau dari pandangan agama islam, Maka akan menimbulkan suatu problem yang besar bagi orang yang melakukan tindakan medis, dan orang yang menjalani tindakan tersebut dan hukum-hukum serta batasan-batasan yang mengatur menurut pandangan agama islam.
            Salah satu problem yang besar adalah ketika pertolongan persalinan normal yang ditolong oleh dokter kandungan laki-laki. Bagaimana islam memberi hukum-hukum atau batasan pada tindakan medis tersebut.
Dimana persalinan merupakan Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya servik,dan janin turun kedalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban di dorong keluar melalui jalan lahir.

  • Membaca Surat al-Fatihah 7x
Rasulullah telah memberikan persetujuannya kepada para sahabat yang melakukan ruqyah dengan Al-Fatihah.Dirirwayatkan oleh Al-Bukhari (II/795) no.2156
  • Membaca surat Al-Ikhlas 3x, Membaca surat Al-Falaq 3x,Membaca surat An-Naas 3x.
Nabi Shalallahu’alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Qul huwwallahu ahad dan ‘Muawwidzataini 9Al-Falaq dan An-Naas) di petang dan pagi hari sebanyak tiga kali, niscaya mencukupi bagimu dari segala sesuatu.HR.Abu Dawud(IV/321) no.5082,at-Tirmidzi (V/567) no.3575
  • Membaca ayat Kursi 3x/7x untuk mengusir jin dan syetan.
Tersebut riwayat dari Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam bahwa ayat kursi bila dibaca dirumah, maka rumah itu tidak akan didekati syaitan. HR.Tirmidzi (V/158) no.2881, An-Nasa’I dalam Al-Kubra (V/13)no.1017, (VI/30)no.9928
  • Membaca akhir surat Al-Baqarah 1x.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada suatu malam, maka dua ayat itu cukup baginya” HR.Bukhari dan Muslim.
  • Membaca awal surat Al-Baqarah (ayat 1-5) 1x.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya syetan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah didalamnya.HR.Muslim (I/539)
  • Membaca akhir surat Al-Hasyr (Ayat 22-24) 1x.
Imam Ibnu Al-Qayyim menyebutkan dalam Al-Waabil Ash-Shayyib, hal152, “Sesungguhnya yang paling mujarab untuk menolak kejahatan syetan adalah membaca mu’awwidzataini, awal surat Ash-Shaffat dan akhir surat Al-Hasyr”
  • Membaca firman Allah surat Thaaha:111 sebanyak 1x
  • Membaca firman Allah suratAl-Anbiya:69 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah suratAl-An’am:17 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Al-Israa:82 sebanyak 3x.
  • 11.Membaca firman Allah surat At-Taubah:14  sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Yunus:57 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat An-Nahl:69 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Asy-Syu’araa:80 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Fushilat:44 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Al-Qalam:51 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Yasin:9 sebanyak 3x
  • Membaca firman Allah surat Al-Zalzalah sebanyak 1x/3x/7x. Lihat nasyrah (selebaran) Ibnu Al-Utsaimin dalam Dzikir Al-Wiladah
  • Membaca firman Allah surat Al-Insyiqaaq.
LIhat Zaadul Ma’ad Imam Ibnu Al-Qayim (IV/358).Beliau menyebutkan bahwa ayat ibi bisa ditulis pada bejana yang bersih, kemudian seorang yang hamil meminumnya dan menyiramkannya ke perutnya.Al-Baghawy telah meriwayatkan dalam Syarh As-Sunnah (XII/166) dari ‘Aisyah radhiallu’anha bahwa dahulu beliau memandang tidak mengapa untuk membacakan ta’awudz pada air, kemudian dgunakan untuk mengobati orang sakit. Hal ini juga disebutkan dari Mujahid (XII/166)yang berkata: “Tidak mengapa menulis ayat Al-Quran kemudian dilarutkan dan disiramkan kepada orang sakit. Abu Qilabah pernah menuliskan tulisan Alqur’an kemudian dia larutkan dan dia siramkan pada lelaki yag menderita sakit.
