Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

-----

KEBUTUHAN NUTRISI PADA LANSIA



1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
å
A
B
A
B
A
B
A
B
A
B
A
B
A
B
A
B
A
B
A
B
1
1
-
-
0
-
0
1
-
-
0
-
0
1
-
-
0
1
-
1
-
5
2
1
-
1
-
-
0
1
-
-
0
-
0
1
-
-
0
1
-
1
-
6
3
-
0
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
-
0
2
4
-
0
1
-
1
-
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
-
0
4
5
-
0
-
0
1
-
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
1
-
4
6
-
0
-
0
1
-
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
1
-
4
7
-
0
-
0
1
-
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
1
-
4
8
1
-
1
-
1
-
1

-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
1
-
6
9
-
0
-
0
1
-
1
-
-
0
-
0
1
-
-
0
1
-
1
-
5
10
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
-
0
1
11
-
0
-
0
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
1
-
3
12
-
0
-
0
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
1
-
3
13
-
0
-
0
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
-
0
2
14
-
0
-
0
1
-
-
0
-
0
-
0
-
0
-
0
1
-
-
0
2
å
3
0
4
0
10
0
8
0
0
0
0
0
3
0
0
0
14
0
9
0

%
21,42
0
28,57
0
71,42
0
57,14
0
0
0
0
0
0
21,42
0
0
0
100
0
64,23
0



























Jumlah nilai berdasarkan soal
“Tabel Perhitungan Tingkat Pengetahuan Lansia tentang Nutrisi
Di RT 3 RW IV Kelurahan Tanjung Sekar”






A.    Penilaian tingkat pengetahuan lansia berdasarkan soal
Interpretasi Data : Tanggal penkajian : 21 Juni 2004 di RW IV, RT 3, Kelurahan Tunjung Sekar
Untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan para lansia di RW IV, RT 3 Kelurahan TunjungSekar, dapat menggunakan kriteria kualitatif, yaitu :
1. 76 – 100 %                   : baik
2. 56 – 75 %                     : cukup
3. 40 – 55 %                     : kurang
4. < 40 %                          : tidak baik
Dari hasil pengkajian tentang tingkat pengetahuan lansia tentang nutrisi di RW IV, RT 3 Kelurahan TunjungSekar dapat dijelaskan sebagai berikut :
Soal 1 : Apakah anda tahu makanan apa saja yang baik untuk lansia ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
1
1
-
-
-
-
-
1
-
-
-
-
-
-
3
21,42
B
-
-
0
0
0
0
0
-
0
0
0
0
0
0
0
0
 Untuk jawaban benar : 1 ( A )
 Untuk jawaban salah  : 0 ( B )
Interpretasi :
Dari data yang diperoleh tingkat pengetahuan lansia tentang makanan yang baik di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar adalah baik ( 21,42  % )

Soal 2 : Mengapa makanan tersebut baik untuk lansia ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
-
1
1
1
-
-
-
1
-
-
-
-
-
-
4
28,57
B
0
-
-
-
0
0
0
-
0
0
0
0
0
0
0
0
 Interpretasi :
Tingkat pengetahuan lansia tentang alasan mengapa makanan tersebut baik untuk lansia di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar adalah tidak baik ( 28,57 % )


Soal 3 : Apakah anda tahu makanan apa yang menjadi pantangan lansia ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
-
-
-
1
1
1
1
1
-
-
1
1
1
1
10
71,43
B
0
0
0
-
-
-
-
-
0
0
-
-
-
-
-
0
Interpretasi :
Tingkat pengetahuan tentang makanan pantangan adalah cukup ( 71, 43 % )

Soal 4 : Mengapa makanan tersebut menjadi pantangan lansia ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
1
1
-
1
1
1
1
1
1
-
-
-
-
-
8
57,14
B
-
-
0
-
-
-
-
-
-
0
0
0
0
0
0
0
Interpretasi :
Tingkat pengetahuan lansia tentang alasan mengapa makanan tersebut mejaid pantangan di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar adalah cukup ( 57,14 % )

Soal 5 : Makanan apa saja yang anda konsumsi setiap hari ?
Soal 6 : Apakah makanan yang dikonsumsi setiap hari tersebut mencukupi / memenuhi kebutuhan yang anda butuhkan ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
0
0
B
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Interpretasi 5 dan 6 :
Tingkat pengetahuan lansia tentang makanan yang dikonsumsi setiap hari dan apakah makana tersebut telah memenuhi gizi yang dibutuhkan pada lansia di kelurahan TunjungSekar RW IV, RT 3 adalah tidak baik ( 0 % )