  • Membaca firman Allah surat Al-A’raaf:54-56  sebanyak 1x.
Ibnu Al-Qayyim menyebutkan dalam Al-Wabil Ash-Shayyib(176) bahawa Fatimah radhiallahu’anha tatkala menjelang persalinan, Nabi shalallahu’alaihi wasallam  memerintahkan Ummu Salamah dan Zaenab Binti Jahsyin untuk mendatanginya dan membacakan padanya ayat Kursi dan Al-A’raf 54-56 dan agar keduanya memintakan perlindungan untuknya dengan mu’awwidzataini.
  • Membaca firman Allah surat Yunus:3 sebanyak 1x
  • Membaca firman Allah surat Al-Kaafiruun
  • Membaca firman Allah surat An-Nashr sebanyak 1x
  • Membaca firman Allah surat An-Naazi’aat:46 sebanyak 3x.
Disebutkan oleh Imam Ibnu Al-Qayyim dalam Zaadul Ma’aadm(IV/357) dan Ath-Thibbun Nabawy (530), bahwa Ibnu Abbas radhiallahu’anhu berkata:”Apabila ada kesulitan pada seseorang perempuan ketika hendak melahirkan, ambillah bejana yang bersih dan tulislah padanya (Al-Ahqaaf:35) (An-Naazi’aat:46) 9Yusuf:111) Al-Manhal Ar-Rawi, Ibnu Thuluun:352, Zaadul Ma’aad, Ibnu Qayyim (IV/170). Abu Bakar Al-Marwazi berkata:”Ada seseorang lelaki mendatangi Abu Abdillah dan berkata:”Wahai Abu Abdillah, maukah kau tuliskan (ayat Qur’an) untuk wanita yang mengalami kesulitan dalam melahirkan semenjak dua hari yang lalu?” Maka dia (Abu Abdillah) berkata:”Katakan kepadanya:”Ambillah gelas atau cangkir yang lebar dan za’faran (zaffran, kunyit) dan aku melihat dia menulis tidak hanya satu ayat”. Lihat Zaadul Ma’aad,Imam Ibnu Al-Qayyim (IV/358).
  • Membaca firman Allah surat Al Ahqaaf:35 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Anbiya:83 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Anbiya:87  sebanyak 3x.
Diriwayatkan oleh An-Nasa’I dalam Al-Kubra (VI/186)no.10492, At-Tirmidzi (IV/5) no:529, Ahmad (I/170) no.462. Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam:”Doanya Dzun Nun (Yunus) ketika dia berdoa dalam perut paus:”Bahwa tak ada Illah (yang berhak disembah) selain ENgkau.Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. (Sr.Al-Anbiya:87), tidaklah seseorang muslim berdoa dengan doa itu, melainkan akan dikabulkan untuknya”.
  • Membaca firman Allah surat Ghaafir:44 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Qamar:10 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Huud:88 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Ali Imran:173 sebanyak 3x/7x.
Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam shahihnya (IV/1662)no.4287 bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”hasbunallahu wa ni’mal wakiyl”, diucapkan pula oleh Ibrahim ketika dilemparkan ke dalam api dan diucapkan pula oleh Muhammad ketika manusia mengatakan:”Sesungguhnya manusia telah mengumpilkan pasukan  untuk menyerang kamu” (Ali Imran: 173)
  • Membaca firman Allah surat At Taubah:129 sebanyak 7x.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: barangsiapa membaca pada setiap harinya ketika berada di pagi dan sore hari surat At Taubah:129 sebanyak 7x maka Allah akan cukupkankan baginya apa yang dia inginkan baik perkara dunia ataupun akhirat”. Dan juga dijelaskan oleh Ibnu Al-Qayim dalam Zaadul Ma’aad (II/376).
  • Membaca firman Allah surat Ath Thalaaq:3 sebanyak 3x.
  • Membaca firman Allah surat Al Mukminuuun: 97-98 sebanyak 3x. Lihat Al-Wabil Ash-Shayyib, Imam Ibnu Al-Qayyim: 151
  • Membaca firman Allah surat Ghaafir (Al-Mukmin):1-3 sebanyak 1x.
Diriwayatkan oleh Ad-Daarimi (II/541) no.331, sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam :”Barangsiapa membaca ayat Kursi dan permulaan Haa Miim –Al Mukmin- sampai ayat ‘ilayhilmashiir maka dia tidak akan menyaksikan sesuatupun yang tidak dia sukai sampai petang hari. Dan barangsiapa membacanya di petang hari, maka dia tidak akan menyaksikan sesuatupun yang tidak dia sukai sampai pagi hari.
  • Membaca firman Allah surat Nuuh:10-12 sebanyak 1x.
  • Membaca firman Allah surat Al-Fajr: 27-30 sebanyak 1x.
  • Membaca firman Allah surat Ash-Shafaat:1-10.
Ibnu Al-Qayyim dalam Al Wabil Ash Shayyib menyebutkan (152):”Sesungguhnya yang paling mujarab untuk menolak kejahatan syetan adalah membaca mu’awwidzataini, awal surat Ash Shafaat dan akhir surat Al-Hasyr”
Diutamakan untuk membaca surat Maryam, Qaaf, Al-Fath, Yaasin, Al-Mulk (masing-masing surat sekali).

Dalam nasyrah (selebaran) yang ditulis oleh Samahah Asy-Syeikh Muhammad bin ‘Utsaimin disebutkan:
  • Membaca firman Allah surat Ar-Ra’ad:8.
  • Membaca firman Allah surat Faathir:11
  • Membaca firman Allah surat Al-Zalzalah:1-8
  • Membaca firman Allah surat An-Nahl:78
Beliau (Syeikh Utsaimin) menyebutkan bahwa benar-benar telah terbukti , juga berdasarkan pengalaman, didapatkan manfaat yang diharapkan dari pembacaan ayat-ayat ini, yaitu memudahkan proses persalinan, Biidznillah.

Doa dan Wirid Mempermudah Proses Persalinan
Alhamdulillah:
Setiap wanita yang hendak melahirkan mengalami cobaan yang begitu berat apalagi ketika mengalami kesulitan ketika melahirkan. Maka dalam keadaan seperti ini dianjurkan untuk banyak berdzikir dan berdoa. Diantara doa yang bisa dibacakan kepada wanita yang hendak melahirkan adalah:
Sheikh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:
Fadhilatus Sheikh, apakah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang bisa dibaca untuk memudahkan kelahiran bagi wanita ?
Jawaban: Saya tidak mengetahui dalam hal itu sesuatpun dari Sunnah akan tetapi jika seseorang membacakannya kepada wanita yang hendak melahirkan apa yang menunjukkan kemudahan  seperti ayat:
(يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر)
 Artinya : ( Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan Dia tidak menghendaki kesulitan bagi kalian )( QS Al-Baqarah: 185)
Dan ayat yang menceritakan tentang kehamilan dan kelahiran seperti firman Allah Ta’alaa:
(وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِه)
Artinya: (dan tidaklah apa yang dikandung oleh wanita atau yang dilahirkannya kecuali dengan sepengetahuan Allah ).
Juga seperti firman Allah Ta’alaa:
 (إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها)
Artinya: ( Apabila bumi digoncangkan dengan kuatnya dan bumi mengeluarkan beban beratnya ) (QS Al-Zalzalah)
Maka hal ini bisa bermanfaat dan mujarab dengan izin Allah karena Al-Qur’an seluruhnya adalah obat, apabila yang membaca dan yang dibacakan mengimani pengaruh dan kashiatnyanya maka pasti akan berkesan karena Allah Subhanahu wataa’la berfirman:
(وننزل من القرءان ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين ولا يزيد الظالمين إلا خسارا)
Artinya: ( Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an yang merupakan obat dan rahmat bagi orang-orang beriman dan tidak menambah bagi orang-orang yang dhalim kecuali kerugian ).
Dan ayat ini secara umumnya obat dan rahmat yang mencakup obat hati termasuk penyakit syubhat dan penyait syahwat dan obat bagi tubuh dari penyakit yang berat.