Soal 7; Bagaimana anda memilih makanan ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
1
1
-
-
-
-
-
-
1
-
-
-
-
-
3
21,43
B
-
-
0
0
0
0
0
0
-
0
0
0
0
0
0
0
Interpretasi :
Tingkat pengetahuan lansia tentang pilihan makanan yang dimakan untuk setiap harinya di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar adalah tidak baik ( 21,43 % )

Soal 8 : Bagaimana cara pengolahan makanan yang anda konsumsi ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
0
0
B
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Interpretasi :
Tingkat pengetahuan lansia tentang cara pengolahan makanan yang dikonsumsi setiap hari di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar adalah tidak baik ( 0 % )

Soal 9 : Apakah makanan yang anda konsumsi telah seimbang dengan energi / aktivitas yang anda lakukan ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
14
100
B
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
0
0
Interpretasi :
Tingkat pengetahuan lansia tentang makanan yang dikonsumsi apakah telah seimbang dengan aktivitas yang dilakukan di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar adalah baik ( 100 % )




Soal 10 : Apakah ada makanan yang paling anda sukai dan paling tidak disukai ?

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
%
A
1
1
-
-
1
1
1
1
1
-
1
1
-
-
9
64,23
B
-
-
0
0
-
-
-
-
-
0
-
-
0
0
0
0
Interpretasi :
Tingkat pengetahuan lansia tentang makanan yang disukai dan tidak disukai di kelurahan TunjungSekar adalah cukup ( 64,23 % )

ANALISA :
Dari 10 pertanyaan yang kami berikan kepada lansia di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar Malang diperoleh jawaban dan interpretasi data tentang nutrisi sebagai berikut :
1. Baik             ( 76 – 100 % )             : 1
2. Cukup         ( 56 – 75 %  )              : 3
3. Kurang        ( 40 – 55 % )               : 0
4. Tidak baik   ( < 40 % )                    : 6
Dari sepuluh pertanyaan tersebut, sebagian besar ( 6 pertanyaan ) lansia tentang nutrisi adalah tidak baik ( < 40 % ). Sehingga dari sini dapat ditarik Diagnosa Keperawatan sehubungan dengan tingkat pengetahuan lansia terhadap nutrisi, antara lain :
1.      Defisit pengetahuan tentang nutrisi berhubungan dengan tidak adekuatnya informasi
2.      Resiko terjadi kurang nutrisi berhubungan dengan kesalahan proses pembuatan makanan
3.      Resiko terjadi penurunan daya tahan tubuh berhubungan dengan tidak adekuatnya masukan nutrisi



KEL I : NUTRISI
Saat Pengkajian Pada Lansia :
1.      Apakah anda tahu makanan apa saja yang baik untuk lansia ?
a. Ya                      b. Tidak
2.      Mengapa makanan tersebut baik untuk lansia ?
a. Ya                      b. Tidak
3.      Apakah Anda tahu makanan apa saja yang menjadi pantangan lansia ?
a. Ya                      b. Tidak
4.      Mengapa makanan tersebut menjadi pantangan lansia ?
a. Ya                      b. Tidak
5.      Makanan apa saja yang Anda konsumsi setiap hari ?
a.       Nasi, lauk pauk, sayur, buah – buahan, dan susu
b.      Nasi, sayur, lauk ( apa adanya )
6.      Apakah makanan tersebut cukup memenuhi gizi yang anda butuhkan ?
a. Tidak                 b. Ya
7.      Bagaimana Anda memilih makanan ?
a.       Segar, merah, mudah didapat, enak
b.      Tidak pilih – pilih
8.      Bagaimana cara pengolahan makanan yang Anda konsumsi ?
a.       Cuci, potong, masak
b.      Potong, cuci, masak
9.      Apakah makanan yang anda konsumsi telah seimbang dengan energi / aktivitas yang anda lakukan ?
a. Ya                      b. Tidak
10.  Apakah ada makanan yang paling tidak Anda sukai dan apakah ada makanan yang paling anda sukai ?
a. Ada                   b. Tidak ada