Beliau juga ditanya:
Apakah membaca surat Zalzalah ketika melahirkan dapat memudahkan proses kelahiran ? apakah ada doa-doa dan dzikir yang syarie diucapkan ketika melahirkan untuk memudahkannya ? dan apakah doa ketika melahirkan mustajab ?
Jawaban:
Alhamdulillah, menulis surat Zalzalah dalam wadah dengan kunyit, demikian juga ayat-ayat yang didalamnya bahwa Allah subhanahu wata’alaa mengetahui apa yang didalam rahim, demikian juga seperti firman Ta’alaa:
" وما تخرج من ثمرات من أكمامها وما تحمل من أنثى ولا تضع إلا بعلمه " فصلت : 47
Artinya: ( Dan tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak pula melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya) (QS Fushilat: 47).
وقوله تعالى : " الله يعلم ما تحمل كل أنثى وما تغيض الأرحام وما تزداد وكل شيء عنده بمقدار " الرعد : 8 .
Artinya: ( Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya ) ( QS Ar-ra’d : 8 ).
Dan ini dicoba dengan menuangkan air kedalam wadah dan diaduk sampai warna air berubah menjadi kuning karena kunyit kemudian diminumkan kepada wanita yang akan melahirkan dan sebagian untuk mengusap perutnya, atau ayat-ayat ini dibaca dalam wadah air kemudian diminumkan kepadanya dan diusapkan perutnya juga. Atau dibacakan kepada anita yang hendak melahirkan, semuanya bermanfaat dengan izin Allah.
Adapun doa.....yakni doa wanita yang hendak melahirkan , tentunya lebih dekat untuk dikabulkan karena diucapkan dalam keadaan sulit, sedangkan Allah Azza wa Jalla berfirman:
" أمن يجيب المضطر إذا دعاه ويكشف السوء ويجعلكم خلفاء الأرض أإله مع الله " النمل : 62
 Artinya: ( Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah dimuka bumi ) ( QS An-naml: 62 ).
Betapa banyak Allah Azza wa Jalla mengkabulkan doa ketika dalam kesulitan lalu Allah memberikan jalan keluarnya. Wallahu A’lam
 ( Fatwa Sheikh Utsaimin dinukil dari majalah Dakwah edisi 1754 hal 36).



















BAB V
                                                         PENUTUP

5.1  Kesimpulan

v  Serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan,disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu.(UNPAD:obstetri fisiologi 1985)
v  Persalinan adalah merupakan suatu prose salami yang ditandai oleh terbukanya servix diikuti dengan lahirnya bayi dan plasenta melalui jalur lahir. http://id.shvoong.com/medicine-and-health/2133845-pengertian-persalinan/.
v  Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dari janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir (Sarwono, 2001 ).
v  Persalinan normal disebut juga partus spontan adalah proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam ( Rustam Mochtar, 1998).
v  Persalinan normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan ( 37 – 42 minggu ) lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin ( Prawirohardjo, 2001 ).
v  Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu, persalinan dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia cukup bulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai adanya penyulit. (Asuhan Persalinan Normal 2008 : 37)
v  Persalinan adalah proses pengeluaran konsepsi (janin dan Uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau malalui jalan lain dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). (Manuaba 1998 : 157 )


4.3          Pengertian vakum
                 Vakum adalah semacam alat pengisap (negative-pressure vacuum extractor) yang digunakan untuk membantu keluarnya bayi.Vakum membantu memberi tenaga tambahan untuk  mengeluarkan bayi, dan biasanya digunakan saat persalinan sudah berlangsung terlalu lama dan ibu sudah terlalu capek serta tidak kuat meneran lagi. Karena vakum dilakukan dengan bantuan tenaga mengedan ibu, metode ini biasanya tidak dilakukan saat ibu tidak diperkenankan mengedan akaibat kondisi medis tertentu (misalnya menderita keracunan kehamilan atau asma berat).( http://info-kehamilan.blogspot.com/2008/08/operasi-sesar-vakum-atau-forsep.html).
v  Vakum adalah sesuatu alat yang menggunakan cup penghisap yang dapat menarik bayi keluar dengan lembut. Cara kerjanya sangat sederhana, yaitu     vakum diletakan diatas kepala bayi, kemudian ada selang yang menghubungkan mangkuk ke mesin yang bekerja dengan listrik atau pompa. htt.wordpress.cp://thebawelofnisaom/
v  Persalinan dengan vakum dilakukan bila ada indikasi membahayakan kesehatan serta nyawa ibu atau anak, maupun keduanya. Jika proses persalinan cukup lama sehingga ibu sudah kehilangan banyak tenaga, maka dokter akan melakukan tindakan segera untuk mengeluarkan bayi, misalnya dengan vakum. Keadaan lain pada ibu, yaitu adanya hipertensi (preeklamsia) juga merupakan alasan dipilihnya vakum sebagai alat bantu persalinan. Dalam keadaan demikian, sang ibu tidak boleh mengejan terlalu kuat karena mengejan dapat mempertinggi tekanan darah dan membahayakan jiiwa sang ibu. Vakum juga dikerjakan apabila terjadi gawat janin yang ditandai dengan denyut jantung janin lebih dari 160 kali permenit atau melambat mencapai 80 kali permenit yang menandakan bahwa bayi telah mengalami kekurangan oksigen (HIPOKSIA).
Proses persalinannya sendiri menghabiskan waktu lebih dari 10 menit. Namun, dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk menjalani seluruh prosedur.
II. Indikasi
• Ibu : memperpendek persalinan kala II, penyakit jantung kompensata, penyakit paru fibrotik.
• Janin : adanya gawat janin
• Waktu : persalinan kala II lama.
III. Kontra Indikasi
• Ibu : ruptur uteri membakat, ibu tidak boleh mengejan, panggul sempit.
• Janin : letak lintang, presentasi muka, presentasi bokong, preterm, kepala menyusul.
IV. Syarat – Syarat Vacum
- Pembukaan lengkap atau hampir lengkap.
- Presentasi kepala
- Cukup bulan ( tidak prematur )
- Tidak ada kesempitan panggul.
- Anak hidup dan tidak gawat janin.
- Penurunan H III / IV ( dasar panggul ).
- Kontraksi baik.
- Ibu kooperatif dan masih mampu untuk mengejan.
- Ketuban sudah pecah / dipecahkan.
V. Persiapan Tindakan
- Persiapkan ibu dalam posisi litotomi.
- Kosongkan kandung kemih dan rektum
- Bersihkan vulva dan perineum dengan antiseptik
- Beri infus bila diperlukan
- Siapkan alat-alat yang diperlukan.
VI. Teknik Ekstraksivakum
• Lakukan pemeriksaan dalam untuk mengetahui posisi kepala, apakah ubun-ubun kecil terletak di depan atau kepala, kanan/kiri depan, kanan/kiri belakang untuk menentukan letak denominator.
• Lakukan episiotomi primer dengan anestesi lokal sebelum mangkuk dipasang pada primigravida. Sedangkan pada multipara, episiotomi dilakukan tergantung pada keadaan perineum. Dapat dilakukan episiotomi primer atau sekunder (saat kepala hampir lahir dan perineum sudah meregang) atau tanpa episiotomi.
• Lakukan pemeriksaan dalam ulang dengan perhatian khusus pada pembukaan, sifat serviks dan vagina, turunnya kepala janin dan posisinya. Pilih mangkuk yang akan dipakai. Pada pembukaan serviks lengkap, biasanya dipakai mangkuk nomor 5.
• Masukkan mangkuk ke dalam vagina, mula-mula dalam posisi agak miring, dipasang di bagian terendah kepala, menjauhi ubun-ubun besar. Pada presentasi belakang kepala, pasang mangkuk pada oksiput atau sedekat-dekatnya. Jika letak oksiput tidak jelas atau pada presentasi lain, pasang mangkuk dekat sakrum ibu.
• Dengan satu atau dua jari tangan, periksa sekitar mangkuk apakah ada jaringan serviks atau vagina yang terjepit.