B.   Penilaian Lansia Menurut perseorangan
Lansia
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
å
5
6
2
4
4
4
4
6
5
1
3
3
2
2
%
50
60
20
40
40
40
40
60
50
10
30
30
20
20
Interpretasi data tentang tingkat pengetahuan perseorangan dari lansia dapat dilihat dari jumlah nilai berdasarkan perseorangan dengan menggunakan kriteria kualitatif, yaitu :
1. 76 – 100 %              : Baik
2. 56 – 75 %                : Cukup
3. 40 – 55 %                : Kurang
4. < 40 %                     : Tidak baik
Analisa :
Lansia 1           : 50 % : kurang
Lansia 2           : 60 % : cukup
Lansia 3           : 20 % : tidak baik
Lansia 4           : 40 % : kurang
Lansia 5           : 40 % : kurang
Lansia 6           : 40 % : kurang
Lansia 7           : 40 % : kurang
Lansia 8           : 60 % : cukup
Lansia 9           : 50 % : kurang
Lansia 10         : 10 % : tidak baik
Lansia 11         : 30 % : tidak baik
Lansia 12         : 30 % : tidak baik
Lansia 13         : 20 % : tidak baik
Lansia 14         : 20 % : tidak baik
1. Baik             : -
2. Cukup         : 2 orang : 14, 29 %
3. Kurang        : 6 orang : 42,86 %
4. Tidak baik   : 6 orang : 42,86 %
Kesimpulan :
Dari keempat belas lansia yang dikaji pada tanggal 21 Juni 2004, di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar Malang, 6 orang dengan ( 42,86 % ) dengan pendidikan / tingkat pengetahuan kurang, 6 orang lainnya ( 42,86 % ) dengah tingkat pendidikan tidak baik, dan 2 orang ( 14,29 ) dengan tingkat pendidikan kurang.
























SATUAN ACARA PENYULUHAN

I. Topik                                  : Nutrisi Lansia
II. Pokok Bahasan                : Nutrisi yang baik untuk lansia
III. Sub. Pokok Bahasan      : Cara pemilihan dan pengolahan makanan lansia, zat                                                gizi yang dibutuhkan lansia serta makanan pantangan                                          lansia.
IV. Sasaran didik                  : Lansia di RW IV, RT 3 kelurahan TunjungSekar
V. Waktu dan Tempat penyuluhan            : Posyandu Lansia, 23 Juni 2004, 09.00 – 10.00
VI. Media                                           : Leaflet
VII.Metode                                        : Ceramah
VIII. Tujuan                                      :
a. Umum    : Melalui penyuluhan ini diharapkan klien memahami tentang                                   makanan yang menjadi pantangan lansia, fungsi zat – zat gizi bagi                                  lansia, cara pengolahan dan pemilihan makanan bagi lansia.
b. Khusus  : 1. Klien dapat menyebutkan zat – zat gizi yang diperlukan lansia
                     2. Klien dapat menyebutkan makanan pantangan lansia
                     3. Klien menyebutkan cara memilih makanan yang benar
                     4. Klien menyebutkan cara mengolah makanan yang benar
IX. Manfaat Penyuluhan :
1. Bagi Mahasiswa    : Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dengan cara                                        terjun langsung ke masyarakat
2. Bagi Klien              : Memperoleh pengetahuan dan mempertahankan derajat                                          kesehatan secara optimal
3. Bagi Institusi          : Menyebarluaskan informasi kesehatan





Tahap Kegiatan
Kegiatan Mahasiswa
Kegiatan Peserta Penyuluhan
Metode
Pendahuluan
1.        Memperkenalkan diri
2.        Memotivasi untuk menarik perhatian
3.        Menyatakan tujuan
4.        Mengemukakan tujuan dari ruang lingkup penyuluhan
1.      Mendengarkan dan memperhatikan
2.      Bertanya mengenai perkenalan dan tujuan
Ceranah
Penyajian
1.      Pembahasan materi
2.      Menjelaskan gizi bagi lansia
3.      Menjelaskan cara memilih makanan
4.      Menjelaskan cara mengolah makanan
5.      Memberitahu dan menjelaskan makanan pantangan pantangan lansia0
1.      Memperhatikan penjelasan
2.      Bertanya mengenai hal yang belum dimengerti
1.      Ceramah
2.      Leaflet
3.      Lembar balik (jika ada)
Penutup
1.      Memberikan kesimpulan dari materi yang disampaikan
2.      Melakukan evaluasi dengan memberi pertanyaan sederhana
1.      Memperhatikan dengan pertanyaan da mengerti
2.      Menjawab soal dari evaluasi
Ceramah