• Lakukan penghisapan dengan pompa penghisap dengan tenaga – 0,2 kg/ cm2, tunggu selama 2 menit. Lalu naikkan tekanan – 0.2 kg/cm2 tiap 2 menit sampai sesuai tenaga vakum yang diperlukan, yaitu – 0,7 samapi – 0,8 kg/cm2.
• Sebelum mengadakan traksi, lakukan pemeriksaan dalam ulang, apakah ada bagian lain jalan lahir yang ikut terjepit.
• Bersamaan dengan timbulnya his, ibu diminta mengejan. Tarik mangkuk sesuai arah sumbu panggul dan mengikuti putaran paksi dalam. Ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri menahan mangkuk agar selalu dalam posisi yang benar, sedang tangan kanan menarik pemegang. Traksi dilakukan secara intermiten bersamaan dengan his. Jika his berhenti traksi juga dihentikan.
• Lahirkan kepala janin dengan menarik mangkuk ke atas sehingga kepala melakukan gerakan defleksi dengan suboksiput sebagai hipomoklion, sementara tangan kiri penolong menahan perineum. Setelah kepala lahir, pentil dibuka, lalu mangkuk dilepas. Lama tarikan sebaliknya tidak lebih dari 20 menit, maksimum 40 menit.
VII. TIPS
- Jangan memutar kepala bayi dengan cara memutar mangkok. Putaran kepala bayi akan terjadi sambil traksi.
- Tarikan pertama menentukan arah tarikan.
- Jangan lakukan tarikan di antara his.
- Jika tidak ada gawat janin, tarikan “terkendali” dapat dilakukan maksimum 30 menit.
VIII. Kegagalan
• Ekstraksi vacum dianggap gagal jika :
- Kepala tidak turun pada tarikan.
- Jika tarikan sudah tiga kali dan kepala bayi belum turun, atau tarikan sudah 30 menit,
- Mangkok lepas pada tarikan pada tekanan maksimum.
• Setiap aplikasi vacum harus dianggap sebagai ekstraksi vacum percobaan. Jangan lanjutkan jika tidak terdapat penurunan kepala pada setiap tarikan.
IX. Penyebab Kegagalan
o Tenaga vacum terlalu rendah
o Tekanan negatif dibuat terlalu cepat.
o Selaput ketuban melekat.
o Bagian jalan lahir terjepit.
o Koordinasi tangan kurang baik.
o Traksi terlalu kuat.
o Cacat alat, dan
o Disproporsi sefalopelvik yang sebelumnya tak diketahui.
X. Komplikasi
- Ibu : ♦ Perdarahan akibat atonia uteri / trauma.
♦ Trauma jalan lahir
♦ Infeksi
- Janin : ♦ Aberasi dan laserasi kulit kepala.
♦ Sefalhematoma, akan hilang dalam 3 – 4 minggu.
♦ Nekrosis kulit kepala
♦ Perdarahan intrakranial sangat jarang
♦ Jaundice.
♦ Fraktur klavikula
♦ Kerusakan N.VI dan VII.
Doa dan Wirid Mempermudah Proses Persalinan
Alhamdulillah:
Setiap wanita yang hendak melahirkan mengalami cobaan yang begitu berat apalagi ketika mengalami kesulitan ketika melahirkan. Maka dalam keadaan seperti ini dianjurkan untuk banyak berdzikir dan berdoa. Diantara doa yang bisa dibacakan kepada wanita yang hendak melahirkan adalah:
Sheikh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:
Fadhilatus Sheikh, apakah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang bisa dibaca untuk memudahkan kelahiran bagi wanita ?
Jawaban: Saya tidak mengetahui dalam hal itu sesuatpun dari Sunnah akan tetapi jika seseorang membacakannya kepada wanita yang hendak melahirkan apa yang menunjukkan kemudahan  seperti ayat:
(يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر)
 Artinya : ( Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan Dia tidak menghendaki kesulitan bagi kalian )( QS Al-Baqarah: 185)
Dan ayat yang menceritakan tentang kehamilan dan kelahiran seperti firman Allah Ta’alaa:
(وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِه)
Artinya: (dan tidaklah apa yang dikandung oleh wanita atau yang dilahirkannya kecuali dengan sepengetahuan Allah ).