MATERI PENYULUHAN

I. Pengertian Zat Gizi
Zat gizi adalah zat atau unsur kimia di dalam makanan yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk melakukan kegiatan metabolisme secara normal
II. Zat Gizi ang Diperlukan Lansia
1.      Karbohidrat
Karbohidrat adalah zat makanan yangberfungsi sebagai penghasil tenaga/energi. Karbohidrat banyak tedapat dalam makanan pokok, seperti : beras, jagung, sagu, kentang, dsb. Konsumsi karbohidrat harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Apabila konsumsinya melebihi dari yang dibutuhkan maka energi akan disimpan dalam tubuh berupa timbunan lemak, sehingga tubuh menjadi kegemukan. Apabila konsumsinya kurang, akan terjadi keadaan yang sebaliknya.
2.      Serat
Bahan makanan yang banyak mengandung serat adalah terdapat dalam sayuran. Fungsi dari serat adalah mencegah sembelit, mencegah penyakit jantung koroner, mencegah penyakit kencing manis, mencegah kegemukan.
3.      Lemak
Fungsi lemak adalah penghasil energi. Selain itu juga berperan sebagai pelarut vitamin A, D, E, K, membentuk tekstur makanan, memberi rasa kenyang, pelindung alat – alat tubuh yang halus.
4.      Protein
Protein merupakan suatu zat gizi yang sangat penting bagi tubuh, karena disamping dapat berfungsi sebagai bahan bakar dalam tubuh, juga berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur. Pembentuk jaringan baru dala tubuh, sebagai alat pengangkut dan penyimpan, pertahanan tubuh dan berperan dalam proses gerak.
5.      Vitamin
Berfungsi sebagai pengatur berbagai proses metabolisme, mempertahankan fungsi berbagai jaringan tubuh. Mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan sel baru, membantu pembuatan zat tertentu dalam tubuh.
III. Pemilihan Bahan Pangan
     Sedapat mungkin dipilh bahan yang segar secara alami, warna, bau, rasa, terkstur dan kriteria lain dapat digunakan dasar penentu baik tidaknya suatu makanan sayuran dan buah sebaiknya dipilih warna yang terang atau gelap artinya tidak pucat. Begitu pula daging, jangan memilih warna yang pucat atau kebiruan/pilihlah warna yang segar.
Penggunaan makana kaleng sebaiknya tidak dilakukan, jika terpaksa periksa tanggal kedaluarsa dan penampakan kaleng seperti kembung, peot, buram, bocor dan kelainan yang lain. Hindari makanan yang banyak mengandung bahan pengawet atau bahan kimia, pemanis buatan.
Pengolahan Makanan
1.      Beras :
Dalam mencuci beras, jangan menggosok beras terlalu keras, karena akan menghilangkan vitamin B1yang terdapat dalam beras.
2.      Daging
Sebaiknya pengolahn daging tidak digoreng, karena akan memperbanyak lemak yang akan dikonsumsi, tetapi direbus hingga lemak larut dalam air dan sebaiknya tidak mengkonsumsi bagian yang berlemak, seperti kulit ayam, dsb
3.      Sayur
Langkah pengolahan sayur yang benar adalah : pertama sayur dicuci, lalu dipotong dan dimasukkan ke dalam air yang mendidih, ingat bahwa air harus sudah mendidih dan pencucian dilakuakn sebelum pemotongan. Cara ini digunakan untuk mengurangu larutnya vitamin dalam air.
4.      Sayuran mentah
Sebelum dikonsumsi sebaiknya dicelupkan sebentar ke air yang telah mendidih.
5.      Buah
Sebaiknya buah dikonsumsi bersama kulitnya, dan tentu saja telah dicuci sebelumnya, jika tidak mampu mengunyah sebaiknya dijus atau dipotong kecil.
6.      Susu
Merebus susu sebaiknya tidak sampai mendidih, tapi sampai suhu 70°C karena jika terlalu panas akan memecah zat gizi yang terkandung didalamnya.
Pantangan lansia adalah : bayam, emping, nanas, jerohan, otak, dan lemak. Dalam hal ini bukannnya tidak boleh sama sekali, tetapi dikurangi konsumsinya.









Previous
Next Post »

Translate