Juga seperti firman Allah Ta’alaa:
 (إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها)
Artinya: ( Apabila bumi digoncangkan dengan kuatnya dan bumi mengeluarkan beban beratnya ) (QS Al-Zalzalah)
Maka hal ini bisa bermanfaat dan mujarab dengan izin Allah karena Al-Qur’an seluruhnya adalah obat, apabila yang membaca dan yang dibacakan mengimani pengaruh dan kashiatnyanya maka pasti akan berkesan karena Allah Subhanahu wataa’la berfirman:
(وننزل من القرءان ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين ولا يزيد الظالمين إلا خسارا)
Artinya: ( Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an yang merupakan obat dan rahmat bagi orang-orang beriman dan tidak menambah bagi orang-orang yang dhalim kecuali kerugian ).
Dan ayat ini secara umumnya obat dan rahmat yang mencakup obat hati termasuk penyakit syubhat dan penyait syahwat dan obat bagi tubuh dari penyakit yang berat.
Beliau juga ditanya:
Apakah membaca surat Zalzalah ketika melahirkan dapat memudahkan proses kelahiran ? apakah ada doa-doa dan dzikir yang syarie diucapkan ketika melahirkan untuk memudahkannya ? dan apakah doa ketika melahirkan mustajab ?
Jawaban:
Alhamdulillah, menulis surat Zalzalah dalam wadah dengan kunyit, demikian juga ayat-ayat yang didalamnya bahwa Allah subhanahu wata’alaa mengetahui apa yang didalam rahim, demikian juga seperti firman Ta’alaa:
" وما تخرج من ثمرات من أكمامها وما تحمل من أنثى ولا تضع إلا بعلمه " فصلت : 47
Artinya: ( Dan tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak pula melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya) (QS Fushilat: 47).
وقوله تعالى : " الله يعلم ما تحمل كل أنثى وما تغيض الأرحام وما تزداد وكل شيء عنده بمقدار " الرعد : 8 .
Artinya: ( Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya ) ( QS Ar-ra’d : 8 ).
Dan ini dicoba dengan menuangkan air kedalam wadah dan diaduk sampai warna air berubah menjadi kuning karena kunyit kemudian diminumkan kepada wanita yang akan melahirkan dan sebagian untuk mengusap perutnya, atau ayat-ayat ini dibaca dalam wadah air kemudian diminumkan kepadanya dan diusapkan perutnya juga. Atau dibacakan kepada anita yang hendak melahirkan, semuanya bermanfaat dengan izin Allah.
Adapun doa.....yakni doa wanita yang hendak melahirkan , tentunya lebih dekat untuk dikabulkan karena diucapkan dalam keadaan sulit, sedangkan Allah Azza wa Jalla berfirman:
" أمن يجيب المضطر إذا دعاه ويكشف السوء ويجعلكم خلفاء الأرض أإله مع الله " النمل : 62
 Artinya: ( Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah dimuka bumi ) ( QS An-naml: 62 ).
Betapa banyak Allah Azza wa Jalla mengkabulkan doa ketika dalam kesulitan lalu Allah memberikan jalan keluarnya. Wallahu A’lam

( Fatwa Sheikh Utsaimin dinukil dari majalah Dakwah edisi 1754 hal 36)

5.2  Saran
Agar ibu dan bidan mehami proses persalinan secara vakunm menurut islam.bukan hanya mereka yg paham tapi seluruh petugas kesehatan.


















DAFTAR PUSTAKA
v  htt.wordpress.cp://thebawelofnisaom/
v  http://obstetriginekologi.com/persalinan-dengan-ekstraktor-vakum
v  http://info-kehamilan.blogspot.com/2008/08/operasi-sesar-vakum-atau-forsep.html
v  http://estehmanishangatnggakpakegula.blogspot.com/2011/01/wirid-wirid-menjelang-persalinan.html




































       
























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar